Twenty Four

4.8K 212 2

"Duniaku adalah dunia dimana yang berkuasa bisa melakukan apa saja yang dia inginkan. Selamat datang di duniaku, Fienna!"

******

Alfredo dan Fienna berdiskusi dengan kedua orangtua Alfredo untuk menyelesaikan skandal yang dibuat Robert. Mereka membuat sebuah keputusan untuk melawan Robert di belakang layar. Di dalam rencana, orangtua Alfredo akan meng-konfirmasi skandal itu tetapi melalui perusahaan lain yang tak lain adalah perusahaan milik sahabat Karen, ibu Alfredo.

Perusahaan sahabat Karen bukanlah perusahaan yang main-main. Perusahaan itu mungkin setingkat lebih tinggi dari perusahaan Robert jika dilihat dari tingkat kesuksesannya.

Sahabat Karen bernama Vera ini sudah sepakat akan membantu menyelesaikan skandal Alfredo dengan kekuasaannya. Karen ingin membantu Alfredo bukan hanya karena Alfredo merupakan anak sahabatnya, melainkan dia juga kesal dengan perusahaan Robert yang kerap berbuat curang dalam bisnis untuk menyaingi rival perusahaannya. Ada sebuah kabar beredar bahwa perusahaan milik Robert sering bekerja sama dengan geng mafia demi memenangkan  sebuah kontrak kerja sama yang menguntungkan dan juga perusahaan Robert tidak segan-segan membunuh competitor atau pesaingnya yang dianggap sudah mengancam kesuksesan misi perusahaan. Oleh sebab itu pula, Vera ingin membantu pengusaha seperti Robert. Kesempatan ini dianggap seperti kesempatan emas bagi Vera. Walaupun perusahaan Vera sendiri belum pernah terkena imbas dari kelicikan Robert, namun Vera tetap tidak bisa membiarkan itu.

Vera sudah mengerahkan pengacara terbaik yang dimilikinya untuk menuntut Robert. Rencananya surat penuntutan itu akan diserahkan kepada pihak berwajib pada esok hari. Perusahaan Vera akan menuntut perusahaan Robert dengan tuduhan pembunuhan berencana. Vera sudah mengumpulkan bukti-bukti untuk memperkuat tuntutannya. Tadinya, Vera berpikir untuk menggunakan tuntutan pencemaran nama baik Alfredo, namun Vera sadar itu sama saja membocorkan kerja sama antara dirinya dan Karen.

Tuntutan mereka langsung mendapat respon dari pihak berwajib. Di hari keesokan harinya penyidik sudah bergerak ke perusahaan Robert.

*******

"APAAAA?!!!" Robert berteriak keras sambil menggebrak meja di depannya dengan penuh emosi.

"Perusahaan Cartz milik Vera Sky menuntut kita?! Apa masalah mereka?" Tanya Robert menunjuk wajah direkturnya lurus-lurus.

Robert mengetahui perusahaan Cartz sebagai perusahaan benefit yang sangat sukses dan maju dalam berbagai bidang. Oleh sebab itu, Robert tidak mau mencari masalah dengan perusahaan itu. Namun, tiba-tiba dia mendapat kabar bahwa perusahaan itu menuntut perusahaannya. Tentu saja dia sangat kaget.

Berurusan dengan perusahaan Cartz berarti siap untuk menghadapi kerugian atau bahkan bangkrut. Robert memanggil petinggi perusahaannya untuk mengadakan rapat darurat. Dia tidak akan kalah dengan Vera Sky.

Jauh di dalam pikiran Robert, ia merasa ada sesuatu yang janggal. Kenapa Vera Sky tiba-tiba memutuskan untuk menyerangnya? Bukankah dia tidak pernah membuat masalah duluan? Lagipula kejadian pembunuhan itu sudah berlalu sekian tahun lamanya. Mengapa baru sekarang Vera Sky menuntutnya jika ia memang tidak suka dengan cara kerja perusahaannya?

Robert mengakhiri rapat itu setelah rapat berjalan sekitar 2 jam berlalu. Rapat itu berlangsung dengan tegang dan penuh tekanan. Bahkan setelah keluar dari ruang rapat wajah stres itu masih terpancar dari para peserta rapat.

My Wild BoyBaca cerita ini secara GRATIS!