Pulang

89 2 0

Racun dimataku
Dan anai-anai
Menggigit tulang tubuhmu
Terbiar seorang kekasih
Pada ruang tidur
Dan mimpi yang hadir

Di pipiku
Ada langkahmu, perlahan
Seperti anak kecil
Dunia ketawa
Dan langkahku
Seperti langkahmu

Racun di bibirnya
Dan engkau mengucupku
Sebagai pemergian
Juga kematian seorang kekasih

Aku pulang
Menganyam takdir
   Dan Tuhanmu
Adalah Tuhan lelaki bahagia
Kau bahagiakan kamarnya
Sekadar untuk membunuh tidurku

Nota Kecil Seorang KekasihRead this story for FREE!