17

68.3K 3.4K 16

"Lo ikut field trip kan?",tanya nathan. aku mengganguk.

"kamu?",tanyaku.

"Pastinya dong",ucapnya mantab. "ohh",ucapku sambil manggut manggut.

"emm tiff",panggilku pada tiffany yang sedari tadi serius dengan ponselnya.

"hm",responnya.

"cait lo mau gak-",omongan nathan terpotong saat jason dan jaxon datang dari luar kelas.

"hey broo",ucap jason lalu ber-tos ria dengan nathan.

"whats up bro",ucap jaxon lalu melakukan hal yang sama seperti jason.

"hey cait",sapa jaxon dan jason berbarengan.

"hey",ucapku lalu tersenyum.

"lagi ngapain sih lo berdua?",tanya jason.

"jangan jangan lo berdua pacaran lagiii", cerocos jaxon. Aku membulatkan mataku lalu melirik nathan.

"apaan sih lo, mana ad gue pacaran sama caitlyn lo berdua ngaco tau ngaak",ucap nathan yang membuatku bernafas legah.

"Hey bro, mario mana dari tadi gue cariin gak ada",tanya micheal alias mike yang datang secara tiba tiba.

"Entah, dari pagi gue cariin juga gak ketemu entah kemana",ucap nathan.

"hey tifff",sapa mike yang tiba tiba duduk disamping tiff.

"ih, apaan sih lo main duduk duduk aja disebelah gue", omel tiffany .

"gak apa apa dong, yang penting gue selalu deket sama lo.. azeeekkk",ucap mike sambil senyum senyum sendiri.

"ih jijik bodo",ucap tiff lalu memasang kembali headsetnya.

"Ak ke perpus dulu ya",ucapku saat semua orang - nathan,tiff,mike,jason,jaxon- sedang sibuk dengan kegiatannya masing masing.

"gue ikut deh cait, bosen gue disini",ucap nathan. aku mengganguk.

"kamu mau ikut gak tiff?",tanyaku pada tiffany. ia menggeleng cepat lalu kembali mengalihkan padangannya kearah ponselnya.

Nathanielle

" Lo sering ke perpus?",tanyaku sambil berjalan disampingnya . Ia mengganguk sekilas.

"Ooohh, sama dong kyk gue",ucapku. ia tak mengubbris.

"lo suka buku tentang apa?",tanyaku.

"Fiksi ilmiah sama fiksi remaja",ucapnya lalu mengambil sebuah novel berjudul 'Under The Rainbow'.

**

"Cait gue anter pulang yuk",tawarku.

"enggak deh makasih",ucapnya.

"enggak apa apa kali, lagian kita kan tetanggaan",ucapku.

"Enggak deh, ak mau jalan kaki aja. lagian deket kok sekalian olahraga",ucapnya lalu tersenyum.

"yaudah gue ikut",ucapku mantab. "hah? tapi motor kamu?",tanyanya sambil menaikkan sebelah alisnya.

"gue tinggal aja",ucapku.

"kalo ilang gimana? Kan tau sendiri orang jaman sekarang kayak gimana",ucapnya khawatir.

"motor gue gak sebanding kali sama lo. kalo motor gue ilang kan gue masih bisa beli lagi , tapi kalo lo ? lo itu cuma satu didunia ini lo itu limited edition. gue gak mau kehilangan lo",ucapku.

"ih dasar gombal",ucapnya sambil memukul lenganku pelan.

"gue seriusan",ucapku dengan nada serius.

"udah ah aku mau kerumah mario dulu",ucapnya.

"ngapain ke rumah mario?",tanyaku dingin. jujur aku gak suka caitlyn deket sama mario.

"Les private",ucapnya singkat.

"aku pergi dulu ya",ucapnya lalu pergi.

Caitlynna

"kalo ilang gimana? Kan tau sendiri orang jaman sekarang kayak gimana",ucapku khawatir.

"motor gue gak sebanding kali sama lo. kalo motor gue ilang kan gue masih bisa beli lagi , tapi kalo lo ? lo itu cuma satu didunia ini lo itu limited edition. gue gak mau kehilangan lo",ucapnya yang membuatku mematung sejenak.

"ih dasar gombal",ucapku sambil memukul lenganku pelan.

"gue seriusan",ucapnya dengan nada serius. Inget caitt itu cuma gombalan ajaa.. jangan jatuh terlalu dalam. "udah ah aku mau kerumah mario dulu",ucapku.

"ngapain ke rumah mario?",tanyanya dingin.

"Les private",ucapku singkat.

"aku pergi dulu ya",ucapku. tak ada balasan. "bye", ucapku tapi masih saja tidak ada sahutan jadi aku memutuskan untuk pergi.

Aku berjalan menyusuri jalan ini sambil sesekali menatap jam tanganku. jam 4.30. perbicanganku dengan nathan ternyata memakan waktu yang cukup lama. Tiba tiba bunyi sebuah klakson motor mengangetkanku.

"cait",panggil orang tersebut. aku membalikkan badanku lalu mengkerutkan dahiku ketika melihat si pengendara.

****

Vomment Please.

My (Nerdy) GirlBaca cerita ini secara GRATIS!