7. Cemburu

537 105 2

RAKA POV

Radit? Siapa Radit? Terus kenapa Kimi jadi cengengesan ganjen gitu pas Mas Putra nanya soal Radit?

"Udah, dia WA gue ko Mas." Jawab Kimi.

Dih dia WA-an ama siapa? Radit? Shit jangan bilang dia lagi deket sama cowo! No! No! No! She's mine! Okee kenapa aku jadi protektif parah ya? Padahal Kimi selalu nyantai kalo aku punya pacar.

Beda! Beda situasi! Dia nyantai karena ga ada rasa terhadapku. Aku ada rasa sama dia. Mangkanya aku gamau dia punya pacar. Shit mendadak aku jadi ga napsu makan. Padahal aku laper parah! Sumpah!

"Yaudah lanjutin aja Kim. Kali aja jadi hahahaha duluan yaa!" Kata Mas Putra, kemudian ia pamit. Aku hanya tersenyum sinis melihatnya.

Kimi melanjutkan makannya, aku cuma ngambil french fries milikku. Udah ga napsu ngabisin nasi+ayam. Shit!

"Siapa Radit?"

"Inget cowo yang bantuin kita lipet tenda? Selain Fauzi?"

"Inget. Itu orangnya?"

"Yups! Ganteng yaa! Baik lagi."

"Biasa aja. Gantengan gue!"

"Dih! Lo ga lanjut makannya?"

"Kalo lo mau abisin aja!"

"Ga ah gue kenyang banget." Jawab Kimi.

"Balik yu!"

"Ayok!"

Pulangnya giliranku yang menyetir. Kimi asik dengan ponselnya. Ini dia lagi chat sama si Radit itu? Duh please jangan!

Rumahku masih sepi saat kami pulang.

"Rak gue di sini dulu ya. Emak gue juga belum pulang pasti."

Aku hanya mengangguk. Kimi langsung masuk ke kamarku dan tiduran di kasurku. Aku menarik bagian bawah kasurku dan rebahan disitu.

"Kim?"

"Hemmm!"

"Lagi ngapain sih lo?"

"Upload foto yang kemaren!"

"Mau dong! Kirim ke WA!"

"Jangan WA deh. Gue males buka WA harus bales chat Radit."

"Lha emang kenapa?"

"Garing aja gitu chat sama dia off topic!"

Tanpa sadar aku tersenyum. Good! Udah kamu lagi sama aku Kim jangan sama yang laen. Terus sama aku juga gapapa! Batinku.

"ShareIt aja!" Usulku.

"Okay!"

Kimi mengirim semua foto saat kami naik gunung kemaren. Dan ternyata banyak juga foto candid-ku. Ngapain coba ini anak fotoin aku? Lagi cium bunga Edelweis (yang ternyata ga wangi hahaha), lagi cape duduk di batu dan hal konyol lain yang aku lakuin. Tapi hasil jepretannya bagus sih.

Aku juga mengupload foto. Tapi hanya yang bersama Kimi. Entah lah aku seperti ingin memamerkan semua kebersamaanku dengannya.

"Kim?" Panggilku.

Kimi tak menyahut. Aku bangun dan duduk. Ternyata dia tidur. Karena gatau harus ngapain ya aku ngambil 1 bantal dari kasur atas dan tidur di kasur bawah.

****

Massa izinku sudah berakhir. Penelitian di Mulai. Professor Martin, dosen pembimbingku dalam penelitian ini sangat baik dan bijak. Ia mau mengajariku hal yang tidak ku mengerti. Biasanya dosen kalo mahasiswanya ga ngerti apalagi soal penelitian di suruh cari tau sendiri. Tapi beliau enggak. Beliau mau ngajarin semua.

I CHOOSE YOU ✔Baca cerita ini secara GRATIS!