Imajinasi Liar

641 45 4

Suatu masa dikala sunyi
Kala angin berhembus menembus langit langit
Sosok bayangan merasuki pikiranku
Seulas senyum nampak disana

Fantasi ku mulai mengangkasa
Bersama dengan bayangan mu yang tak mau diam
Diriku mulai tenggelam akan khayalan ilusi tentangmu
Sebuah senyuman tercetak jelas di kedua pipiku
Kalimat pengandaian mulai muncul satu persatu

Andai kita sekarang bukan hanya sebatas teman
Andai rasaku terbalas oleh rasamu
Andai sekarang kita adalah sepasang kekasih
Andai tak usah bersusah payah menghubungimu, kamu sudah rela menyempatkan waktu untuk itu
Andai malam ini adalah waktu kita bertukar rasa
Andai kamu mau sedikit membuka hatimu padaku
Andai kamu mau bertualang denganku menyelami rasa terdalam dalam setiap kisah penuh perjuangan

Entah sampai kapan kalimat pengandaian itu akan berhenti
Jika saja kalimat pengandaiam tersebut bisa berganti menjadi sebuah kata nyata
Semua tak mungkin senanar ini

Perlahan khayalan ku tentangmu berkamuflase
Berkamuflase menjadi sebuah cerita panjang penuh khayalan
Sebait sajak mengubah khayalan liar muncul di secarik kertas
Tanganku lincah menari diatas kertas
Menghiasi putihnya kertas dengan rangkaian kata penuh makna
Deburan debu datang menghampiri posisiku
Membawa pergi kertas tak bernyawa tadi
Menerbangkan apa yang telah ku rangkai

Tuhan mungkin sedang bekerja
Mencoba mewujudkan khayalan liar dalam setiap lamunan
Menyembuhkan sakit jiwa dalam setiap terbayang akan pujangga itu

Harapan
Khayalan
Imajinasi
Semua itu terus akan tetap mengudara
Memenuhi setiap ruang di angkasa
Membuat sesak penduduk disana
Tak akan berhenti

Sampai suatu hari nanti akan terwujud menjadi suatu realita
Realita yang selama ini menjadi impian
Bersanding dengan seorang pujangga bersajak
Menjadi pemeran utama dalam setiap sajaknya yang kudamba

About Secret Admirer #Wattys2017Baca cerita ini secara GRATIS!