Chapter 13: I Love Both of You

Mulai dari awal

Ha Jin sedikit terkejut dan mendapati Joon So telah membuka matanya. "Joon So-ssi? Kau bisa mendengarku?" Ha Jin segera keluar untuk mencari dokter.

Dokter datang dan memerika keadaan Joon So. Hyuk telah kembali dan menanyakan kondisi terbaru Joon So. Dokter berbincang dengan Hyuk dan kemudian meninggalkan mereka.

"Hyung, kau telah mengagetkanku. Kau baik-baik saja?"

"Haha, akhirnya kau menggunakan bahasa banmal padaku." Jawab Joon So sambil menunjukkan senyum nya.

Ha Jin mendekati Joon So, "Anda baik-baik saja pak?"

Joon So mengalihkan pandangannya pada Ha Jin. Dan mengernyit, "Hyuk-a, siapa dia?"

Hyuk dan Ha Jin berpandangan. "Hyung, dia Go Ha Jin. Sekretaris barumu."

"Sekretaris? Bukankah sekretarisku kamu?"

Hyuk dan Ha Jin kaget. Hyuk segera pamit untuk menemui dokter.

"Anda tidak mengenali saya pak?"

"Aku tidak tahu. Aku tidak pernah memiliki seorang sekretaris perempuan sebelumnya. Apakah kamu dipilih oleh Hyuk? Kamu sekretaris di Gold Investment KR kan?"

Ha Jin kaget dengan jawaban Joon So. Mata Ha Jin kembali berkaca-kaca dan sebelum berubah menjadi air mata Ha Jin segera keluar dari ruangan tersebut meninggalkan Joon So yang masih keheranan.

Ha Jin menangis di kursi yang berada luar ruangan. Tak berapa lama kemudian Hyuk datang dari ruangan dokter. Ia melihat Ha Jin yang sedang menangis. Tapi ia tidak segera menghampirinya dan memilih masuk ke dalam ruangan Joon So.

@ @ @

'Mungkin ini yang terbaik', bisik hati Ha Jin. Joon So yang tidak mengenal dirinya sebagai Ha Jin atau Hae Soo. Hanya Joon So sepenuhnya tanpa terganggu ingatan Wang So. Ha Jin mulai menenangkan dirinya. 'Apa arti tangisan ini? Apakah aku menyesal karena ingatan Wang So telah hilang pada Joon So? Atau aku menangis karena Joon So tidak mengenaliku lagi?'

"Ehm!" Hyuk menghampiri Ha Jin sambil menyodorkan minuman kaleng. Ha Jin menerima nya dan mengucapkan terimakasih. "Sepertinya Hyung mengalami amnesia. Dokter bilang dirinya berusaha melupakan kejadian yang menyakitkan dengan menghapus ingatannya. Dokter tidak tahu kapan ingatan itu akan kembali." Hyuk menjelaskan panjang lebar tanpa ditanya.

"Bagaimana keadaanya sekarang?"

"Lukanya ringan, dia hanya menerima beberapa jahitan. Hasil CT dan MRI menunjukkan tidak ada masalah. Dia sudah bisa berdiri dan berjalan. Tadi Hyung-nim pergi ke toilet sendiri. Dia sedang beristirahat sekarang."

"Syukurlah."

"Apa kau kecewa Hyung melupakan mu?"

Ha Jin tersenyum, "Semua sudah terjadi. Akan ku anggap sebagai hukuman atau balasan karena aku yang menyebabkan dia mengalami kecelakaan."

