TIGA

4.2K 259 5


Chelsea sudah datang lebih dulu dibanding dengan Deandra dan Pricila, ia jarang sekali berangkat bareng mekera berdua. Ketika asik dengan handphonenya Glade masuk kelas, Chelsea bingung karen baru melihatnya, apa ini yang dimaksud Pricila kemarin pikirnya. Sera teman sebangku Chelsea datang, tanpa pikir panjang Chelsea menarik tangan Sera dengan paksa membuat Sera mengaduh kesakitan.

"Sakit ih" kata Sera ketika sudah duduk di samping Chelsea.

"Heheheh maaf, gue mau nanya itu cowok siapa dibelakang " ucap Chelsea menanyakan Glade pada Sera.

"Ohhh itu anak baru namanya Glade, kenapa? Cakep ya? Tapi sayang cuek" jawab Sera mengakui kalau Glade memang ganteng.

Chelsea hanya ber 'ohh' ria dia berpikir mungkin memang benar kalau cowok yang bernama Glade itu yang membuat Deandra, sahabatnya menjadi galau. 'Pantes aja galau, lah orangnya cakep sih' batin Chelsea.

Mario datang bersama Satrio. Deandra, Pricila dan Chelsea sedang asik bercerita berhenti karna kedua sahabat Deandra yang tak henti menatap Satrio dan Mario. Ya Chelsea juga sudah lama menyukai Mario dan nasib nya sama seperti Pricila , Mario sudah memiliki kekasih namun jauh, ya bisa dibilang menjalani hubungan  LDR . Jadi ketiga wanita yang bersahabat itu mempunyai nasib yang sama.

"Eh lu berdua liatin nya biasa aja kek, berasa liat jb lewat dah " ucap Deandra sebari menutup mata kedua sahabat nya dengan telapak tangannya .

Hari ini hari yang gembira, bertemu sang kekasih betapa indah nya hooo.

Satrio bernyanyi lagu Slank yang ulang tahun namun ia aransemen liriknya.

"Apaansi si kunyuk nyanyi nya " komentar Pricila tak suka mendengarnya karna cemburu.

Sedangkan Deandra asik dengan hpnya dan Chelsea kembali pada tempat duduknya.

"Deyy" panggil Satrio pada Deandra.

"Oy" jawab Deandra tanpa menoleh,

"Kaga jadi lah" jawab Satrio, dia terkadang suka tidak jelas memang.

"Cieeee gledek lagi chattingan ama bebeb Kanya" teriak Satrio sengaja melakukan nya.

' Deg '

Deandra merasa sesak tiba-tiba mendengar nama Kanya disebutkan, mungkin benar ia menyukai Glade dan tidak menyukai mendengar hal tersebut tadi. .

"Berisik"kata Glade. Murid yang lain mendengar itu ada respon yang biasa saja ada yang tidak suka ada juga yang risih dengan kelakuan Satrio.

...

Deandra sedang duduk di caffe seorang diri, ia menatap kearah luar berharap hujan segera berhenti, karna ia mempunyai alergi pada air hujan. Deandra hanya mengaduk- aduk coklat panasnya, ia masih memikirkan Glade.

I come to you now and i need you
But why the way wait to come see you
And i was try to do this
On my own, i was wrong
Cause only with you can i move on

Potongan lagu dari  'Bruno mars - Move on ' yang terputar di caffe itu mengingatkannya pada Rendy. Deandra masih sering memikirkan Rendy karna mungkin memang Rendy mantan yang paling ia sayang, ia menjalin hubungan selama dua tahun bersama Rendy.

Rendy yang selalu mengerti Deandra, yang selalu ada disamping Deandra. Namun hubungan mereka hancur karna Deandra yang terlalu dekat dengan Frans sahabat Deandra sejak SMP, Rendy cemburu karna ia tau Frans memiliki rasa lebih dari seorang sahabat pada Deandra, dan pada akhirnya ia memutus kan untuk mengakhiri hubungannya dengan Deandra.

Di tengah asiknya Deandra melamun tiba-tiba seseorang duduk didepan Deandra , membuat lamunan Deandra buyar dan terfokus pada pria didepannya .

"Lahh ko lu disini" tanya Deandra pada pria dihadapannya sekarang .

"Tempat umum"jawab pria itu dengan singkat ,

'ehh buset cuek amat bang, tapi kenapa lu dateng si buat jantung gue mau copot ae dah' gumam Deandra dalam hati . Awkward yang terjadi pada mereka berdua, tak ada yang memulai perbincangan lebih dulu.

"Lu sendiri aja apa lagi nunggu orang" Tanya Glade tiba-tiba Yang membuat Deandra gugup.

"Hah, hmmm i...iya sendiri aja " jawab Deandra terbata-bata.

"Gausah gugup gue bukan setan" ujar Glade mencairkan suasana.

"Hmmm gue boleh nanya ga? " ucap Deandra denga mengumpulkan keberaniannya.

"Hmmm"hanya dehaman saja yang keluar dari mulut Glade.

Deandra bingung itu jawaban iya atau tidak, ia masih memikirkan untuk lanjut bertanya atau tidak.

Dengan keberanian nya lagi Deandra bertanya "kemaren gue liat lu di caffe deket mall sama cewek, itu cewek lu ya ?" tanya Deandra setelah berpikir panjang .

"Iya dia cewek gue" jawab Glade cepat . Mendengar fakta yang keluar langsung dari mulut pria yang ia suka tentu sakit , Deandra hanya diam tanpa bicara lagi setelah mendengar itu.

...

Deandra sudah sampai didepan rumahnya ia masuk memarkirkan mobil nya di bagasi rumahnya.

"Deandra pulang" teriak Deandra saat membuka pintu rumah yang disambut hangat oleh Bundanya .

"Anak bunda yang cantik udah pulang, ga keujanan kan tadi" kata Bunda dengan ramah,

"Engga ko Bun tadi aku mampir dulu di caffe, yaudah aku naik ke atas ya Bun mau mandi " jawab Deandra sebari mencium pipi bunda nya.

Cewek cans

Deandra : guys tadi gue ngobrol bareng sama

Glade di caffe depan sekolah

Chelsea : aseeeek pdkt nih

Pricila : pantes minta gue balik duluan

Deandra : apasi orang gue ga sengaja ketemu sama dia, terus gue nanya ternyata dia bener pacaran sama Kanya. Dan asal kalian tau dia ngomong bener-bener cuek banget deh.

Chelsea : patut di perjuangkan

Pricila : patut di perjuangkan (2)

Deandra tersenyum melihat respon para sahabatnya, ia merasa beruntung memiliki sahabat seperti mereka yang selalu mensuportnya.

...


Sorry ya gaes kalau cerita nya gajelas terus banyak typo nya.

Dan aku mau ingetin jangan lupa vote and comment kalian yak. Thanks to read this storu 😍

And keep reading, see u next part 🖤

SHOVEL IQ KELABaca cerita ini secara GRATIS!