Page 11

2.4K 440 40

ღ keranjingan update 'Struggle' sampe lupa yang ini belum kelar astaghfirullah, maafkan aku jinjja yorobun ღ

.

.

.

"JUNG JAE HYUN!!!" pekikan suara tiga oktaf itu menyambangi rungu Jaehyun yang tengah berjalan beriringan bersama Chaeyeon untuk memasuki asrama. Langkahnya refleks terhenti, matanya pun membeliak lebar. Jantung Jaehyun langsung berdebam hebat. Siapa orang yang mengetahui nama aslinya di sekitar sini?


"Kayaknya ada yang memanggilmu." celetuk Chaeyeon lantas mengedarkan pandangnya ke seluruh penjuru. Jaehyun yang kakinya telah berhasil dibuat bergetar pun membalikkan badannya, jelas sekali suara itu berasal dari belakang.


Untuk kedua kalinya Jaehyun membelalakkan mata. Sumpah demi apa pun ini adalah situasi paling menegangkan yang pernah ia alami selama lebih dari dua dekade hidup di dunia ini. Kisar sepuluh meter dari tempatnya berdiri sekarang, terdapat sesosok gadis bertubuh mungil tengah berdiri sambil menyedekapkan kedua tangan. Pandangannya lurus menyoroti Jaehyun dengan mata yang mengerjap-ngerjap.


Jaehyun merutuk dalam hati, bagaimana bisa dia sampai di sini? Bagaimana ia bisa tahu keberadaannya?


Selang beberapa waktu kemudian, gadis itu pun mengambil langkah seribu untuk menghampiri Jaehyun. Detakan jantung pemuda itu makin dibuat tak beraturan, semakin lama semakin kencang, merasa sesuatu yang buruk akan terjadi setelah ini.


Chaeyeon yang masih tak tahu apa-apa cuma bisa menatap gadis yang makin mendekat itu dengan raut penasaran.

"Jaehyun opp—" Jaehyun refleks membekap mulut gadis itu dengan telapak tangan. Masa bodoh dengan Chaeyeon yang mungkin sudah mendengar nama aslinya dipenggalkan oleh Yerim. Namun setidaknya Chaeyeon tak boleh tahu bahwa Yerim memanggilnya dengan sebutan 'oppa'.

"Wah, Chae... sepertinya aku kedatangan tamu, hehehe. Kau masuk saja dulu, ya, aku ada perlu dengannya." kata Jaehyun dan langsung meraih lengan Yerim untuk dirangkul. Ia bawa gadis itu ke tempat yang agak jauh secara paksa.


Chaeyeon pun kebingungan dengan sikap Jaehyun yang mendadak aneh. Pun dengan paras dan postur tubuh gadis itu. Chaeyeon nampak tak asing dengannya.

"Oppa, wae?!" decak Yerim. Untungnya suara gadis itu sedikit lirih daripada barusan sehingga ia tak perlu repot-repot membekap mulutnya lagi.


"Kenapa kau berdandan seperti ini?!" tanya Yerim setelah Jaehyun melepaskan rangkulannya dan membuat posisinya berhadapan dengan Jaehyun. Bagaimana mungkin ia tak heran. Ia baru tahu Jaehyun memanjangkan rambut dan mewarnainya menjadi pirang—bahkan memodel poninya hingga menutupi kening, menguncir sebelah sisinya menyerupai karakter anime shoujo. Ditambah dengan sepasang anting berbentuk lingkaran yang menghiasi kedua telinganya. 


Oh, jangan pula lupakan celana ketat, kardigan pastel, dan sepatu merah muda yang tengah ia kenakan. Jaehyun secara sempurna terlihat menyerupai seorang gadis—gadis yang sangat cantik dengan gaya trend masa kini. Cuma posturnya saja yang sedikit lebih bongsor dari gadis pada umumnya.


Yang diberi pertanyaan pun hanya membungkam. Ia kelewat malu saat tertangkap basah oleh Yerim dalam keadaan seperti itu.

My Lesbian Roommate [✔]Baca cerita ini secara GRATIS!