Attack!

739 96 4

  

*AUTHOR POV*

Yoona, Woobin, Hyunwoo, dan Jaehyun membuat rencana baru untuk menerobos masuk ke rumah Tyler Kwon. "baiklah, kemari, dengarkan aku baik-baik!" Jaehyun membuka kertas besar dan beberapa catatan yang sudah ia buat.

"baiklah, kita akan bergerak tepat pada pukul 7 malam, besok." Jaehyun mengangkat papan dada yang berisi catatannya.

"besok, anak buah ayahku akan menyamar sebagai client perusahaan Tyler. Rumahnya akan kosong pada pukul 7 karena semua asisten atau pegawai di rumahnya akan pulang. Tyler tidak suka rumahnya terlalu bising pada jam istirahatnya, tapi hati-hati, tetap dengarkan instruksiku!" Jaehyun menunjuk teman-temannya dengan pulpen yang ia pegang.

Mereka bertiga mengangguk mengerti, "jangan sentuh apapun selain yang aku instruksikan, karena bisa jadi barang itu adalah tipuan. Ingat, Tyler Kwon itu cerdas. Dia selalu mengantisipasi segala sesuatu yang mungkin akan terjadi. Kalian mengerti?" tanya Jaehyun.

Ketiganya mengangguk lagi. Mereka tak berbicara dan tetap fokus mendengarkan. "bagus, kalau begitu ini." Jaehyun memberikan tiga ear zoom pada Hyunwoo.

"apa ini?" tanya Hyunwoo.

"ini ear zoom yang ku rancang sendiri. Biasanya ear zoom hanya dapat didengar hingga 30 meter saja. Tapi untuk ear zoom rancanganku, kalian dapat mendengar suaraku hingga ke kota Chuncheon." Jawab Jaehyun.

"wah, kau benar-benar hebat!" puji Hyunwoo.

"besok aku akan ikut dengan kalian. Aku akan diam di mobil untuk memantau, dan kalian bertiga yang akan turun. Aku akan di bantu oleh pamanku, dia akan menjaga kita bertiga. Jika ada sesuatu yang darurat, dia akan langsung membantu kita." Jelas Jaehyun lagi.

"siapa?" tanya Yoona.

"Kim Namjoon." Jawab Jaehyun.

"dia yang selama ini mengincar Tyler Kwon." Katanya.

"sekarang, bantu aku untuk memindahkan beberapa komputerku ke dalam van." Pinta Jaehyun.

"tunggu!" Yoona menghentikan gerakan Jaehyun dan kawan-kawannya.

"lalu dengan denah ini?" Yoona menunjuk ke kertas besar yang di gambar Jaehyun.

"ah, kau benar. Aku hampir lupa menjelaskan pada kalian." Jaehyun kembali duduk.

"baik. Kalian akan masuk dari pintu belakang rumahnya. Kemudian, kalian akan masuk ke kamarnya. Ada beberapa hal yang cukup sulit kalian lewati." Ujar Jaehyun.

"kamar Tyler Kwon dipasang password serta sidik jari dipintunya. Tapi, kalian tidak perlu khawatir. Aku akan mengatasinya. Tapi, itu butuh waktu, karena mengindentifikasi sidik jari itu membutuhkan waktu yang lama. Jadi pastikan kalian tetap waspada." Sambungnya lagi.

"mengapa?" tanya Hyunwoo penasaran.

"karena, itu bukan sidik jari Tyler yang asli. Apakah aku benar?" tanya Yoona.

"ya, benar. Sudah, sekarang, bantu aku." Jaehyun beranjak dan segera memindahkan komputernya ke mobil van.

***

Woobin dan Hyunwoo sudah hampir siap. Mereka berpakaian serba hitam, dilengkapi dengan topi, masker, dan sarung tangan agar sidik jari mereka tak terdeteksi di setiap barang yang mereka sentuh. "kalian sudah siap?" tanya Jaehyun.

Mereka menganggukkan kepalanya. "tunggu. Di mana Yoona?" tanya Jaehyun.

"biar aku yang mencari." Sela Woobin.

Damn It!✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang