37. Interupsi

5.1K 1K 213

- ini juga direkomendasikan untuk dibaca sehabis tarawih, wahai teman2 yg budiman -

.

.

.

mereka masih saling berpelukan. jiwoo terus menempelkan kepalanya di dada bidang milik daniel, menikmati detak jantung dari lelaki itu yang terdengar berirama di telinganya. sedangkan daniel, sedari tadi dia sibuk mengendusi aroma apel yang menguar dari rambut halus sang pacar.


jiwoo enggak pernah tau kalo hal sederhana seperti meremas-remas kaos yang daniel kenakan bisa jadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan. di sisi lain, daniel juga enggak sama sekali berupaya menghentikan tingkah usil jiwoo.

"bang seongwoo ke perpustakaan mana?" tanya daniel tanpa sejemang pun memindahkan posisi tangannya yang ia tempelkan pada punggung jiwoo.

"perpustakaan kota." balas jiwoo sekenanya.

"lumayan jauh," kata daniel.

"emang kenapa kalo jauh?"


daniel tak langsung menjawab, melainkan mengangkat kepalanya terlebih dahulu dan mendekatkan bibirnya ke telinga jiwoo, "biar bisa lama meluk kamunya."


ujaran itu pun disusul oleh pukulan pelan jiwoo di lengannya. daniel lantas membuat pergerakan hingga tubuh jiwoo tak lagi miring, melainkan berbaring. namun daniel tak sepenuhnya menindih tubuh jiwoo, ia menggunakan sebelah tangannya untuk menopang badannya yang besar. kedua tangan jiwoo pun refleks melingkar di punggung daniel. membuat wajah lelaki itu sedikit melongok dan deru napasnya terasa di pipi bulat milik jiwoo.


perlahan daniel kembali menutup mata, wajahnya kian mendekat, dan bibir mereka kembali hanya berjarak sepersekian mili. jiwoo menerima tanda itu dan ikut memejamkan mata, bersiap menyambut bibir daniel di atas bibirnya.


sebenernya dia enggak maksud memberi daniel rangsangan. tapi bukannya ini adalah permainan yang daniel buat sendiri? dan jiwoo cuma mengikuti alurnya.


sampai akhirnya hp yang daniel geletakkan di kasur jiwoo pun bunyi.

"kak, ada yang nelpon tuh." kata jiwoo. daniel yang juga mendengar pun perlahan melepas dekapannya kepada jiwoo dengan perasaan sedikit tidak rela. sebenernya bukan sedikit, tapi sangat tidak rela.


melihat kontak bertuliskan 'Mama' di bagian paling atas dari layar, daniel pun buru-buru menggeser tombol hijau.

"iya ma, ada apa?" sambut daniel pada si penelepon. seketika jiwoo mengatupkan bibir. untung mamanya cuma nelepon, enggak ngajak vidcall-an.

"aduh, males... pasti antrinya panjang." terdengar daniel tengah membantah mamanya, entah untuk perintah apa.

"ya udah, iya... bentar lagi aku ke sana." balasnya. dan tak lama setelah itu panggilan pun berakhir.


jiwoo bangun dari posisi berbaringnya. "kenapa kak?"

"disuruh beli minyak di superindo sama mama." jawab daniel.

"oh iya, kan tiap weekend ada diskon."

"kok kamu tau?"

"ya tau aja." jiwoo mengendikkan bahu.

"kamu masih mau belajar? temenin aku aja yuk?"

"ya udah, aku izin kak seongwoo dulu. kakak keluar gih, aku mau ganti baju." suruh jiwoo.

"aku tunggu di depan ya?" daniel lantas berdiri dan hendak berjalan menuju pintu. namun seketika dia berbalik dan menghampiri jiwoo yang terduduk di kasur. ia lantas membungkukkan badan dan menangkup pipi jiwoo dengan kedua tangannya.


CUP!

kecupan singkat daniel daratkan di bibir jiwoo. "tadi lupa kalo belum sempet nempel."


Di sisi lain...

seongwoo yang tengah membantu junghwa membawakan beberapa ensiklopedi yang hendak digunakan sebagai bahan riset tiba-tiba saja tersandung rak dan membuat semua buku di tangannya berhamburan ke lantai.

"ehh seongwoo, kok bisa jatoh sih? ati-ati dong kalo jalan." junghwa yang juga sedang membawa buku sontak berjongkok, meletakkan bukunya di lantai, dan membantu seongwoo bangun.

"aduh enggak tau, tiba-tiba aja kesandung. perasaanku juga enggak enak. kenapa ya?"

"perasaan kamu doang kali, udah yuk kita cari tempat duduk."


TBC

BUSET JIWOO LO KENAPA JADI LIAR BEGINI SIAPA YANG NGAJARIN SIH????!!! tapi sepolos2nya cewek, kalo daniel yang godain... yakin masih awet itu polosnya? hehe hehe ((( aku sih no )))

maafkan akuuuu teman2 yang berbudi luhur :"

btw aku mau curhat, enggak ada hubungannya sih sama daniel tapi...........

demi apa liat ini nyakitin banget subway ads-nya paca dilepas :'(((( emang udah waktunya sih, tapi tetep aja sakit, inget dia enggak lolos x(

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Panduan Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

demi apa liat ini nyakitin banget subway ads-nya paca dilepas :'(((( emang udah waktunya sih, tapi tetep aja sakit, inget dia enggak lolos x(

Oh Little Girl • kang daniel [✔]Baca cerita ini secara GRATIS!