Chapter 124: Sekali Lagi Hiiro Menuju Evilia

2.5K 162 56

Yap sebelumnya maaf karena tidak update cukup lama. Sebenarnya ada sesuatu yang mendesak di REAL life. Ah karena TL bukan riajuu jadi jangan terlalu mikir aneh.

AKHIRNYA HIIRO MUNCUL!!! BANZAI!! :v

Ah iya, akhir-akhir ini TL baca novel lain yang cukup mirip sama Konjiki karena sama-sama memakai kanji sebagai sihir :3

Begitulah. Selamat menikmati.

Chapter 124: Sekali Lagi Hiiro Menuju Evilia

______________________________

"Yah, walaupun begitu, aku tidak menyangka kalau dia adalah raja yang mudah dibodohi... ini memang keberuntunganku walau ini adalah anti-klimaks." (K02)

Setelah melihat Rudolf yang telah sepenuhnya berubah, Kiria bergumam.

(Kupikir dia masih belum mengerti kalau ini adalah tindakan pengkhianatan. Berdasarkan apa yang tertulis di gulungan kontrak, Kiria, yang sudah berkhianat, seharusnya mati. Itu adalah hal mutlak. Namun...) (K02)

Dia melihat NO.03 yang ada di sebelahnya.

(Kalau hanya salahsatu dari kita yang mati, kita dapat dibuat ulang kembali dengan mudah.) (K03)

Itu benar. Kiria yang berkontrak waktu itu memang sudah mati karena pengkhianatan ini. Namun, bagi No.02 dan yang lain, itu hanya salahsatu dari 'dirinya' yang lain yang mati. Dan itu tidak mengganggu pikiran mereka sama sekali.

(Dasar raja yang bodoh... kau percaya bahwa alasan utama mengapa kau kalah adalah karena Kiria. Namun sayang sekali, kami juga hanyalah sebuah bidak.) (K02)

Setelah No.02 melihat Rudolf tanpa emosi, pandangannya pun berpindah menuju No.03.

"Ayo kita pergi, No.03" (K02)

"Tunggu! Aku tidak tahu kemana kau akan pergi, tapi jangan pikir aku akan membiarkanmu pergi begitu saja!" (Judom)

Tentu saja Judom tidak akan melepaskan Kiria, yang merupakan dalang dari kejadian ini, pergi dengan mudah.

"Walaupun kau mengatakan itu padaku, aku harap tidak akan ada lagi hal diluar dugaan... No.03." (K02)

"Ya?" (K03)

"Aku akan membawa Ugly Doll dan pergi terlebih dahulu. Tolong kembalilah setelah menjadi lawannya." (K02)

"Dimengerti." (K03)

"Ugly Doll! Hentikan makanmu!" (K02)

"Uu... gu?" (Rudolf/Ugly Doll)

Sat Rudolf menghancurkan mayat prajurit seperti sampah, No.02 pun mendekati Rudolf.

"Rudolf!" (Judom)

Judom pun berencana untuk bergerak ke depan Rudolf untuk menghalangi langkahnya. Namun sebelum dia melakukannya, No.03 menghalanginya.

"Tidak akan aku biarkan." (K03)

"Kuserahkan padamu, No.03." (K02)

"Dimengerti." (K03)

"Tunggu! Rudolf! Kau masih sadar bukan?! Buka matamu! Apa yang ingin kau perbuat pada negri ini?!" (Judom)

Namun Rudolf menghiraukannya. Setelah dia memegang pundak No.02, dia pun berjalan pergi.

"Sial!" (Judom)

Judom mulai melihat ke sekitarnya dengan mata tajamnya. Pemandangan yang bisa dibilang mirip dengan gambar neraka pun memasuki matanya. Pandangannya pun dipenuhi amarah karena aroma darah dan daging terbakar masuk ke hidungnya. Walaupun ada prajurit yang masih selamat, namun tidak ada yang tidak terluka.

Konjiki no Wordmaster - Arc 3: Perang Antar RasBaca cerita ini secara GRATIS!