DUA PULUH DUA

2.4K 135 5

Setelah menyelesaikan makan malam nya Deandra tak langsung kembali ke kamar , ia memilih duduk di taman belakang rumah bersama bang abi .

"Gimana sama si gledek" tanya bang abi membuka perbincangan

"Namanya Glade bang " koreksi Deandra

"Iya lah pokok nya dia "

"Ga gimana gimana , dia nya tetep aja stuck mantan "

"Giniin dah LO LUPAIN MATAN NAMANYA MOVE ON TAPI KALAU NGAREP MANTAN BALIK NAMANYA BLOON" ucap bang abi penuh penekanan

"Ya ga gitu juga bang "

"Terlalu sabar tau ga sih lu "

Deandra tak menjawab lagi ia memilih untuk diam dan kembali memandang langit yang penuh dengan bintang malam ini .

'When i see stars in the night im always think of you ' batin Deandra .

...

Pagi pagi sekali Deandra sudah bangun , bahkan sudah siap dengan seragam nya . Padahal jam baru saja menunjukan pukul 6 pagi . Dia memoleskan sedikit bedak di wajah nya , setelah merasa siap ia turun untuk membantu bunda menyiapkan sarapan pagi.

"Pagi bundaaaaa" teriak Deandra sebari memeluk tubuh bunda dari belakang .

"Pagi sayang , ko tumben udah siap " tanya bunda memang tak biasa nya Deandra jam segini udah rapih.

"Emang gaboleh kan dey mau bantu bunda " jawab Deandra agak manja .

"Kamu mending bangunin bang abi sana , dia ada jadwal jam 8 sekarang " perintah bunda pada anak gadis nya .

Dengan sangat terpaksa Deandra menaiki tangga untuk membangunkan Kakak nya , yang kamarnya terletak di lantai dua tepat depan kamar nya .

Tanpa mengetok pintu Deandra langsung masuk kamar bang abi , Dengan malas Deandra membangunkan nya .

"Bang  bangun " ujar Deandra sebari menggoyangkan tubuh bang abi

"Bang bangun napa et kebo amat " ucap Deandra lagi , tapi tetap saja bang abi tidak usik dari tidur nya

"Bang bangun ato gua siram nih " ancam Deandra sudah greget

"Iya et ini gua bangun " jawab bang abi bangun dari tidur nya

"Ditunggu bunda sarapan gece lu siap siap " ucap Deandra meninggalkan kamar itu .

SHOVEL IQ KELABaca cerita ini secara GRATIS!