ProFi

3.7K 25 2

Waktu terus mengalir layaknya air, sulit untuk dihentikan, bahkan tak mungkin untuk dihentikan.

Perasaan ini tak pernah berubah, begitupun kenangan yang kumiliki tak akan bisa berubah.

Namun, bukan berarti tak akan ada perubahan di kehidupan ini.

Termasuk kehidupanku.

Tanah, pohon, dan senja itu mulai terasa berbeda.

Penantian ini mulai terasa samar dan buram.

Hati ini berkata kalau aku hanya harus percaya, percaya dan terus percaya bahwa kenangan itu tak akan sia - sia.

Namun, aku bukanlah manusia sempurna yang bisa terus bertahan tanpa ada sedikit pun keraguan.

Haruskah keraguan itu dipercaya, atau haruskah keraguan itu diabaikan ?

My ChoiceBaca cerita ini secara GRATIS!