BENCI 》3

1.1K 30 3

Lie berjalan melewati kooridor sepi,ia berjalan menuju kelasnya,Lie membawa buku dan beberapa kertas ditangannya,Kertas itu akan dipanjang dimading sekolah,tapi sebelum memasang kemading sekolah ia harus konfrimasi dulu dengan Leo

"Leoooo" Lie berteriak ketika melihat cowo tinggi berpakaian rapih berjalan didepannya

Leo menengok dan terpaku menunggu lie menghampirinya

"Orang mah kalo di panggil nyamperin atuh pak" Lie berkata dengan nada kesal

Leo hanya memasang muka kakunya dan tidak mengubris ucapan lie
Lie memberikan kertas kertas yang akan ditempel dimading

"Lo atur aja deh" Leo mengembalikan kertas itu
"Eh lokan ketosnya ihhh"
Lie memaki leo

Tiba tiba pak Herry Lewat depan mereka dan bertanya

"Kenapa kalian,bertengkar disini"

Lie dan leo hanya menggelengkan kepalanya
Saat mereka kena omel sama pak herry,semua mata tertuju pada lie dan leo dan Mereka berdua Berpura pura tidak melihat tatapan tajam semua orang

"Ya sudah masuk kekelas sana,bentar lagi bel akan berbunyi" pak herry memerintah
Leo dan Lie berjalan menuju kelasnya

Lie menaruh tasnya dan kemudian mengeluarkan hpnya dan memasangkan handshet ditelinganya Lie menari nari kecil ditempat duduk mengikuti alunan musik Beberapa Detik kemudian Seseorang Mendorong bangku Lie dan menarik narik Handshet Lie

"Astaga....Ganggu orang aja" Lie menggerutu kesal dan membalikan badannya
"Ada apa sih Yo,ganggu mulu" Lie menatap wajah leo dengan malas

"Taukan Sekarang dimana?"Leo bertanya dengan wajah yang dingin

"Dikelaskan yaudah" Lie menjawab asal

Leo berdecak kecil dan melanjutkan ucapannya "Lokan wakil Ketoskan seenganya punya sifat yang bisa dicontoh dikitlah" Leo Menatap Lie dengan serius

Seperti Bom Yang sedang meledak begitupun hati lie saat mendengar ucapan Leo,Lie Melipat handshetnya memasukannya kedalam tas beserta hpnya kemudian membalikan badan dan terdiam tanpa mengeluarkan suara sedikitpun

***

Bel istirahat pun berdering semua anak SMA Permata keluar dengan semangat begitupun dikelas lie semua orang sudah berlarian keluar tinggal hanya Lie dan Leo didalam kelas,Lie memasukkan buku buku dan kemudian keluar kelas tanpa menatap leo sedikitpun

Lie berjalan dengan malas menuju kantin,Lie herdecik kesal saat seseorang memukul pundaknya

"Apaan sih Dhin?Bisalah jalan tanpa mengganggu orang"
Lie menahan amarahnya
"Yaelah Lie maaf napa lagian biar lo liat juga kalo ada gua disini" Nadhin berkata dengan rasa penyesalan

"Lie gimana Sama Leo dia mulai baikkan" Nadhin memecahkan keheningan diantara mereka

"Yaelah Dhin,Lo kan sahabatan gua dari lama seenganya lo bisa dong suka sma orang yg ga gua benci"

"Eh,lie jangan terlalu benci jadi orang mah katanya si kalo kita benci sma orang terlalu over lama lama bakal suka Lie"

"Ahelah Dhin Mitos kali"

"Ya karna gua sahabat lo gua kasih tau lo sih,Seenganya lo Jangan suka sma leo karna gua udh suka dluan sma dia"

"Seterah lolah dhin"

Lie dan nadhin bergegas menuju tempat teman temannya berkumpul disana ada Hana,Merry,Tiara

Lie Telah duduk disebelah Hana dan menepuk pundak hana
"Eh lo enak bener maen pergi pergi aja ninggalin gua"
"Maaf Lie,kepepet nih perut gua laper banget" Hana Berbicara sambil mengunyah basonya

Lie dan nadhin kemudian beranjak untuk memesan mie ayam

"Lie,liat dah kak angga ngeliatin lo mulu"
Lie memandang kak angga dan betul saja kak angga melihatnya

"ah,nyesel gua liat kearah kak angga,ada siLeo Batu es ada disana"

"Eh lie,yang paling ganteng disana kan Leo tau" Nadhin tersipu malu

"Aelah,buta lo yak,disitukan ada kak angga,kak Bayu,Panji,Sma Renaldy masal lo cuma milih sibatu es" Lie berkata dan berjalan menuju kemeja teman temannya


***

VOTE DAN COMMENT YAH GUYS SEENGGANYA TINGGALIN JEJAK JANGAN KAYA DOI MAEN PERGI AJA:v




BENCI = CINTA ?Read this story for FREE!