LOVE SICK

2.6K 300 57


Happy reading 😁😁😁

AWAS TYPO BERTEBARAN!!!!📣📣

-----
Seorang wanita menghela nafas berat begitu ia sampai
di rumah dan mendapati rumah nya kosong. Hampa, seperti tidak ada tanda kehidupan dirumah yang cukup megah itu. Padahal ada tiga anak adam yang menghuninya, tapi ia merasa sendiri.
Wanita itu mendudukkan
tubuhnya diatas sofa, menatap ruangan yang kini terasa sunyi untuknya. Sampai kapan ia akan seperti ini?
Berada di rumah yang menurut orang-orang sangatlah hangat, tapi tidak untuknya.
Sudah selama dua tahun terakhir wanita itu menyandang panggilan Nyonya yang membuatnya disegani oleh warga disekitar perumahan itu. Membuat sekenario yang begitu cantik hingga banyak orang beranggapan bahwa ia bahagia, tapi sekali lagi itu tidak benar.

Wanita itu memejamkan matanya erat, mencoba meredam pikirannya yang berkecambuk liar. Tapi-lagi lagi kenanggan menyakitkan itu datang. Sebuah kecelakaan naas yang hampir membuatnya harus kehilangan kedua kakinya. Kecelakaan yang membuat awal hidupnya terjebak dalam ikatan pernikahaan yang tidak ia harapkan.
Kecelakaan yang sudah menewaskan seorang wanita yang berstatus sebagai istri suaminya, dan sekarang ia yang menempati posisi itu.
Menjadi Ny. Kim, istri Kim Myungsoo.

Pernikahan yang menurutnya hanya sebagai simbol permohonan maaf karena membuat satu-satunya putri keluarga Bae kehilangan kemampuan berjalannya.
Tapi bukankanh itu telah usai, kedua kakinya normal sekarang. Ia bahkan bisa berlari bermil-mil jauhnya.
Jadi bisakah ia mengakhirinya? mengakhiri pernikahannya.

Kedua mata wanita itu mendadak terbuka ketika mendengar suara mesin mobil yang berhenti didepan rumahnya. Dengan menghela napas pelan wanita itu langsung berjalan menuju pintu masuk dan disaat yang bersamaan pintu rumah nya terbuka, memperlihatkan sosok pria yang menyandang status suaminya menggendong gadis kecil yang tertidur lelap.
Gadis kecil yang awalnya begitu senang dengan kehadirannya, namun tidak untuk sekarang. Jangankan untuk berbicara, melirik saja gadis kecil itu tak mau. Ia juga tidak tahu kesalahan apa yang telah ia perbuat pada gadis kecil itu.

Kim Aera, nama yang begitu cantik untuk anak berumur 5 tahun. Anak dari Kim Myungsoo dan istri pertaman suaminya yang sudah meninggal, Kang Seo ra.

Wanita itu, Bae Sooji berdiri mematung memperhatikan Myungsoo mengganti alas sepatu nya dengan asal karena kedua tangannya yang menggendong Aera. Kedua mata tajam Myungsoo melihat jelas Sooji berdiri tak jauh darinya namun tak ada pergerakkan dari bibir pria itu untuk mau menyapa wanita yang berstatus istrinya itu.
Tanpa melirik kearah Sooji, Myungsoo langsung berjalan
melewati istrinya dan berjalan masuk kedalam kamar nya, membaringkan Aera di ranjang lalu pria itu ikut berbaring disamping Aera. Ia sangat lelah, sibuk berkutik dengan dokumen yang tidak ada habisnya. Perutnya bahkan berteriak minta di isi, menginggat ia tadi melewatkan makan siangnya karena harus menjemput Aera di Sekolah, dan setelah itu ia terjebak dalam meeting yang membuatnya meningglkan Aera sendiri diruangannya. Seperti itu tiap hari hingga membuatnya terbiasa.
Terbiasa mengabaikan sosok wanita yang mengganti posisi mendiang istrinya.

Sedangkan Sooji, berdiri didepan pintu kamar Myungsoo dengan kedua tangan yang berada dikedua sisi tubuhnya mengepal, menahan nyeri yang tidak ada henti menyerang hatinya.

Tes- Air mata yang ditahannya langsung menetes membasahi kedua pipinya.
Tangan kanan Sooji terangkat menutup mulutnya, mencoba menahan isakan yang mungkin bisa menganggu penghuni dikamar itu.

Kau kuat, Ji!
---
"Sooji! "
"Ne? "
Soojung mendesis " tuh kan kau pasti tidak mendengarkan ku!"
"Aku dengar" bantah Sooji
"Apa? "
"Em-mm"
"Ck! " Sooji hanya menyengir mendengar decakan tak suka Soojung, ia sudah terbiasa akan itu.
"yaa, ada apa denganmu? Kau sakit? tidak enak badan?" tanya Soojung sambil menyentuh
kening Sooji "tidak panas.."
"aku tidak sakit, jadi berhentilah bertingkah seolah kau itu eomma ku" ucap Sooji
"lalu kau kenapa? Lesu sekali.. Apa karna suami mu itu?" Sooji hanya diam.
"Diam berarti iya, Astaga.. Sooji sudah berapa kali aku bilang padamu untuk bercerai darinya. Apa yang menahanmu sebenarnya? Kau bahkan tidak diperlakukan layaknya seorang istri! Ini sudah 2 tahun lamanya kau diperlakukan seperti itu! ucap Soojung mengebu.
Sooji hanya menggeleng pelan sambil tersenyum miris. Soojung benar, selama dua tahun ini ia bahkan lupa rasanya bahagia.
Jadi bolehkan dia menerima saran Soojung kali ini?
Apa dengan bercerai, ia bisa mendapatkan kebahagiaannya lagi?

FOR LIFEBaca cerita ini secara GRATIS!