Chapter 13: I Love Both of You

2.2K 139 11

"Ha Jin!" Seohyun menepuk bahu Ha Jin saat jam pulang kantor.

"Seohyun? Sudah lama kita tidak bertemu."

"Sekarang susah sekali menemukanmu. Sekarang kau sudah di kantor atas sedangkan aku masih di bawah sini."

Ha Jin tertawa. "Kau juga sulit kutemukan. Saat mau makan siang kau sedang bertugas. Ayo kita minum kopi bersama." Seohyun mengangguk setuju. Mereka pun berjalan bersama menuju café terdekat.

"Bagaimana rasanya jadi sekretaris atasan?"

"Masih banyak yang harus ku pelajari. Aku jalani saja semampuku. Belajar sambil bekerja."

"Ehm." Seohyun sibuk mengaduk cappuchinonya seakan ingin mengungkapkan sesuatu.

"Kenapa? Pasti ada yang mau kau ungkapkan ya?"

"Ha Jin-a, banyak rumor negatif tentang Direktur Kim."

"Direktur Kim? Oh, maksunya Pak Joon So?"

"Kamu tahu Gold Investment kan? Perusahaan investasi besar yang dimiliki Direktur Kim. Dari rumor yang beredar, jika Gold investment sudah menjadikan sebuah perusahaan sasaran. Maka perusahaan tersebut akan dibuat bangkrut dan akhirnya akan di beli dengan harga murah. Setelah itu akan dibangkitkan kembali dan akan dijual dengan harga tinggi. Bahkan kabarnya beberapa perusahaan di biarkan menjadi anak perusahaan Gold Investment."

"Lalu masalahnya?"

"Perusahaan tempat kita bekerja apakah akan dibuat bangkrut juga ya. Aku tidak tahu jika saja sampai bangkrut dan aku di pecat."

"Jangan berpikiran negatif. Selama aku menjadi sekretarisnya, Pak Joon So tidak terlihat seperti orang yang akan menghancurkan perusahaan ini."

"Berhati-hatilah Ha Jin. Banyak rumor yang beredar termasuk kalau Direktur Kim memiliki banyak musuh. Mungkin tidak bisa disebut musuh juga, tapi orang yang sakit hati dan dendam. Sebagai sekretarisnya kau kan selalu ada di dekatnya. Aku khawatir terjadi sesuatu padamu."

Ha Jin tersenyum dan meneguk kopi di hadapannya. Diam-diam Ha Jin memikirkan sesuatu.

@ @ @

Joon So terbaring. Perban putih membalut kepalanya yang terluka. Ha Jin terdiam iba memandanginya. Suara detector jantung memberikan alunan tersendiri di ruangan rumah sakit yang sunyi. Hyuk baru saja pamit untuk melakukan bebapa tugas perusahaan untuk menggantikan Joon So. Ha Jin menghampiri Joon So. Ia merapihkan selimut Joon So sebelum akhirnya duduk di sampingnya.

Ha Jin menatap lama wajah Joon So. Berapa kali ia melihat wajah Joon So sebanyak itu pula ia melihat wajah Wang So di sana. Ha Jin memegangi tangan Joon So dengan kedua tangannya.

"Lagi dan lagi selalu dirimu yang menyelamatkanku. Kau tahu? Sampai saat ini aku masih mencintai Wang So, seluruh hatiku masih dipenuhi dengannya. Lalu kau hadir dengan wajah Wang So dan sebagian ingatannya bersatu dengan ingatanmu. Apa kau tahu bagaimana aku mensyukuri itu semua. Aku menyukai Wang So tapi aku tidak tau perasaanku terhadap Joon So. Apa kau mau jika aku hanya melihatmu sebagai Wang So? Bukan Joon So?"

Suasana kembali sunyi. Ha Jin memperhatikan Joon So yang masih diam dalam tidurnya.

"Aku pernah berkata dulu, alangkah baiknya jika kita bertemu di dunia tanpa adanya perebutan kekuasaan dan takhta maka aku akan mencintai mu sepuas yang aku mau. Tapi kenapa kau kembali hadir sebagai Joon So? Bukan lelaki biasa yang bisa mudah aku cintai sepuas hatiku? Aku belum memiliki rasa yang jelas tentang Joon So tapi jika pun aku mencintainya aku masih takut untuk mencintai mu. Aku takut untuk kehilangan dan kembali berada di tengah-tengah kebencian orang-orang." Ha Jin menangis, ia menunduk hingga keningnya menyentuh tangan Joon So saat itulah ia merasakan Joon so menggerakkan tangannya.

Moon Lovers Scarlet Heart Ryeo (Seoul) Season 2 (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang