BARU: Tap - cerita-cerita dari obrolan pesan singkat untuk 📲' Sekarang tersedia dalam Bahasa Indonesia
Download sekarang

XIV ~ Mau Mu Apa?

291 51 14

Karena kedatangan Chang wook yang mendadak di acara makan malam membuat Yoona menjadi tegang dan cemas.

Yoona menolak tawaran Siwon yang ingin menghiburnya sambil menikmati suasana malam, Yoona lebih memilih kembali kehotel dan masuk ke kamar. Ia bilang ke Siwon bahwa ia capek dan ingin segera tidur. Walau saat itu Yoona melihat wajah Siwon yang terlihat kecewa serta khawatir tapi ia tetap meninggalkan siwon dan masuk ke kamar.

Sejak di dalam kamar hotel Yoona mundar mandir saja sambil menggigiti bibir bawahnya. Hyoyeon yang melihat Yoona seperti itu jadi pusing sendiri.

"Mau sampai kapan kau mundar mandir seperti setrikaan?"

Yoona menghentikan langkahnya mendengar suara Hyoyeon. Dia memandangi Hyoyeon dengan tatapan sedih.

"eonni apa yang harus aku lakukan?"

"Hadapilah, dia sudah bukan siapa-siapa kamu Yoona. Kenapa kau harus takut?"

Baru Yoona akan membuka mulut untuk merespon jawaban Hyoyeon tapi ponselnya berdering terpaksa Yoona mengabil ponselnya yang berdering diatas kasur.

Nomor tidak dikenal lagi ia ragu menjawabnya tapi sesaat panggilan berakhir ponselnya kembali berbunyi. Dengan perasaan takut-takut ia mengangkat panggilan tersebut.

"Yoona-ah! Apa yang kau lakukan? Yoona-ah!"

Yoona terdiam mendengar suara teriakan Chang wook dari sebrang telepon. Pasti pria ini dalam keadaan mabuk.

"Yoona-ya!tolong aku... aku.  Huk..huk.." Chang wook melanjutkan pembicaraanya dengan suara tidak jelas dan terbatuk-batuk.

Yoona masih tidak merespon, tapi Chang wook juga tidak berbicara lagi dari seberang telepon. Sampai akhirnya ada suara lain disekitar seberang telepon. Orang-orang yang berbicara memakai bahasa Jepang.

"Moshi-moshi...apa kau masih bicara?" Seorang pria dengan mamakai bahasa jepang mengambil alih ponsel Chang wook.

"Teman mu, pria ini pingsan di jalan, apa kau bisa menjemputnya?" Pria jepang itu langsung bicara lagi.

Mendengar kata pingsan Yoona sedikit terkejut. Apa yang harus ia lakukan?

"Kau masih disana? Bagaimana dengan orang ini dia pingsan di halte dekat festival sakura berlangsung. Tolonglah dia."

Yoona mematikan ponselnya tanpa menjawab apapun. Yoona mengambil mantel dan tasnya. Hyoyeon hanya memperhatikannya saja.

"Mau kemana lagi kau? Siapa yang menelpon mu?"

Tanpa menoleh ke Hyoyeon Yoona menjawab sambil memakai sepatu. " aku ada urusan mendadak. Aku akan kembali lagi sebentar. Jika eonni ngantuk tidurlah deluan."

"Perlu aku temani?"

"Tidak usah Eonni."

Yoona pun keluar dari kamar. Ia melirik ke kamar disebelahnya kamar dimana Siwon ada didalam. Ia nampak ragu ingin mengetuk pintu kamar Siwon, akhirnya Yoona berlalu dan masuk kedalam Elevator.

Yoona akhirnya tiba di halte dekat festival sakura berlangsung tempat yang tadi siang ia kunjungi tidak terlalu jauh dari hotel yang ia dan crew singgahi.

Benar saja di Halte Chang Wook duduk sendiri di bawah bangku tunggu dan bersandar pada besi kursi. Ia masih belum sadarkan diri. Yoona menghampirinya. Orang-orang nampak tidak ada yang peduli.

Yoona berjongkok dan mencoba menyadarkan Chang wook dengan cara menarik-narik tangan Pria tersebut.

"Ya!ireona!"

Mendengar suara Yoona perlahan Chang wook bergerak dan membuka matanya pelan-pelan. Walau pandangannya samar-samar ia yakin bahwa di hadapannya itu benar Yoona. Maka ia tersenyum. Dia tahu Yoona tidak berubah ia masih wanita manis yang baik hati.

A Circle DestinyBaca cerita ini secara GRATIS!