the end

7 1 0
                                        

Seorang gadis terlihat tengah berjalan dengan tatapan kosong.
Diantara banyaknya orang yang berlalu lalang ditrotoar.
"Cih" bibir kecilnya mendecih menunjukkan rasa muak dan lelah.
"Apa hanya aku yang hidup seperti ini?" gumamnya dalam hati memilih mengalihkan pandangan dari semua orang yang terlihat bahagia.
Membuatnya  menjadi buram terasa lebih baik.
Mata sipit itu melirik seragam yang tengah dikenakannya
Menghela nafas pelan.
Dan melanjutkan langkah kakinya yang terasa berat.
Sama sekali tidak memperhatikan sekeliling.
Termasuk lampu penyebrangan yang berwarna merah.
Brukkkkkk..
"Kyaaa... "Jerit seorang wanita paruh baya dipinggir jalan menyaksikan seorang gadis yang tertabrak .
Orang orang disekitar tempat kejadian berkerumun mendekat.
Menatap dengan miris dan kasihan, gadis yang tengah berbaring dengan kepala yang berlumuran darah itu.

'Sekarang semuanya akan berakhir kan? Gadis itu tersenyum kecil
Aku tidak pernah takut untuk mati..'
Matanya yang masih terbuka mentap wajah orang orang yang mengerumuninya
terlihat buram.
'Tuhan mengabulkan doaku dengan sangat cepat.'
dan segalanya menjadi hitam.

######

Disisi lain seorang namja tinggi tengah berjalan dengan wajah datarnya membuat beberapa yeoja yang melewatinya berbisik bisik mengatakan pujian akan ketampanannya.
Dengan seragam dan rambut yang berantakan memberikan kesan bad boy yang semakin membuatnya terlihat menawan.

Bruk.. Ckit....
namja itu menoleh penasaran melihat kecelekaan yang terjadi
Tidak ada yang menarik hari ini
Namja itu merasa sangat bosan.
Melihat sebuah kecelakaan terlihat sedikit menarik toh ia hanya akan melihat sebentar dan pergi.

Mata tajamnya mencuri pnadang disela sela kerumunan.
Darah...
Hal itu sama sekali tidak memvuatnya mengernyit jijik
Justru tatapan tajam dengan ekspresi datar  seperti sebelumnya yang tergambar.
Namja itu melangkah pergi dengan santai.
Menatap jalan di depannya.
Hingga di sebuah jalan sempit yang kumuh. Segerombolan pelajar dengan seragam yang berbeda datang
Dengan tiba tiba menyerang.
Pemuda itu berusaha melawan. Namun entah kenapa ditengah pertarungan sengit itu .
Ia berhenti
menatap sendu akan musuhnya.
"Hah... Lelah sekali.." ucapnya dengan senyum yang entah berarti apa.
Hanya berdiri diam saat salah seorang musuhnya tadi menghunuskan sebuah pisau kecil di dadanya.

Keut~

Next chap WHOLE NEW WORLD

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 04, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

BelovedWhere stories live. Discover now