Mobil Okta sampai di sebuah kantor yang hanya memiliki tiga lantai saja, Okta pun memberhentikan mobilnya di depan lobby dan menatap Risa yang duduk di jok sebelah. “Nanti pulang aku jemput yah.” Lalu Okta mengusap puncak kepala Risa.

“Aku bisa pulang sendiri kok, lagian kamu juga ada jadwal flight kan.” Tolak Risa dengan halus.

“Aku gak ada flight kok hari ini, pokoknya nanti aku jemput kamu, 30 menit sebelum jam pulang aku udah sampai disini lagi. Semangat yah untuk hari pertama magangnya.” Lalu Risa membuka pintu mobil dan beranjak keluar dari mobil Okta. Tapi ia terhenti sesaat lalu teringat akan bekal dari Mama Resti untuk Okta.

“oh iya, ini dari Mama. Sarapan untuk kamu.” Risa meletakkan kotak makan tersebut lalu berjalan menuju meja receptionist. Okta masih memandangi Risa saat ia berjalan memasuki kantornya. Setelah melihat Risa sudah beranjak dari meja receptionist Okta mulai meninggalkan kantor Risa.

Perasaan Risa campur aduk antara gugup karena hari pertama magang dan karena sikap Okta yang terlihat sangat berbeda. Memang dulu Risa sempat memiliki perasaan terhadap Okta namun ia buang perasaan itu jauh-jauh karena ternyata Okta baik kepada banyak wanita. She is not the only one. Risa berusaha menjauh dari Okta dengan cara berpacaran dengan laki-laki lain selama 2 tahun, namun disaat Risa dicampakkan oleh mantannya, Okta kembali hadir dan menemaninya disaat masa-masa sulit yang Risa hadapi. Hingga saat ini mereka  berdua terjebak dengan status yang tidak dapat dijelaskan seperti apa. Risa tidak mau terpaku pada pikirannya yang sedari tadi memikirkan Okta, hari ini adalah hari pertama magangnya dan ia tidak mau semuanya menjadi kacau karena ia tidak fokus.

Mbak Tannia yang merupakan staf HRD di kantor Risa, lalu mengajak Risa berkeliling dan memperkenalkan Risa ke semua divisi. Setelah selesai pekenalan dengan semua divisi, Risa duduk di mejanya yang tidak terlalu besar. Risa mulai dijelaskan beberapa job desk untuknya. Risa mengangguk-angguk tanda bahwa ia paham mengenai tugasnya. Karena hari ini adalah hari pertama magang, Risa hanya disuruh membaca buku mengenai pajak, dan hanya mengernyit saat ia melihat sampul buku tersebut yang tidak lain adahal buku yang ia gunakan juga di kampus.

Hari pertama magang belom terlalu banyak kegiatan karena Risa hanya membaca dan membaca. Mendekati jam pulang, Risa melihat ponselnya dan melihat ada sebuah pesan. Lalu ia membuka pesan tersebut  dan membacanya.

Okta Playboy
081514422660

Aku udah di parkiran kantor kamu yah (16:53)


Risa melihat ponselnya sambil tersenyum, entah mengapa ia tersenyum melihat sebuat pesan dari Okta sore ini. Okta sudah sampai di kantornya tapi jam pulangnya masih setengah jam lagi. Okta benar-benar telah berubah sekarang, dulu dia memang hanya bisa memberikan janji-janji manis tapi sekarang ia menepati janji yang telah dibuatnya sendiri. Risa mulai berpikir apakah ia harus memberikan kesempatan kepada Okta yang selama ini selalu ada untuknya. Tapi ia takut dikecewakan lagi seperti dua mantannya yang berselingkuh dengan wanita lain.
Apalagi Okta yang merupakan seorang pilot yang selalu dikelilingi dan dipuja oleh wanita-wanita yang jauh lebih cantik darinya. Ditambah lagi Okta yang juga selalu dekat dengan beberapa wanita, bukan hanya dirinya yang didekati Okta. Risa mengurungkan niatnya untuk memberikan kesempatan kepada Okta, karena ia tau kalau ia hanya akan merasa sakit hati jika selalu bersama laki-laki itu. Dan Risa memutuskan malam ini ia harus menjauhi Okta.

Risa berjalan menuruni setiap anak tangga di kantornya dan ternyata cuaca diluar sedang hujan cukup deras sehingga beberapa staf lain menunggu di depan lobby sambil berkumpul membicarakan sesuatu. Risa mengenali salah satu dari mereka, Mbak Tannia staf HRD yang mengenalkan Risa  dengan semua staf di kantornya.
Mereka semua sangat asik membicarakan sesuatu sambil menunjuk ke arah parkiran. Risa sengaja menunggu di depan pintu masuk supaya Okta bisa melihatnya dan menghampirinya. Samar terdengar suara pembicaraan Mbak Tannia dengan beberapa wanita lainnya.

aloneWhere stories live. Discover now