Love Of My Life

422 58 33

Annyeong readersnim karna ini  story pertamaku dan bertepantan malam minggu author sengaja Update part2 spesial buat para readersnim . Selamat membaca 😉😉







================================================================

Suara di dalam kamar no 502 perlahan-lahan mengecil dan hampir tak terdengar oleh indera pendengaran mahkluk astral.
Percakapan antara dongwoo dan sunggyu.
Dongwoo seolah tak sabar menanyakan jawaban atas pertanyaan yang diajukan sunggyu kepada woohyun, sunggyu dengan rasa percaya diri dan ngotot menjawab bahwa woohyun tidak menyukai namja.

Sunggyu merasa bahwa dengan dia bicara seperti itu dia bisa membantu woohyun menyimpan rahasianya. Tapi siapa tau kalau sunggyu punya motif sendiri dibalik rencananya ini. (sungguh kejam kau gyupit)

Sunggyu hanya ingin berteman dengan woohyun karna hidupnya hampir tak ada apapun kecuali kenormalan. Bahkan teman disekitarnya tidak tertarik dengan hal seperti itu. Jadi kali ini sunggyu tak sengaja tau kalau woohyun adalah seorang "biseks" dan hal ini membuatnya ingin menemukan suatu hiburan di hidupnya. Dia berpikir jika nanti dia punya anak dia akan bangga menceritakan bahwa dulu dia pernah berteman dengan seorang "biseks" .

Setelah sunggyu selesai mandi dia berjalan keluar menuju kamar 501 dengan keadaan rambutnya yang basah dia mulai mengetuk pintu.

Setelah beberkali-kali dia mengetuk pintu tak ada respon dari pemiliknya. Tiba-tiba woohyun membuka pintu dengan malasnya dan sunggyu yang melihat pintu terbuka pun dia memberikan senyuman yang terbaik untuk woohyun.

"hey boleh aku pinjam pengering rambut" ( ciiiiihhhh berdalih dengan pengering rambut jadi alasanya 😥😥)

"Tak punya...bruuuuooogg" (anggap aja suara pintu tertutup) woohyun pun langsung menutup pintu dengan sangat kerasnya.

Sunggyu selalu tau kalau woohyun adalah seseorang yang begitu dingin tapi sunggyu tak menyangka bahwa dia sedingin itu sampai-sampai dia menghiraukan senyuman sunggyu yang sangat manis itu bahkan senyumannya pun tak mengandung efek apa2 buat woohyun.

Hari ke2 sunggyu pergi ke kamar woohyun dan mengetuk pintunya lagi pada waktu yang sama.

"hey boleh aku pinjam kamar mandimu?  Pipa air kami sedang rusak!"

"Tidak boleh"

Masih sama perjuangan sunggyu hari inipun tidak dihiraukan oleh woohyun tapi sunggyu tak berhenti sampai disini.

Hari ke3 lagi sunggyu mengetuk pintu kamar woohyun lagi dengan toilet lah yang jadi sasaran sekarang.

"Hey bolehkah aku memakai toiletmu karena aku sudah tidak tahan lagi.Toiletku sedang dipakai seseorang sekarang juseyo" dengan memasang wajah memelasnya sunggyu memohon kepada woohyun tapi apa yang dia dapat.

"Tiiiiddaaakkk"

Hari ke4 lagi lagi dan lagi sunggyu mengetuk pintu kamar woohyun. Dengan berbekalkan muka ala tembok yang tak pernah ada rasa malunya meskipun setiap usahanya selalu diacuhkan.

"woohyun ah kasihanilah orang manis ini"

"tidak aku bilang tidak ya tidak"  woohyun langsung menutup pintunya.

"hey jamkaman jamkaman" sebelum pintu kamar woohyun tertutup sunggyu langsung mendorongnya lagi sampai pintunya terbuka.

Nobody Knows But Me (Like Love)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang