" Tahniah kepada Cik Maisarah Najihah kerana telah berjaya menjadi seorang Fashion Designer yang terkemuka ! " kata-kata itu telah mengubahkan kehidupan Sarah . Pada malam itu , terdapat majlis besar di Shah Alam mengenai anugerah-anugerah kepada ahli perniagaan . Sarah yang baru berumur 23 tahun telah berjaya menjadi usahawan yang berjaya dalam kerjaya Fashion Designer . Percaya atau tidak , itu adalah kenyataan .
Pada malam anugerah itu , dewan menjadi meriah sekali dengan kehadiran Coco Chanel . Sarah dilayan dengan baik sekali apabila sudah mendapat anugerah tersebut bahkan mendapat hadiah daripada penaja-penaja dewan itu . Perasaan ingin pulang ke kampung pada esok pagi telah berbuak-buak didalam hati Sarah . Hal ini ingin Sarah rahsiakan sehingga sampai ke kampung halaman . Dia ingin memberitahu hal ini kepada mak dan ayahnya bila sampai dikampung . Yelah , mak mana yang tak bangga apabila anak sudah berjaya dengan kerjaya sendiri .
Sarah pulang seorang diri dari Shah Alam kerana Ani kawan baiknya tidak sihat dan tidak mengikuti anugerah itu . Perjalanan yang mengambil masa selama satu jam memang memenatkan , tambahan pula Sarah keseorangan dalam kereta tidak ditemani kawannya , Ani . Lain lah hari sebelum ini , Sarah sendiri dah naik muak dengan mulut becok Ani tetapi boleh menggembirakan hati Sarah .
Sarah dan Ani menjadi kawan baik setelah masuk ke Universiti Designer . Tak tahu lah Sarah yang bernasib baik menjadi kawan Ani atau Ani yang bernasib baik menjadi kawan Sarah .
Sarah seorang wanita yang tabah dan menghormati orang tua . Sarah menjadi pelajar perempuan yang paling hot gituw dengan rupa paras yang cantik dan mempunyai bentuk badan yang lawa didalam universiti tersebut , sehinggakan Mia diva di universiti tersebut menjadi cemburu dengan kehadiran Sarah . Mana tidak cemburu , Adie kekasih Mia telah dirampas oleh Sarah . Dirampas ? Atau Mia sendiri yang miang dengan lelaki lain sehingga Adie menjauhkan diri , so pity .
Hari pertama Sarah jejak ke universiti tersebut iaitu pada umur 19 tahun selepas menggoyang kaki selama 8 bulan dirumahnya . Sarah bukan hanya menggoyang kaki , dia juga rajin menolong mak dan ayahnya berniaga nasi lemak pada setiap pagi . Sarah ditempatkan di kelas 2 bersama Ani dan Adie . Adie dikenali sebagai kekasih Mia , diva universiti itu .
" hai nama saya Adie " tegur seorang lelaki yang berambut perang ala-ala korea gituw . " hai nama saya Mai... " belum sempat Sarah menghabiskan namanya tiba-tiba terdengar suara menjerit nama Adie . " woi Adie , buah hati kau mengamuk gara-gara budak kelas 1 menyimpan gambar kau " kata Ani sambil membelek-belek tudungnya yang tidak betul ketika mencari Adie .
" u ingat u lawa ke nak simpan gambar boyfriend i ? jangan mimpi lah u akan dapat Adie " tengking Mia kepada salah seorang budak kelas 1 yang berambut pendek ala-ala cina . " i ada harta yang banyak , bila-bila masa i boleh amik Adie dari u . u apa ada ? pergi sekolah pun naik kereta vios " balas Tikah . Sarah berlari anak menuju ke luar kelas bersama-sama Adie dan Ani .
" Mia , kenapa u jerit-jerit ni ? " tanya Adie . " baby , u tengok lah perempuan ni save pic u . i tak suka lah " balas Mia dengan suara yang lemah lembut gitu . Naik muak Sarah mendengar perbualan mereka . Tanpa disedari , Ani yang berada disebelah Sarah sudah mula ketawa kecil melihat mimik muka Sarah yang menyampah dengan dua orang pasangan yang acah-acah sweet .
" jom kita masuk kelas , nanti gorilla masuk dia mengamuk tengok pelajar cemerlang dia tak ada didalam kelas " kata Ani sambil menggalas beg yang berwarna biru laut . Ani memang dikenali sebagai pelajar cemerlang kelas 2 . " hehe okay jom " balas Sarah dengan senyuman yang paling manis . " kalau awak nak tahu , diva tu memang macam tu . suka besarkan hal yang kecik ergh " kata Ani . " diva ? " hairan Sarah . " awak ni , ala perempuan tadi tu lah . Dia tu memang gedik , bila pakwe jalan dengan perempuan lain mesti dia mengamuk macam kena rasuk haha " balas Ani sambil ketawa . Sarah hanya senyum tanda malas nak ambil tahu . Mereka menuju masuk ke kelas .
" saya duduk sebelah awak ya ? " tanya Ani . " oh lupa , nama saya Anita . Awak boleh panggil saya Ani . " tambah Ani . " boleh , apa salahnya . Hehe nama saya Maisarah Najihah , awak boleh panggil saya Sarah " kata Sarah . Kelas dimulakan dengan lancar pada pagi itu tanpa gangguan manusia yang tidak mahu belajar .
