"Taraaaa kamu udah bangun?" teriak mama Tara dari depan pintu kamarnya. Tara langsung terbangun lalu mengucek matanya. Setelah itu Tara mengambil ponselnya untuk melihat waktu.

"Sekarang jam lima. Mama ngapain sih bangunin aku?" batin Tara yang masih nantuk. Tara berdiri dari tempat tidur, lalu jalan ke pintu kamarnya untuk membuka pintu tersebut.

"Baru bangun?" tanya Alisha, mama Tara

"Iya mah lagian mama ngapain teriak - teriak di depan kamarku." jawab Tara lemas.

"Kamu gak tau hari ini hari apa?" Alisha tanya lagi dengan lembut.

"Hari Senin kan? Emang kenapa dengan hari--" ucap Tara terpotong karena ingat sesuatu. "Mampus hari ini kan hari pertama gue masuk." batinnya

"Baru ingat sayang?" ucap Alisha tersenyum.

"Iya ma, baru inget. Hehehe" jawab Tara tersenyum.

"Jangan di biasain yaa Tara." saran Alisha sambil mengacak rambut Tara. "Yaudah mama mau siap - siap dulu ya"

Tara membalas dengan senyum. Lalu Alisha mencium pipi Tara kemudian Alisha jalan menuju kamarnya

"Oh iya, papa sama Tian nanti ke sini." Alisha baru ingat. Tara kaget. "Beneran ma?" tanya Tara gembira.

"Masa mama bohong sih ke kamu. Iya papa sama Tian balik ke sini." ucap Alisha tersenyum.

"Yey, kak Tian pulang." teriak Tara dengan gembira. Alisha hanya melihat kegembiraan Tara, lalu jalan menuju kamarnya.

Tara menutup pintu kamarnya, lalu memasukan buku - buku pelajaran ke dalam tasnya kemudian melakukan aktivitasnya di pagi hari dengan senang.

"Makasih dek." kata pengemudi grab

"Iya masama mas." jawabku. Tara meninggalkan pengemudi grab tersebut, lalu jalan masuk sekolah. Di pintu sekolah, Tara merasa takut dan tidak percaya diri. "Apa mereka bakal nyaman dengan gue?"

"Gue harus bisa, Gue harus bisa" batin Tara.  jalan ke tata usaha untuk mengetahui kelasnya dimana.

Sesampai di tata usaha, ada satu guru yang berada di tata usaha. Tara menyapa guru tersebut.

"Permisi ibu." sapa Tara sopan.

"Iyaa. Kamu anak baru yaa?" tanya ibu itu yang tadinya sibuk sendiri menjadi menatapku.

"Iyaa bu." jawab Tara sambil senyum kepada ibu itu. "Kamu namanya Tara bukan? Tara Valencia" tebak ibu itu.

"Iyaa bu" jawab Tara. Tapi Tara merasa pernah melihat ibu itu. "Kayanya gue pernah liat ibu itu tapi dimana yaak?" batinku

"Ohhh pasti kamu cari kelas kamukan?" tebak ibu itu lagi.

"Kok tau sih bu?" ucap Tara lalu tersenyum.

"Iya lah soalnya ibu belum kasih tau ke mama kamu kemaren" jawab ibu itu. "Lagian ibu cuman kasih kamu jadwal pelajaran aja ke mama kamu"

"Nih guru emang gaul atau udah tau gue sih?" batinnya. "Tapi si ibu kenal mama gue"

"Ibu tau kenal mama saya?" tanya Tara dengan memasang ekspresi binggungnya.

We're Twins?Baca cerita ini secara GRATIS!