His mind

158 18 5

Sudah 1 bulan sejak konfirmasi dating antara Lee Joon Gi dan Jeon Hye bin, yang itu artinya sudah 10 bulan sejak berakhirnya syuting Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo yang diperankan oleh Joon Gi. Saat ini Joon Gi tengah fokus dengan project terbarunya yang berjudul Criminal Minds, tapi perasaan tak terdeskripsikan yang sudah lama menyergap hati dan pikirannya belum saja hilang bahkan semakin merajalela meronta untuk tersalurkan.

Joon Gi tahu betul darimana dan siapa penyebab perasaan itu muncul di hatinya.Perasaan meletup-letup bagaikan kembang api yang membuatnya seakan-akan sedang merasakan cinta pertama. Perasaan yang membuat dirinya yang selalu percaya diri akan segala hal menjadi seorang pribadi yang ragu dan malu-malu setiap kali Ia berhadapan dengan wanita tersebut. Perasaan yang membuat hati kecil dan logikanya selalu beradu setiap kali Ia memikirkan wanita tersebut dan betapa inginnya Ia selalu terlihat menarik di hadapannya.

Awalnya Joon Gi pikir Ia hanya sedang terbawa peran dan suasana yang mengharuskannya menyalurkan seluruh perasaannya untuk lawan mainnya itu, tapi bagaimana bisa setelah drama dan segala hal yang berhubungan dengan perannya tersebut selesai, Ia masih saja merasakan cinta untuk wanita tersebut?

Bukan suatu hal yang baru bagi Joon Gi dalam membintangi drama historikal dan disandingkan dengan aktris-aktris cantik ternama kebanggaan Korea. Semua peran yang Ia lakoni dengan seluruh lawan mainnya selalu menciptakan chemistry luar biasa yang memikat hati fans dan penonton, yang membuat mereka selalu menjodohkannya dengan semua aktris yang pernah menjadi lawan mainnya tersebut. Tentu saja hal tersebut tidak diambil pusing olehnya, toh Ia dapat membedakan dengan jelas urusan perasaannya dengan setiap peran yang Ia lakoni.

Tapi kali ini berbeda, Joon Gi yakin perasaannya kali ini tak sama. Semenjak pertama kali kemunculan rasa itu di hatinya, Ia selalu mengelak dan meyakinkan dirinya kalau itu hanyalah perasaan sesaat. Namun setiap kali perasaan itu menyeruak dan mengambil alih hati dan pikirannya, Joon Gi mau tidak mau mempertimbangkan perasaan tersebut yang kemudian membawanya pada kesimpulan kalau perasaan itu benar adanya dan Ia memang sudah jatuh ke dalamnya.

Dilihatnya ponsel keluaran terbaru andalan Korea miliknya yang membuat akun instagram milik seseorang bernama @dlwrlma memenuhi layar ponsel tersebut. Sudah beberapa minggu berlalu semenjak Joon Gi memberikan komentar atau memberikan like pada salah satu foto yang terpampang di sana.

" Dia masih saja mungil ", Joon Gi tersenyum sendu sambil memandangi foto terbaru di akun milik wanita tersebut.

Joon Gi memang bukan orang yang cenderung menyembunyikan perasaannya, namun Ia juga bukan tipikal orang yang dengan mudah mengabaikan fakta dan situasi yang sedang terjadi di hidupnya, tidak setelah hubungannya dengan Hyebin telah dikonfirmasi dan menyeruak menimbulkan kekacauan yang tentunya meninggalkan dampak cukup banyak.

Sejujurnya Ia bisa saja memutuskan hubungan yang telah satu tahun Ia bina tersebut kemudian berlari sekuat tenaga untuk memperjuangkan cintanya. Sejujurnya bisa saja Ia masa bodoh menutup mata pada segala hal dan menjadi egois. Tapi Ia sadar, dunia tempatnya tinggal bukanlah tempat dimana segala sesuatu dapat tercapai dengan mudah, khususnya untuk hal-hal yang diinginkan. Bahkan, dunia dapat menjadi tempat yang cukup keras dan kejam baginya, dimana banyak orang yang begitu ingin tahu dan memperhatikan detail kehidupannya, yang kadang berjalan di tempat umum tanpa atribut yang menutupi wajahnya saja menjadi hal yang cukup sulit Ia lakukan.

Ia memang tidak pernah menyesali langkah dan keputusan yang Ia ambil, Ia sadar itu adalah resiko yang Ia terima dari pekerjaannya sebagai public figure yang tentunya merupakan pekerjaan yang Ia sukai. Namun dia juga manusia biasa, yang kadang dapat merasakan keterpurukan dan dapat merasakan kesedihan bahkan dari suatu hal yang Ia sukai.

Kali ini Joon Gi merebahkan tubuhnya dan menatap langit-langit kamar dengan pandangan menerawang. Ia memikirkan dan menimbang-nimbang perasaan yang belum mampu dia ungkapkan pada seorang wanita mungil yang bayangnya selalu muncul bahkan ketika Ia menutup mata sekalipun. Ia berpikir apakah seharusnya Ia menyerah saja pada perasaan tersebut dan melupakannya.

Namun bagaimana dengan hatinya yang seakan punya kendali sendiri itu? Bagaimana dengan hatinya yang selalu meneriakkan rindu kepada sosok wanita mungil yang bermarga sama dengan dirinya itu? Andai saja Ia tidak menerima project drama bersama wanita itu, apakah sekarang Ia baik-baik saja dan menerima cinta Hyebin tanpa harus merasa bersalah? Andai saja tatapan wanita itu tak membombardir dinding pertahanan hatinya, apakah Ia tidak akan merasakan kehilangan dan kesepian walaupun kenyataannya dia dikelilingi begitu banyak orang? Andaikan sosok wanita itu tidak begitu berkesan hingga selalu menempel di setiap inci otaknya, apakah Ia tidak akan merasa kosong dengan kehampaan yang semakin lama semakin menyiksanya?

Seketika Joon Gi teringat akan sesuatu. Suatu hal penting yang dengan begitu bodoh Ia lupakan. Perasaan wanita itu. Bagaimana dengan perasaan wanita itu terhadapnya? Apakah wanita itu juga merasakan hal yang sama seperti yang Ia rasakan? Perasaan yang membuatnya hampir gila dan senang secara bersamaan. Joon Gi tahu wanita itu baru saja mengakhiri hubungan dengan kekasihnya yang sudah mereka jalani selama kurang lebih 4 tahun. Namun benarkah dirinya adalah salah satu penyebab kandasnya hubungan tersebut seperti apa yang dikatakan orang-orang? Walaupun bukan sebagai faktor utama, namun benarkah adanya jika Ia telah mencuri cinta yang seharusnya diberikan wanita itu pada kekasihnya? Apakah itu artinya wanita itu merasakan perasaan yang sama dengannya? Apakah itu artinya perasaan yang Ia rasakan tidaklah sepihak? Bolehkah dia berharap?

Joon Gi menekan-nekan tombol ponselnya seiring muncul beberapa video musik yang terdapat di website berlambang tombol play yang terkenal itu. Jarinya menggantung di udara, mempertimbangkan apakah Ia akan melanjutkan kegiatannya tersebut atau tidak. Namun, semenit kemudian video musik bertuliskan
아이우 - 밤편지 (IU- Through the night) menghiasi layar ponselnya dan suara tenang yang khas segera memenuhi indra pendengarannya. Joon Gi terdiam, membiarkan kehangatan memenuhi hati dan perasaannya.

Tonight, I'll send the glow of a firefly
to somewhere near your window
It's that I love you
I remember our first kiss
I close my eyes whenever I can
and go to the farthest place

Just like letters on the sand
where waves were
I feel you'll disappear
To a far off place
I always miss you miss you

All the words
In my heart
I can't show them all to you
But, it's that I love you

How can I be so lucky
to have met you, who is a blessing
If we're together now
Ah how great it'd be

Just like letters on the sand
where waves were
I feel you'll disappear
to a far off place
I miss you again and miss you more

In my diary
All the words
I can't show them all to you
It's that I love you

Tonight, I'll send the glow of a firefly
to somewhere
Near your window
I hope it's a good dream

Joon Gi merasakan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Perasaan hangat dan rindu yang Ia rasakan menjadi semakin tak terkendali memenuhi hatinya. Tidak ada satu syair dan adegan pun dalam video musik wanita tersebut yang luput dari perhatiannya. Video musik yang baru saja menampilkan wanita yang mampu membuat dirinya senang dan sedih secara bersamaan. Wanita dengan senyum secerah matahari dan wajah putih merona yang bagaikan hamparan matahari pagi di atas salju yang abadi. Wanita yang saat ini sedang Ia cintai dalam diam.

Setelah mendengar dan menyaksikan sendiri video musik wanita tersebut, Joon Gi merasa kalau Ia mempunyai harapan. Sekarang Joon Gi yakin akan perasaan yang Ia rasakan pada wanita itu. Joon Gi akhirnya mendapatkan jawaban atas segala pertanyaan yang selalu berputar di otaknya. Entah atas dasar apa, Joon Gi merasa Ia mendapat kekuatan yang membuatnya yakin perasaan yang sedang Ia rasakan itu dapat Ia pertahankan dan perjuangkan. Ia yakin perasaan itu akan baik-baik saja.

Dengan cepat Joon Gi menggapai ponsel miliknya, matanya tertuju pada satu kontak di sana. Tanpa ragu ditekannya tombol panggilan yang segera menghubungkannya dengan sang pemilik nomor.

" Yeoboseyo, Ji eun-ah. Bisakah kita bertemu? "

Unspeakable LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang