Episode 18 Part 1

3.3K 102 0


"Aku akan menikah dengan Raja. Aku akan menjadi istri Raja. Aku akan menjadi Ratu" kata Putri Yeonhwa pada Soo.

"Kecuali aku mendengarnya sendiri dari Raja, aku tidak akan percaya omonganmu" kata Soo tidak percaya.

"Ada beberapa hal yang tak bisa dikatakan oleh Raja. Semua keluarga berunding menggulingkan Raja. Dia membatalkan pemindahan ibukota ke Seokyeong. Keluarga Ratu Yoo dari Chungju cemas karena seseorang yang mereka aniaya menjadi Raja. Juga keluarga yang berpengaruh di Songak. Kau paham kan? Hal-hal seperti ini yang tak dibicarakan oleh Raja kepadamu. Ruangan kecil dan indah tempat kau menunggunya, bagimu itu sudah cukup. Namun jika seorang wanita yang puas hanya dengan suatu ruangan bisa menjadi Ratu, masa depan bangsa ini akan suram. Yang Mulia Raja pasti dipaksa untuk turun tahta".

"Yang Mulia..."

"Kau tadi bilang kau bisa mencegahnya?"

"Satu hal lagi. Seorang Raja tidak bisa menikahi seorang wanita yang memiliki bekas luka" kata Putri Yeonhwa.

Soo terkejut ketika mengingat bekas luka di pergelangan tangannya.

"Aku sudah menjelaskan padamu tadi kalau kita bisa hidup berdampingan bersama-sama. Keadaan semakin parah atau tidak, itu ada di keputusanmu. Aku anggota keluarga Hwangbo dari Hwangju. Aku putri mendiang Raja Taejo. Kalau bukan aku, siapa yang bisa melindunginya?" kata Putri Yeonhwa sudah merasa menang dari Soo.

Putri Yeonhwa pergi meninggalkan kamar Soo. Sedangkan, Soo hanya terdiam.







---






"Dia tidak bisa menjadi seorang Ratu". kata Pangeran Wook pada Raja Gwangjong.

"Kalau aku bilang, aku akan menikahinya. Aku akan menikahinya" kata Raja Gwangjong.

"Kau sudah lupa rupanya. Hae Soo pernah menolak menikah dengan mendiang Raja Taejo dengan melukai tangannya sendiri. Seorang wanita yang memiliki bekas luka tidak bisa menikah dengan Raja. Jika kau bersikeras ingin menikahinya, ada satu hal yang bisa kau lakukan. Kau bisa melepaskan tahtamu. Mana yang akan kau lepaskan? Tahta? Atau Hae Soo?" 

"Aku tidak akan melepaskan kedua-duanya" kata Raja Gwangjong tersenyum.  "Kalau orang lain mungkin bisa melepaskan salah satunya" sindir Raja Gwangjong. "Aku duduk diatas tahta untuk mendapatkan segalanya. Jadi, apa kau pikir aku akan melepaskan Hae Soo karena luka di tubuhnya? Aku menjadi seorang Raja dengan wajah seperti ini" kata Raja Gwangjong menunjuk wajahnya dan tersenyum pada Pangeran Wook.




---





Soo dan Raja Gwangjong Wang So makan malam bersama, mereka makan dalam diam.








---











"Aku diutus untuk menyampaikan berita padamu. Keluarga Yoo ingin melepaskan diri dari Goryeo. Para menteri mengajukan penanganan atas militer dan pajak lagi." kata seorang pejabat kerajaan pada Raja Gwangjong.

"Karena pemindahan ibukota ke Seokyeong telah dibatalkan, keluarga berkuasa dari Seokyeong selalu protes" kata Pangeran Baek Ah.

"Keluarga Yoo dari Chungju dan keluarga Hwangbo dari Hwangju keduanya sedang menentang kalian. Pertarungan ini tidak akan berhenti segera".

"Kurasa kau mencoba untuk mengatakan hal yang lain. Jangan bicara bertele-tele" kata Raja Gwangjong meminta pejabat itu langsung mengungkapkan maksudnya.

"Kalau begitu aku bicara langsung sekarang. Kau harus menikahi Putri Yeonhwa anggota keluarga Hwangbo. Jika kau menikahi Putri Yeonhwa, semua masalah akan teratasi. Begitulah pendapat kami"

Moon Lovers : Scarlet Heart RyeoBaca cerita ini secara GRATIS!