Episode 8 Part 2

4.7K 219 2
                                    

Raja mengambil satu nama Pangeran dari lguci yang dipegang oleh Jimong.

"Pangeran keempat, Wang So". kata Raja menyebutkan nama yang terpilih untuk ritual hujan.

"Apa?"Semua kaget mendengarnya.

So juga terkejut namanya disebut sebagai penganti Putra Mahkota untuk melakukan ritual hujan.

Semua orang dibelakang saling berbisik karena Pangeran So yang terpilih.

"Ini adalah kehendak Langit. Kau yang akan memimpin ritual hujan." Kata Raja.

"Saya bersedia melakukannya". kata Pangeran So yang tidak bisa menolak titah Raja.



---



Pangeran So dan Jimong berbicara berdua.

"Apa ini masuk akal kalau aku yang terpilih?" kata Pangeran So masih belum percaya jika ia yang terpilih.

"Sepertinya Langit merasa kau dibutuhkan" kata Jimong sambil tertawa. "Apa yang kau khawatirkan. langit sudah memilihmu, Yang Mulia. Tidak baik meragukan dirimu sendiri".

"Ya, Aku memang terpilih"





---






Ritual turun hujan pun dimulai, semua anggota kerajaan menunggu di Istana. Sedangkan Pangeran So harus diarak berkeliling dengan menaiki tandu.

Rakyat juga memohon hujan.

"Karuniailah kami hujan. Hujan turunlah"

"Hujan turunlah. Karuniailah kami hujan"

Pangeran  So turun dari tandunya namun terlihat ragu.

Jimong memberikan guci sebagai tanda ritual akan dimulai.

"Siapa itu?" kata Rakyat yang melihat Pangeran So.

"Hei, ada apa ini? Bukankah ia Pangeran Keempat"

"Pangeran Keempat?"

"Benar, ia Pangeran Keempat"

"Mana bisa pria bertopeng memimpin upacara ritual hujan. Bagaimana kalau kau membuat langit akan marah?"

"Dia itu monster, bukan manusia! Aigoo! Ini nasib buruk." Teriak yang lainya.

"Kita butuh seseorang untuk mendatangkan hujan." Teriak seorang pria lalu melemparkan tanah ke wajah Pangeran So.

Semua pun ikut melemparkan tanah dan batu pada Pangeran So.

Pengawal  kerajaan mencoba menghalanginya, tapi rakyat tetap melemparkan tanah dan batu kepada Pangeran So.




---





Di dalam istana semua gelisah.

"Berikanlah kami seorang putera untuk mendatangkan hujan! Yang Mulia, apa Anda mengabaikan rakyatmu? Izinkan kami masuk!" teriak Rakyat daru luar Istana.

"Yang Mulia, Izinkan kami masuk!"

"Yang Mulia apa anda mengabaikan kami"

Ratu Yoo tersenyum mengejek.

Pangeran So masuk ke dalam istana dengan  baju yang kotor penuh tanah.

Semua kaget melihatnya. Soo yang berdiri di barisan para pelayan juga terkejut dan ia menundukkan kepalanya.

Pangeran begitu terpukul dengan apa yang rakyat lakukan padanya. Ia kecewa saat melihat Raja memalingkan wajahnya. Ratu Yoo dan Pangeran Yo tersenyum mengejek melihatnya. Soo pun menundukkan kepalanya tidak mau menetapnya. Tapi Soo kembali menatapnya.

Moon Lovers : Scarlet Heart RyeoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang