LIMA BELAS

2.7K 196 8


"Lu ngapain sih ngajakin gue kesini" ucap Deandra kesal pada Glade

"Duduk sini" pinta Glade dengan suara super lembut

'Tuh kan bocah ngablu gini ubah ubah kek bunglon ' batin Deandra lelah dengan sikap Glade yang selalu berubah ubah

Sekarang mereka sedang ada di atap sekolah yang memang bisa melihat kota jakarta dari atas situ , Deandra duduk disamping Glade dengan mengerucutkan bibir nya membuat ia terlihat sangat gemas .

"Senyum dong" ujar Glade mengusap rambut Deandra lembut

"Udah si jujur aja kalau lu suka ama gue " tiba tiba Deandra menuturkan kata itu dengan wajah polos nya .

"Gue sayang lu ci" ujar Glade menimpali kata kata Deandra .

"Apa barusan lu bilang " tanya ulang Deandra karna  ucapan Glade terlalu cepat

"Bukan apa apa" ujae Glade yang membuat Deandra bingung

Mereka tengah duduk di bangku atas , masih terpaku dengan pikiran masing masing.

Glade ingin mengungkapkan perasaannya namun ia takut Deandra malah menjauhinya. Glade sudah terlalu dalam menyayangi Deandra hingga ia sangat takut kehilangan gadis di samping nya .

Di tempat lain , Satrio sedang duduk di samping Angel kekasih nya yang sedang asik dengan ponsel nya .

"Jel" panggil Satrio

"Hmm"jawab Angel masih fokus dengan ponsel nya .

"Gue udah capek datang kesini buat nyamperin ke kelas lu yang berisik nya kaya pasar , dan liat apa yang gue dapet DICUEKIN " ujar Satrio kesal pada Angel yang seakan akan ia dicampakan oleh gadis itu .

"Ihhh baper najis jadi cowo" teriak Angel ketika melihat Satrio meninggalkan kelasnya .

Satrio sangat mudah tersinggung hatinya , ia akan sangat marah jika kehadirannya seakan hanya angin lewat . Walau mempunyai hati lembut tapi jika marah semua akan merasa takut pada nya .

Bahkan ibu nya pun akan kewalahan jika emosi satrio sudah meningkat .

"Glade" ujar Deandra dengan menggoyang goyang tangan pria itu

"Hmmm"

"Gue laper "

"Oh"

"Anjiir emang ye lu , udah bawa gue kesini ga jelas sekarang gue laper di cuekin " dumel Deandra pada Glade

Tanpa berbicara , Glade menarik tangan Deandra kasar membuat Deandra merasa sakit di pergelangan tangan nya .

"Duduk" ucap Glade pada Deandra yang sudah ada dikantin .

Sedangkan Glade , dia memesan makanan tanpa menanyakan Deandra ingin makan apa .

"Sorry" ujar Glade dengan suara dingin nya

"For what? " tanya Deandra tak mengerti

"Tangan lu"

"Ohh ini gapapa ko "

Pesanan datang , 2 piring nasi goreng dan 2 es teh manis . Kantin sedang sepi karna jam pelajaran sedang di mulai , dan ini suatu keberuntungan untuk mereka berdua untuk makan berlama lama di kantin berdua .

...

"Itu kan bang Abi " tunjuk Pricila tepat kearah parkiran.

"Lahh iya ya " saut Chelsea

SHOVEL IQ KELABaca cerita ini secara GRATIS!