Chapter 3

1.4K 53 4

Jangan berlebihan hanya karna kamu begitu menginginkannya

*******

Daren berjalan mendekati orang tersebut. Dan saat wajah orang itu hampir terlihat...

Tiba tiba....

"Waaaaaa....!!"

Bruuk!! Gedebus!!

Daren tersandung batu dan jatuh menimpa Bella.

"Aduuuh~~ "

Masih dengan mata yang tertutup rapat dan kedua tangan menyangga berat tubuhnya, Daren perlahan mulai membuka matanya.. Dan--

Degh!!

--mata Daren membulat sempurna. Seorang gadis dengan wajah yang tak asing lagi di matanya tengah tertidur lelap di hadapannya, tepat di bawahnya. Orang itu tak lain adalah...

"Bella"


















Daren mengerjabkan matanya berkali-kali guna memastikan yang di depannya ini bukanlah sekedar delusi, namun sosok manis di depannya itu tetap ada di depannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Daren mengerjabkan matanya berkali-kali guna memastikan yang di depannya ini bukanlah sekedar delusi, namun sosok manis di depannya itu tetap ada di depannya.

"B-Bella?"

Pikiran Daren ngeblank. Ia hanya bisa terpaku memandang sosok gadis yang tengah tertidur pulas dengan wajah damai tanpa beban di depannya itu.

Ia tak habis pikir, Bella yang terkenal begitu dingin tanpa ekspresi pada orang-orang mendadak terlihat begitu berbeda ketika ia terlelap.. Lebih tepatnya..

'Cantik' batin Daren

Alah sae lu tong!😂

Dengan posisi mereka yang begitu dekat, Daren menyadari bahwa di balik sifat dinginnya, seorang Bella memiliki paras yang begitu cantik yang selama ini tertutupi poni tebal yang menutupi hampir setengah pengelihatannya.

Entah kenapa jantung Daren mendadak berdebuk kencanhg cepat seakan akan ingin meledak.

"Emh~~"

Daren tersentak kaget, Bella menggeliat kecil dan mulai terbangun dari tidurnya. Ingin rasanya Dareb segera menyingkir dari hadapan Bella, namun kakinya membeku di tempat. Tak mau bergerak.

Dan saat Bella mulai membuka matanya, hal pertama yang ia temukan setelah terbangun adalah.. Wajah Daren, begitu dekat dan tengah menindihnya.

Dihantam oleh kesadaran, mata Bella langsung terbuka lebar. Dan...

"Aaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!"

Buak!! Buak!! Buak!!💥💥

"Apa yang barusan lo lakuin ke GUA!!!" bentak Bella.

BroSist ComplexsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang