Chapter 2

2K 59 3

Orang bilang, pertemuan pertama itu takdir, yang akan membuka pertemuan-pertemuan yang lainnya, kau percaya itu?

*******

Wussss Wussss Wussss


"Jadi, bagaimana? Apakah fotonya bagus, Tuan Putri?" ucap Daren sambil menyeringai.

Daren. Seorang Ketua OSIS kebanggaan SMA Mentari yang terkenal seantero sekolah, jago olahraga dan juga berprestasi.

Just like Jonh and Louis, Daren juga memiliki ciri fisik yang sama seperti mereka. Yah, mungkin Tuhan sedang tersenyum saat membuat mereka, hingga mereka mempunyai daya tarik tersendiri untuk selalu memikat kaum hawa.

Namun dibalik itu, Si Ketua Osis yang terkenal ini pun juga mempunyai sisi lain yang tidak diketahui siapapun. Rahasia yang ia sembunyikan rapat-rapat dari orang lain.

*****

"B-bagaimana-"

"Udah gue bilang kan? Kalau barusan gue ngeliat momen langka" potong Daren tanpa membiarkan Bella menyelesaikan ucapannya

"Dengan foto sebagus ini pastilah seluruh sekolahan bakal heboh, benar kan Tuan Putri? Lalu bagaimana kalo seluruh sekolahan tau kalo Bella Si Putri Es masih melakukan hal kekanak kanakan itu? Heh,, sudah pasti repurtasimu bakal hancur bukan? Hahaha" ujar Daren tertawa jahat.

'Sialan!!' batin Bella

"Mau lo apa sih?!"

"Hahaha, akhirnya, dari tadi gue tunggu kata-kata itu wkwkwk" ucapnya sembari bergelak tawa.

Bella memutar bola mata malas. "Ternyata elo itu emang harus dipancing dulu yah, baru bisa kooperatif. Gak heran banyak orang yang nyerah sama lo" ucapnya sambil memamerkan gigi putihnya yang berjejeran rapi.

Bella mendelik. 'Emang siapa juga yang nyuruh mereka ngejar gue!?!' seru batin Bella.

"Gak usah banyak basa basi!! To the point aja!"

"Iya iya, gue kan cuma berusaha baik. Ck. Oke, soal yang gue mau itu sebenarnya ada banyak, tapi berhubung soal kepenginanku ke lo sih gak pernah ada dan tiba-tiba muncul begitu aja, jadi gue langsung putusin detik itu juga, gue pengen elo---"

Wush wush🍃🍃

"---Bella?"

Kriik!! Kriik!!

"Heeeeeeeh????? Mana dia??!" teriak Daren.

Sibuk berucap tentang apa yang diinginkan, Daren tak sadar bahwa sedari tadi ia telah ditinggalkan oleh orang yang ia ajak bicara sendiri yakni Bella:))

'Banyak bacut!!'-Bella

"Bellaa!! Gue belom selesai ngomoooong!!!" teriak Daren  spontan seperti Toa masjid, sontak menarik perhatian murid lainnya.

Langkah Bella berhenti, ia menoleh dan menatap Daren nyalang.

"PERSETAN DENGAN KEINGINANMUU! Tapi gue.. GAK PE-DU-LI! Kalo mau pidato gak usah disini!! Di depan kumpulan ibu-ibu ngaji sana!!" teriak Bella tak kalah keras mengagetkan Daren dan juga orang-orang di sekitarnya.

BroSist ComplexsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang