DUA PULUH ENAM

Mulai dari awal

"Kaya baru pertama kali aja kamu , yaudah kalau mau minum ambil aja bunda sama om mau keluar dulu ya " kata Bunda dengan ramah

"Iya hati hati "

...

"Curang lu Glade aah kalah kan gua " celetuk Bang abi yang masih setia bermain ps bersama Glade.

"Lu aje yang kurang jago" ledek Glade dengan suara datar

"Anjirr lu ah jangan ngeluarin suara has apa serem gua " ujar bang abi blak blakan

Deandra merasa terganggu tidur nya karna suara teriakan bang abi dan Glade yang cukup keras terdengar sampai kamar Deandra .

'Ck si abang main ama siapa kali berisik banget' gumam Deandra yang belum menyadari kehadiran Glade .

Dengan gerak malas ia keluar kamar menuruni anak tangga , ia merasa lapar dengan terpaksa ia harus turun .

"Bang bunda kemana " teriak Deandra yang masih belum menyadari adanya Glade

Glade menoleh kearah suara itu yang terdengar dari dapur , namun tak terlihat wujud Deandra yang terhalang oleh sofa .

"Pacaran lagi sama ayah" jawab Bang abi asbut (asal sebut )

"Segala dah " ujar Deandra sambil berjalan menghampiri ruang tv

Mata nya terbuka lebar , langkahnya terhenti , Deandra baru saja menyadari kehadiran Glade di rumah nya .

"Laah Glade ngapain lu disini" tanya Deandra melanjutkan langkahnya dan duduk diatas sofa di belakang Glade dan Abangnya  

"Main " jawabnya Datar

"Ohh kirain nyariin gua hehehh" ujar Deandra dengan PD

"Sekalian"

Deandra terbatuk mendengar jawaban Glade yang tak di duga .

"Sinetron lu" ledek Bang Abi

"Yee sirik bae lu kadal unta " saut Deandra

"Kebo"

Satu kata dengan suara dingin datar nya membuat Deandra terdiam tak lagi menjawab perkataan Bang Abi , Kata itu keluar  dari mulut Glade secara tiba tiba .

"Aahaha mampus lu dikatain kebo hhha " ledek bang abi lagi dengan tawa nya yang meledak .

"Bahagia amat lu najis " tutur Deandra kesal

"Udah mandi sono" perintah Glade

Deandra bungkam lagi. Ada apa dengan Glade yang tiba tiba datang kerumah Deandra bermain dengan Bang Abi dan juga sedikit membuat Deandra senang .

'Kenapa sih datang lagi disaat gua lagi berusaha ngilangin rasa' batin Deandra

Sesuai perintah Glade , Deandra bangkit untuk mandi karna hari juga sudah cukup siang .

Namun sebelum mandi ia mengecek ponsel nya barangkali ada pesan dari Virgo .

Tapi ternyata nihil , Tak ada satu pesan pun dari Virgo . Tak biasanya Virgo tidak memberi pesan, biasanya pasti dia sudah menspam Deandra jika telat atau tidak membalas pesannya .

Dengan gerakan cepat Deandra mengirim pesan pada Virgo setelah itu ia bergegas mandi .

...

Tak ada balasan pesan dari Virgo bahkan hanya dibaca saja oleh nya .

Ada apa dengan sikap Virgo yang tibatiba seperti orang yang sedang marah .

Deandra mencoba menelpon tapi tidak juga diangkat oleh Virgo .

Perasaan Deandra tidak enak , apa salah nya . Tadi malam bahkan baik baik saja setelah pulang bermain pun tak ada masalah , kenapa tiba tiba virgo seperti itu.

"Kenapa " tanya Glade secara tiba tiba

"Gapapa" jawab Deandra masih fokus dengan ponselnya

"Ada masalah sama virgo" tanya Glade lagi

"Nggak ngerti " Jawab Deandra singkat

"Yaudah gua pamit pulang udahan main nyaa ama abang lu" ujar Glade sebari berdiri

"Hmm"

Glade pun pergi dari ruma Deandra untuk kembali kerumah nya .  Hampir setengah hari ia habiskan bersama Bang abi bermain Ps .

Deandra berpikir apa yang salah dengannya ,Virgo yang tiba tiba susah dihubungi dan Glade yang tiba tiba main dirumah nya .

Kenapa semakin rumit. Deandra bingung sendiri harus bagaimana , posisi nya sekarang ia tidak tau bersalah atau tidak.

...

Haaai

Keep reading yaa and vote comment nya

Terimakasih 😄

Love u all

See u next part 👌

SHOVEL IQ KELABaca cerita ini secara GRATIS!