Episode 18 Part 2

2.9K 98 0

Ratu Yeonhwa datang menemui Ratu Yoo yang sedang sakit.

"Bagaimana keadaan ibu suri?" tanya Ratu.

"Tabib bilang bahwa Yang Mulia Ratu dan Raja harus mendampingi ibu suri"

"Jung. Panggilkan Jung untukku" kata Ratu Yoo memohon pada Ratu Yeonhwa.

"Aku akan memanggil Raja" kata Ratu Yeonhwa. Ratu Yoo menggelengkan kepalanya.

"Jung. Aku harus melihat Jung" kata Ratu Yoo dengan nafas yang terengah-engah.

Raja datang ke kamar Ratu Yoo.

"Aku yang akan merawat Ibu Suri mulai dari sekarang. Tidak boleh ada orang yang memasuki ruangan ini tanpa izinku" kata Raja.

Raja duduk disamping Ratu Yoo dan menyeka wajah Ratu Yoo.

"Kau harus segera sembuh" kata Raja.

Ratu Yoo tidak merasa senang dengan kehadiran Raja.





---








"Aku harus menemui Ibu Suri. Minggir" kata Pangeran Jung ingin memasuki Istana, tapi para penjaga istana menghalanginya.

"Minggir! Kubilang. Aku tidak akan pergi sampai aku melihat Ibuku. Minggir"









----












Soo menemani Raja makan.

"Izinkanlah Pangeran Jung masuk. Jika terjadi sesuatu pada Ibu Suri maka hal itu akan menghantuimu selamanya". kata Soo.

"Apa kau yang menulis surat pada Jung dan menyuruhnya kemari? Aku melarang semua orang mengirim surat untuknya. Hanya kau yang bisa melakukannya" kata Raja.

"Iya. Aku melakukannya. Dia sudah terpisah dari ibunya dan tidak bisa menemui ibunya, jadi kupikir dia harus ada mendampingi Ibu Suri yang sedang sakit"

"Dia akan dihukum mati atas kembalinya dia Songak"

"Yang Mulia"

"Lupakan saja itu. Beruntunglah kalau aku tidak membunuhnya" kata Raja bangkit berdiri. "Jika kau membiarkan Jung masuk ke Istana. Aku tidak akan diam saja. Meskipun itu kau". kata Raja lalu pergi.








---










Pangeran Jung telah berhari-hari berdiri di luar istana. Ia sudah sangat kelelahan namun ia masih berusaha untuk tetap tegak berdiri.

Pangeran Baek Ah datang membawakan botol berisi air. Pangeran Jung pun menyiramkan air itu ke atas kepalanya.










---










Raja masuk ke kamar Ratu Yoo. Raja menyuapkan sesendok air pada Ratu Yoo, tapi Ratu Yoo tetap menutup rapat mulutnya.

"Sudah lima hari dan ibu bahkan tidak mau meminum air yang aku berikan kepadamu. Apa kau berencana mati seperti ini?" tanya Raja.

"Jung. Jung. Jung" panggil Ratu Yoo dengan nafas yang sudah terputus-putus.

"Lihatlah. Siapa putra yang ada disisi Ibu sekarang? Si hebat dan sempurna Yo sudah tiada sekarang. Jung anak kesayangan Ibu pun tidak bisa berada disisimu. Hanya aku disini. Aku telah menjadi raja dan aku melindungi Ibu"

Ratu Yoo yang sudah tak mampu lagi berbicara, ia pun teringat ucapan Raja Gwangjong Wang So saat ia menolaknya sebagai anak, saat itu Raja berjanji akan memastikan Ratu Yoo hanya melihatnya.

Moon Lovers : Scarlet Heart RyeoBaca cerita ini secara GRATIS!