Hilang pas Sayang sayang nya

15.1K 80 1

Plakk..

"DASAR BODOH... DIMANA AKAL SEHAT MU!!" bentak Brave Addison Alfandi
"Apa salah nya pa? Aku mencintai nya" lirih seorang pria tampan yang wajah nya sudah penuh lebam

"REVAN..." bentak seorang yang ia panggil papa, Brave.
"apa tidak ada wanita lain Hah ..., kemana karisma seorang revan. Sampai sampai kau memaksa untuk bersama wanita itu" ucapan brave mulai melemah
"Pa tenang pa, jangan emosi dia masih Muda, lagi pula ini pertama kalinya dia pacaran" ucap Calia mariana, sambil membawa suaminya berlalu dari hadapan putra nya yang sudah lebam sana-sini. Tak lama Calia kembali dengan baskom kecil, handuk dan kotak P3K..

"Kemari, obati lukamu" ucap wanita yang ia panggil mama ini, membuat Revan mendekat.
"Aw..."
"Jangan meringis ini salah mu" ucap calia
"Ma makasih udah menyelamatkan Revan dari amukan papa. Cuma mama yang ngerti Revan " ucap revan
"Revan, walau mama tadi bela kamu. Kamu jangan salah paham" ucap calia sambil berdiri.
"Maksud mama?" Tanya revan
"Mama juga gak setuju, sama seperti papa kamu" ucap calia
"Mama.... aku fikir mama..."
"Maaf revan Tapi apa yang papa kamu bilang benar, kenapa harus wanita itu? Mama yakin kamu Itu pasti bisa mendapat wnaita lain" ucap calia
"Ma Revan cin.."
"Mama yakin Itu bukan cinta revan, Itu hanya Perasaan kamu yang tersentuh Akan kebaikan nya, Tapi Itu bukan cinta. Kamu harusnya tau status wanita itu." ucap calia lagi
"Ma aku rasa ini Itu cinta, aku gak bisa lihat dia sedih.Itu artinya cinta" Ucap revan
"Revan Itu simpati, bukan cinta. Rasa cinta lebih dari Itu revan, cinta lebih dari segalanya. Kamu lihat mila, dia hnacur Itu karna cinta. Mama yakin Mila cinta sama divo. Dan tanya Mila gimana Rasanya jatuh cinta, Biar kamu yakin, yang kamu rasakan ini cinta atau hanya sekedar tersentuh dan simpati, Sebenarnya mama cuma takut ternyata wanita Itu mencintai kamu karna embel embel kekayaan, mama takut itu" ucap calia
"Enggak ma, dia cinta sama aku Itu seri..." ucapan Revan kembali terhenti
"Mama harap kamu bisa ngerti Apa yang mama bicarakan ini revan" ucap calia lalu pergi menuju ke suaminya yang berada di kamar.

****************

Revan tengah berbaring di ranjang king-size nya,
"Apa Kata mama Bener ya? Aku cuma tersentuh sama kebaikan nya, Tapi aku rasa ini seperti cinta" ucap revan
Tok.. tok.. tok..
"Bang? ... Mila boleh masuk?" Ucap seorang gadis manis yang usianya sudah menginjak 19 tahun. Yang merupakan Adik sepupu revan, yang sudah diadopsi keluarga Addison
"Kenapa manggil Mila bang?" Tanya mila
"Hmm ini... Hmm itu..." jawab revan
"Apaan sih Hmm ini itu" ucap mila
"Gimana sih Rasanya jatuh cinta?" Ucapan Revan sontak membuatnya kaget
"Kok tiba tiba nanya gitu" ucap Mila dengan wajah khas kepo
"Jangan pura pura gak denger deh apa yang tadi papa sama mama bilang" ucap Revan kesal
"Hehe... jadi jatuh cinta Itu sejuta rasanya, gak bisa di bilang. Kita gak mau kehilangan orang yang kita cinta. Sedih kalau dia sedih atau menderita,bahagia kalau dia bahagia dan yang paling penting kita rela mengorbankan hidup buat dia. Singkat nya sih Gitu" ucap mila
"Own gitu" jawab revan
"Ini nih efek gak pernah pacaran, bang kita Itu cuma Beda 2 tahun. Abang 21 nah aku 19. Mantan aku udah 3 bang. Lah abang, 1 aja belum" ucap Mila cekikikan
"Mila, abang Itu cuma mau mendapat 1 untuk selamanya. Gak mau gonta ganti kayak kamu" ucap Revan pada mila
"Lah... Terserah abang deh, ya udah Mila keluar dulu mau ketemu bebeb divo" ucap Mila sambil berdiri dari samping revan
"Loh.. kamu balikan sama divo?" Ucap revan
"Ya gitu deh.." ucap Mila kemudian meninggalkan Revan yang masih di kamar.

****************

"Jadi apa keputusan kamu" tanya brave Addison kepada putra nya, membuat Mila dan calia menatap Revan yang bersikap santai sambil menikmati sarapan nya.
"Bang , papa lagi ngomong tuh" ucap Mila menyenggol siku Revan. Tapi Revan malah seperti tak mendengar Apapun dan bangkit berdiri menuju pintu utama
"Mama, papa, . Revan berangkat dulu. Dek, mau abang anter?" Tanya Revan sambil tetap berjalan
"Enggak bang, hari ini gak ada kelas pagi" jawab mila, Revan mengganguk Tanpa menghadap.
"Revan, papa Akan merestui kamu dan wanita itu" ucap brave sambil berdiri, membuat Revan berhenti dan menghadap papa nya itu, beserta Mila dan calia
"Pa..." ucap calia dengan suara pelan

My Dear Baca cerita ini secara GRATIS!