"Ini pertama kalinya Hyung terlibat dengan wanita selain ibunya. Hyung orang yang kesepian. Aku mendukungmu sepenuhnya saat Hyung terlihat mulai memperhatikan dan menyukaimu. Jujur saja Hyung tidak pernah mempercayai seorang perempuan untuk berdiri di sampingnya. Maaf, maksudku untuk menjadi sekretarisnya. Begitu Hyung meminta langsung pada bagian personalia untuk menjadikanmu sekretarisnya aku tahu bahwa Hyung memperlakukanmu berbeda. Aku tidak tau ada hubungan apa kamu dengan Hyung tapi aku selalu berharap bahwa ada seseorang yang bisa merubah Hyung menjadi lebih hangat seperti sebelumnya. Maaf jika aku sedikit kasar. Apakah kamu menolaknya? Aku melihat jadwal Hyung dan dia mengosongkan jadwal nya untuk malam sebelumnya. Dan aku menerima telepon konfirmasi reservasi dari sebuah restoran kemarin. Aku pikir dia merencanakan sesuatu untukmu. Apakah Hyung tidak cukup baik?"

"Tidak. Dia baik, dia sangat baik bahkan terlalu baik untukku. Aku hanya takut aku tidak cukup baik menjadi wanita yang berada di sisinya. Menjadi wanita yang hanya melihatnya sebagai pengganti dari orang lain."

"Oh kurasa kamu sudah memiliki seseorang dihatimu. Aku sangat sedih ketika Hyung datang dengan luka diperban di tangannya dan ketika ku tanya dia menjawab dengan senyuman kalau dia menjadi pahlawan dengan lukanya. Senyuman yang sudah lama menghilang dari Hyung. Senyum tulus yang sudah kurindukan"

Bayangan Joon So kembali hadir di benak Ha Jin. Bagaimana Joon So terluka karena dipukuli para penagih hutang. Joon So yang menangis saat ditinggalkan sendirian. Senyum polos Joon So saat ingin dipanggil Oppa.

Hari ini Ha Jin menjadi cengeng air matanya kembali mengalir. Ia menutup muka dengan kedua tangan. Ha Jin menyadari sesuatu bahwa sudah ada orang lain yang mengisi hatinya, bukan Wang So tapi Joon So. Bukan Joon So sebagai ingatan Wang So tapi benar-benar sosok Joon So. Ia menyesal jika saja ia menerima Joon So tentu Joon So tak akan mengalami kecelakaan dan melupakan semuanya. Melupakan dirinya.

"Sekarang semua sudah terlamb..." Tiba-tiba sepasang tangan menggerakkan tangan Ha Jin yang menutupi mukanya. Ha Jin Kaget mendapati Joon So ada di sana, bersimpuh dan sedang memegang tangannya.

"Bodoh. Kau boleh menyukaiku sebagai Wang So atau Joon So. Bahkan jika kau tidak menyukai Joon So kau tetap bisa menyukaiku sebagai Wang So. Bagiku tidak ada bedanya mana yang kau sukai. Aku bersedia menjadi Wang So mu, bukan Joon So mu."

Hyuk tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya pada Joon So tanda rencana mereka berhasil. Lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

Joon So menjentikkan telunjuknya ke dahi Ha Jin, "Siapa pun yang kau suka, aku akan menyukai mu seperti Wang So mencintai Hae Soo. Tidak akan pernah berubah, tidak akan pernah melepaskan mu. Jika kau tanya apakah aku menyukaimu karena Hae Soo atau aku menyukai Ha Jin. Aku akan jawab keduanya. Tidak akan ada Ha Jin sekarang tanpa Hae Soo dan tak ada Hae Soo tanpa keberadaan Ha Jin."

Tiba-tiba Ha Jin mengecup bibir Joon So dan memeluknya erat. Ia benamkan wajahnya pada dada Joon So. Dan melanjutkan tangisnya. "Saranghae, Joon So sii."

Joon So membalas pelukan Ha Jin lebih erat, "Tidak. Aku lebih dan lebih mencintaimu dibanding kamu mencintaiku. Saranghae, My Queen."

to be continued

NB: untuk chapter selanjutnya akan mimin update perpekan ya.. semoga masih ada yang bersedia membaca dan memberikan komentar. Makasih banyak... jangan lupa vote dan komentar ya..

Moon Lovers Scarlet Heart Ryeo (Seoul) Season 2 (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang