Chapter 14: Revenge . . . Begin

1.8K 115 21

"Beli semua saham kecil dari GP Grup, lakukan seperti biasa. Gunakan nama beberapa orang agar tidak terlihat mencurigakan."

Hyuk mengangguk dan segera meninggalkan Joon So. Joon So memandang jauh keluar jendela. Dia tersenyum. Waktunya telah tiba. Dendam yang selama ini berada di hatinya mungkin akan segera terlepas. Rencana yang sudah lama dipikirkannya akan segera menjadi kenyataan. Kabar menyebutkan jika GP Grup mengelurkan lembaran saham baru demi perluasan bisnisnya ke China. Saatnya Joon So memanfaatkan kesempatan yang ada.

"Tentukan tanggal kerjasama dengan GP Grup. Lakukan sesuai yang aku minta sebelumnya." Perintah Joon So pada seseorang di ponselnya dengan bahasa China.

Tok... tok...

"Masuk." Ha Jin muncul di balik pintu. "Heol, kamu masih bekerja walau di rumah sakit?"

"Tak ada yang bisa kulakukan karena aku kan orang sibuk. Ngomong-ngomong cara bicaramu sangat tidak formal padaku. Wae?"

"Ini kan tidak di kantor." Jawab Ha Jin sambil tersenyum malu.

"Anak pintar. Lalu kapan kamu akan memanggilku Oppa? Aku jelas lebih tua darimu."

Ha Jin hanya tersenyum mendengar pertanyaan Joon So. Joon So pun balas tersenyum. "Duduk di sini." Pinta Joon So sambil menepuk tepi kasurnya.

"Biarkan aku mengupas buah dulu." Ha Jin lalu sibuk mengeluarkan buah dari kantong yang dia bawa. "Apa yang kamu mau? Jeruk? Apel? Pear?"

"Apapun asal dikupas olehmu."

Lagi-lagi Ha Jin dibuat tersenyum dengan kata-kata Joon So. "Apa aku boleh bertanya sesuatu Joon So-ssi?"

"Wae?"

"Apakah kau memiliki ingatan Wang So secara utuh atau hanya beberapa bagian saja?"

"Aku tidak tahu ingatan utuh seperti apa. Aku hanya tahu Hae Soo dan aku membaca sejarah tentang Gwang Jeong juga. Hanya saja aku memiliki ingatan kuat tentang mu. Aku rasa Gwang Jeong menjaga cintanya untuk Hae Soo sampai dia benar-benar mencarinya. Dan disinilah aku, Gwang Jeong yang mencari Hae Soo."

Ha Jin menyelesaikan kupasan buahnya. Ia lalu memotong dan menempatkan garpu kecil disana kemudian menghampiri Joon So dan menyodorkan hasil karyanya.

"A."

"Kamu bisa melakukannya sendiri, bukan kah tanganmu tidak sakit?"

Joon So cemberut dan mengambil garpunya. Suapan pertama. "Pahit, sepertinya buah ini belum terlalu masak."

Ha Jin lalu mengambil potongan lain dan memakannya. "Ku rasa ini manis."

"Pilihkan untukku. Sepertinya aku memakan bagian yang lain."

Ha Jin lalu memilih potongan buah dan menyuapkannya pada Joon So. "Daebak, buahnya manis sekali. Kurasa aku tahu kenapa buahnya manis sekarang."

"Kenapa?"

"Karena ada kamu yang menyuapkannya padaku."

Ha Jin dibuat gemas dan ia memukul lembut lengan Joon So. Joon so terkekeh senang.

"Ku rasa aku paham bagaimana dalam cinta Gwang Jeong dan bagaimana rasa sedih saat ditinggal orang yang paling dicintainya. Aku juga paham bagaimana kesepian dirinya... " Joon So ragu untuk melanjutkan kata-kata. Ha Jin menatap Joon So menunggu kata-kata selanjutnya.

Moon Lovers Scarlet Heart Ryeo (Seoul) Season 2 (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang