38. Belanja

5.3K 1.1K 216

jiwoo baru tau kalo tadi daniel berangkat bawa mobil, bukan CBR atau kawasaki kaya biasanya. soalnya daniel enggak parkir persis depan rumah, melainkan di depan warung ayam bakar. pas ditanya kenapa bawa mobil, jawabnya karena dua kendaraan kesayangannya lagi pada enggak ready. CBRnya lagi ganti gir, kalo yang kawasaki bensinnya pas abis.


mobilnya new grand livina warna merah.

"duduk depan apa belakang?" tanya jiwoo.

"ya depanlah, kakak kan kang daniel bukan kang uber." balas daniel sewot.


hehe. receh.


mereka pun sampai di superindo, tempatnya enggak jauh dari tempat makan mereka waktu itu. jadi sekalian flashback.


daniel pun memilih keranjang beroda daripada troli sebagai tempatnya untuk meletakkan barang-barang yang nanti dibeli. minyak-minyak diskonan terpampang di sebelah meja kasir. daniel pun langsung mengambil dua kantung minyak untuk dimasukkan keranjang.


"kak, kak, bentar deh..." kata jiwoo yang langsung membuat daniel menoleh. "itu tulisannya, baru dapet diskon setelah pembelian di atas seratus dua puluh ribu." 

"eh iya juga. enggak jadi diskon dong ini?" daniel garuk-garuk kepala. jiwoo balas ngangguk, membenarkan.

"ya udah belanja aja dulu sampe seratus dua puluh ribu." kata daniel dengan entengnya. anaknya pemilik rumah sakit persada mah bebas. "dek jiwoo mau jajan apa?" tanya daniel, secara enggak langsung menawari.

"enggak lagi pengen ngemil kak..." tolaknya halus.

"ya udah, buat beli makanan kucing aja deh. ayok!" kata daniel mengajak jiwoo untuk pergi dari kasir.


daniel enggak main-main ketika bilang dia akan berbelanja makanan kucing. dan yang ia ambil pun enggak tanggung-tanggung, whiskas tuna kemasan 3 kg seharga seratus empat puluh dua ribu. ini antara persediaan makanan kucingnya beneran abis atau daniel niat buang-buang duit, jiwoo enggak tau.


"dek jiwoo mau yang ocean fish?" tawar daniel.

"yeee emang aku kucing?" balas jiwoo jutek.

"kan sama-sama emeshnya." daniel iseng mencubit pipi jiwoo.


setelah mengambil makanan kucing, mereka enggak langsung membawa keranjangnya menuju kasir. melainkan muterin superindo, dari rak sampo sampe ciki mereka telusuri.


"kamu yakin enggak mau beli cemilan? tuh, ponta bee lagi diskon." tanya daniel di sela aktivitasnya mengelilingi superindo bersama jiwoo. lama ditunggu, tapi ceweknya itu enggak kunjung menjawab. daniel pun lantas menoleh dan enggak mendapati presensi jiwoo yang harusnya ada di sebelahnya.


akhirnya daniel membalikkan badan dan terlihatlah jiwoo yang sedang berdiri menatap deretan makanan olahan. melihat itu, daniel pun langsung menghampiri jiwoo.


secara tiba-tiba daniel merengkuh pinggang jiwoo, menumpukan dagunya di tulang selangka gadis itu lantas berucap lirih, "berhenti enggak bilang-bilang."


tepat setelah selesai bicara, daniel pun melepas rengkuhannya. dia ingat mereka ada di tempat umum. "mau itu?" tanya daniel sambil menunjuk benda yang sedari tadi jiwoo amati.

"hehe... mumpung di sini, aku nitip ya?" jiwoo meminta izin.

"iya, ambil mana aja yang kamu suka."


jiwoo pun mengambil selusin sosis bernardi dan meletakkannya di keranjang, "nanti uangnya aku ganti."

"enggak usah!!!"

"enggak bisa gitu dong!!!"

"kamu enggak inget kalo istri enggak boleh ngebantah perintah suami?! dosa dek!!!"

"SUAMI ABS LU KOTAK???!!!"


TBC

gua enggak ngerti lagi dah sama ini anak dua >///<

jumat nanti gua kudu streaming apa gaes, 101 udah buyar. tapi katanya ada episode spesial. semoga bukan hoax yaaa :"

Oh Little Girl • kang daniel [✔]Baca cerita ini secara GRATIS!