" makcik , bagi nasi lemak dua . harini saya belanja awak okay Sarah ? " kata Ani dengan suaranya yang lantang itu . " okay , terima kasih Ani . " balas Sarah . " hai gais , sorry late " sapa Adie dengan menggalas beg jenama Quechuaa . " hahahaha macam mana dengan buah hati kau tu ? mengamuk lagi ke Die ? " tanya Ani sambil ketawa . Adie malas layan karenah Ani yang kadang-kadang macam kanak-kanak . " mana buah hati kau ? tak rehat sekali ke ? by the way , dia tak marah ke kau lepak dengan kitaorang ? " tanya Ani lagi . Sudu yang berada di atas meja itu diketuk didahi Ani yang luas tu . Sarah hanya ketawa kecil melihat gelagat dua orang sahabat ini .
" Ani , tak nak kenalkan aku ke dekat kawan baru kau tu ? tanya Adie sambil memandang ke arah Sarah . Tersedak Sarah mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Adie . " oh nama dia... " belum sempat Ani memberitahu nama penuh Sarah , tetiba Mia datang ke arah meja merekat bertiga . " baby , u pergi mana tadi ? puas i cari u tau " kata Mia sambil memegang tangan Adie yang berurat . Badan Adie memang sado , memang ramai minat dekat Adie tapi tak tahu kenapa minah gedik ni juga dia nak . " sorry , tadi i pergi tandas kejap then i nampak diaorang dekat sini so i lepak sekali lah " pujuk Adie . " menyampah " suara kecil Ani berbicara . " hey Ani u cakap apa ? " sentak Mia sambil malabuhkan punggunya diatas kerusi bersebelahan Adie dan berhadapan dengan Sarah . " i tak cakap apa apa pun lah cik Mia oii " perli Ani sambil senyum sinis .
" oh ni budak baru yang paling hot kan ? " tanya Mia . " sayang , kenapa cakap macam ni ? " lembut sahaja soalan yang dilemparkan kepada Mia . " u kenapa baby ? i tanya je , tu pun tak boleh emm okay lah i nak gerak dulu bye ! " kata Mia sambil berdiri tanda merajuk . " sayang ! sayang ! " perli Ani sambil ketawa berdekah-dekah . " nama saya Maisarah Najihah , awak boleh panggil Sarah " kata Sarah dengan suara yang lemah lembut sambil tersenyum yang paling manis . Hampir tergugur jantung Adie melihat senyuman Sarah yang manis kalah senyuman Mia . Sambil tersenyum Adie memperkenalkan dirinya . Ani yang membisu dari tadi tersenyum melihat gelagat Sarah yang lemah lembut itu . Kalau Ani jadi lelaki , mungkin dia boleh terpikat dengan Sarah .
Lamunan Sarah tersentak bila telefonnya berbunyi dengan nada yang kuat . Terdampar nama Ani di paparan telefonnya . " Sarah ! Tahniah dah berjaya menjadi Fashion Designer yang terkemuka ! Saya tak sangka awak boleh dapat anugerah tersebut . Tidak apa , esok saya belanja awak makan roti canai ye " kata Ani yang hujungnya ada gelak ketawa kecil . " awak ni Ani , hehe terima kasih . Aik ? Belanja roti canai je ke ? Saya nak nasi ayam , kfc ke , mcd ke tak apa juga . Ni roti canai emm tak ada test lah hahaha " kata Sarah sambil ketawa berdekah-dekah . " amboi awak Sarah , kalau nak semua tu tunggu saya dapat gaji dulu lah " kata Ani . " hehe betul ni , janji eh ? " tambah Sarah . " iya saya janji lah " balas Ani sambil batuk-batuk . " okay lah Ani , awak rehat je okay . Saya dengar awak batuk tu " pesan Sarah .
Kereta diparking dihadapan rumah dua tingkat milik Sarah . Sarah tinggal seorang diri , lain lah dulu tinggal dengan sahabatnya Ani . Tapi siapa sangka , peristiwa yang menimpa Ani telah menghalang mereka berdua untuk tinggal bersama . Peristiwa ? Peristiwa apa yang dimaksud kan ? Aduh malas lah nak buka cerita pasal Ani , itukan aib dia .
Sarah berasa sungguh letih pada malam itu sehingga tidak sempat menonton siaran kegemaraannya . Oh lupa , walaupun Sarah sudah berusia 23 tahun tetapi masih menonton siaran Korea . Perempuan mana kan yang tak suka lelaki handsome lagi lagi HaHa . Ani yang dulu tidak minat Korea , secara tiba-tiba menjadi favourite nya siaran Korea itu . Sarah sempat memikirkan keadaan Ani sekarang . Sudah makan ubat belum ? Sudah mandi belum ? Risau juga Sarah memikirkan hal Ani .
Sarah melelapkan mata tepat pukul 1:26 pagi . Tidurnya pada malam itu sungguh lena tanpa ada gangguan motor-motor mat rempit yang berkeliaran diluar . Mana taknya ada mat rempit , rumah Sarah berada di tepi jalan besar yang selalu tempat mereka melepak dengan perempuan mereka . Perasaan menyampah kat mat rempit telah berbuak-buak didalam hati Sarah .
ANDA SEDANG MEMBACA
KEHIDUPAN SEORANG DESIGNER !
Randomsarah seorang anak perempuan yang solehah kepada dua orang tuanya . peristiwa yang berlaku ketika sarah berumur 18 tahun telah menghancurkan segala cita-citanya . lagi hancur harapan hidupnya apabila kedua orang tuanya meninggal dunia ketika sarah b...
