H - 47

13 5 2

Hari ini adalah hari yang dinantikan pasangan Sungjae dan Sooyoung. Hari ini tepat mereka bersama selama 5 tahun. Seperti biasa, mereka menghabiskan waktu berdua seharian. Kali ini mereka memutuskan untuk memasak di apartemen Sooyoung.  Awalnya mereka akan piknik bersama, tapi karena udara panas yang menyiksa mereka memutuskan untuk menghabiskan waktu di apartemen Sooyoung.

Sungjae menjemput Sooyoung di apartemennya. Lalu mereka berdua pergi belanja bersama. Di supermarket mereka memilih beberapa bahan untuk mereka masak.

"Mau masak apa?" Tanya Sungjae sambil melihat sayuran.

"Apa ya?" Sooyoung tampak memilih-milih sayuran.

"Masakan barat apa korea?"

Mata Sooyoung menerawang ke atas, "hmm... kita bikin pasta saja gimana? Aku pengen pasta. Sudah lama."

"Ah benar pasta! Aku pun sudah lama." Angguk Sungjae setuju.

"Carbonara seafood gimana?"

"Eii??" Sungjae mengernyitkan dahi. "Kayaknya bukan kombinasi yang tepat." Sungjae menolak ide tersebut.

"Keju kan enak, tambah seafood  mantap tuh."

Sungjae menggeleng dengan keras. "Enggak... enggak... itu pasti eneg banget. Musim panas gini enak yang segar, pasta pake sayuran enak kayaknya."

"Hm.." Sooyoung mencoba mengingat resep pasta sayuran yang pernah Ia baca. Tak butuh waktu lama, Sooyoung menjentikkan jarinya. "Ah aku tahu! spaghetti cold salad! kayak di komik Hanamaru's Kitchen!"

"Ya darimana pun resepnya, boleh lah."

"Tapi aku ingin seafood...." Rajuk Sooyoung.

"Hm.. kayaknya bukan ide buruk kalau nambahin udang di pastanya."

"Tapi aku pengen kerang juga.... dan cumi."

Sungjae melirik sebal. "Haish... kalau gitu sih bikin sup seafood saja sekalian. Enggak usah pasta."

"Eh enggak deng. Tetap bisa pakai kerang, di resepnya kan pakai kaldu kerang. Kalau ditambahin cumi dan udang kayaknya enggak masalah."

"Iya deh aku ikut aja. Langsung yuk pilih bahan." Sungjae merangkul Sooyoung sambil mendorong troli belanja mereka.

Sepanjang memilih belanjaan, Sungjae terus merangkul Sooyoung dengan manja sambil sesekali meluk dari belakang. Untungnya suasana supermarket di kala pagi menjelang siang tergolong sepi. Hanya saja tetap ada yang memerhatikan kemesraan mereka, sehingga Sooyoung merasa tak nyaman.

"Oppa sayang, kenapa sih tumben banget manja gini?"

"Karena kamu lucu menggemaskan." Sahut Sungjae sambil mencubit pipi Sooyoung.

"Tapi tumben kamu melakukan PDA kayak gini." Heran Sooyoung.

"Kan kita lagi anniv, dan jarang-jarang bisa berduaan seharian gini. Kamu enggak nyaman?"

"Eu... hm... iya sih. Orang-orang melihat kita agak gimana gitu." Sooyoung berhenti sejenak lalu melepaskan rangkulan Sungjae. Sungjae tampak agak kecewa, namun itu hanya sebentar, karena senyumnya kembali merekah saat Sooyoung menggengam tangannya.

Sooyoung mengangkat tangan mereka yang bertaut ke hadapan muka Sungjae "Nah gini aja cukup ya. Jadi enggak terlalu menampilkan PDA."

Setelah selesai belanja keperluan kencan, mereka segera kembali ke apartemen Sooyoung. Tanpa banyak santai, mereka memasak menu yang sudah ditentukan sebelumnya. Kali ini dengan koki utama dipegang oleh Sooyoung. Sungjae menjadi asisten Sooyoung seperti mencuci bahan, memotong bahan-bahan, dna juga membantu membuat kudapan popcorn dan pancake kimchi. Sisanya Sungjae lebih banyak merecoki Sooyoung. Sedikit-sedikit mencolek tubuh Sooyoung, atau tidak iseng mengotori wajah Sooyoung dengan tepung. Awalnya Sooyoung merasa hal itu lucu, namun lama-lama jadi menganggu konsentrasinya memasak.

TrustBaca cerita ini secara GRATIS!