My True Story

554 8 0

Aku hanyalah seorang wanita yang menjadi bualan,
Ketika semua orang berlomba-lomba mengolok-olokku,
Dengan kata yang tak pernah habis aku fikir.
Mengapa menyebut diri kalian teman jika hanya ingin mencaci ? Memaki ? Memfitnah?

Untuk mencintaimu haruskah aku melewati tahap ini? Aku tau kau selalu ada untuk ku setiap saat. Aku pun begitu padamu, cinta ini tidak bisa di pungkiri.
Sekalipun aku di cerca oleh makian orang yang tidak tau bagaimana kita bisa melewati tahap ini, aku rasa ini tak adil.
Ya, aku anggap begitu
Mulut sampah dari orang yang tidak berpendidikan, yang hanya mencari kesalahan orang lain, tanpa pernah tau bagaimana sulitnya situasi yang telah di lewati.
Aku tak benar paham dengan yang seperti itu. Bagi ku jika memang kalian memiliki otak dan mengaku "orang berpendidikan", lebih baik tidak pernah mengurusi hidup seseorang,
Kau tak lebih dari apa yang kau caci untuku!
Aku tidak marah, aku tidak benci, aku tidak mengutuk, ini hanya rasa kecewa.

Setidaknya aku hidup bukan untuk menyenangkan mata orang lain, aku hidup untuk diriku sendiri dan masa depanku serta lelaki yang saat ini mendampingiku,
Sabda Tuhan pun sudah jelas, kita di ajarkan tentang kasih, aku percaya itu. Semua agama mengajarkan hal yang sama.
Ketika dewa Vishnu bertemu dengan bhakta nya yang ingkar ia tidak menghukumnya, bahkan ketika bhaktanya yang bhakti kepadanya ia tak pernah membelanya, karena masa yang akan membalas semua perbuatannya, perbuatan jahat maupun baik, tergantung porsinya.
Sekiranya begitu, aku pun bukan orang yang pandai agama. Sembayangpun bolong-bolong, tapi jika urusan soal takut Tuhan. Aku bhakta yang paling taat, senantiasa rendah hati. Kepada siapapun termasuk orang yang telah mezalimi ku.
Iri, dengki ia lah hasutan iblis yang berlomba-lomba menjadikan manusia budaknya. Dan melupakan Tuhan nya.
Jangan mengatas namakan pertemanan jika itu hanya bualan. Seorang teman tidak akan menusuk temannya sendiri. Seorang teman tidak akan menjatuhkan temannya sendiri. Seorang teman tidak akan memfitnah temannya di khalayak umum, agar orang lain yang tak tau apapun ikut menghakimi,
Jadilah pintar agar tidak terbodohi, sekaligus dengan info bodong seperti itu.

Luka Dan RinduBaca cerita ini secara GRATIS!