Episode 6 Part 2

Mulai dari awal

“Apapun alasannya, dia tadi bisa lari jika memang dia yang menginginkannya. Tidak ada yang bisa menghentikan ini sekarang.” Kata Pangeran So tak peduli.

"Hyungnim" kata Baek Ah masih memohon.

“Apa kau, memiliki perasaan padanya? Inikah alasannya kau melakukan ini?" tanya Pangeran So penuh curiga.

“Bukan begitu...., yang jelas dia sedikit spesial bagiku.” Kata Pangeran Baek Ah.

"Waktu itu setelah Myunghee Noonim meninggal dunia kami pergi minum bersama setiap hari" cerita Pangeran Baek Ah.

Flash Back

Pangeran Baek Ah dan Soo minum-minum berdua.

"Kalau kau menyukai Unni kenapa tidak pernah  menyatakan perasaanmu padanya?" tanya Soo pada Pangeran Baek Ah.

"Itu karena ibuku... Ibuku dulu adalah anggota keluarga kerajaan Shilla yang sudah runtuh". jawab Pangeran Baek Ah. “Kami semua mungkin saja pangeran,tapi tidak semua berada di tingkatkan yang sama. Dulu, keluargamu sangat terpandang. Aku tidak dalam posisi untuk meminta Myung Hee sebagai istriku.” Jelas Pangeran Baek Ah, alasan dia tidak menyatakan perasaannya karena ia bukan Pangeran yang berkedudukan tinggi untuk bisa meminang Nyonya Hae yang berasal dari keluarga bangsawan yang terpandang.

“Ah, lagi-lagi kau seperti itu!!! Tolong berhenti berbicara meminta orang atau apapun itu. Di tempat ini semua orang memperlakukan orang lain seperti barang. Tunggu saja seribu tahun lagi. Tidak ada yang namanya kasta-kasta seperti ini lagi dan Tidak ada orang yang lebih rendah darimu. Pangeran? Apa itu?” Kata Soo dalam keadaan mabuk, ia kesal karena semua harus berdasarkan kasta.

"Berhati-hatilah kalau bicara. Memang kita bisa hidup berapa lama lagi?" kata Pangeran Baek Ah panik mendengar perkataan Soo, ia langsung menyumpal mulut Soo agar diam.

"Kau selalu bicara"

"Diam"

"Pangeran, Statusmu ini, Status mu yang seperti itu"

“Pangeran Baek Ah... lihat ini. Kau bisa saja hidup dengan baik, dan tiba-tiba mati suatu hari nanti. Kau bisa saja jatuh dari langit dan tiba-tiba hidup di tempat seperti ini. Jadi, ikuti saja hatimu dan hidup dengan bahagia. Lakukan apapun yang kau mau dan jalani hidupmu seperti yang kau inginkan. okay?” Ucap Soo menasehati Pangeran Baek Ah dengan membentuk tanda Okay di tangannya.

"Okay" kata Pangeran Baek Ah meniru Soo, ia juga membentuk tanda Okay di tangannya.

Pangeran Baek Ah sangat kagum dengan cara pandang Soo.

Flash Back End

"Kau diam saja dan mendengarkan pembicarannya yang tak jelas itu?" kata Pangeran So heran sekaligus terkejut kenapa Pangeran Baek Ah diam saja padahal Soo sudah mengatakan hal yang berbahaya.

"Tapi yang dikatakannya itu benar. Lihatlah Goryeo ini hubungan keluarga sangat diutamakan" kata Pangeran Baek Ah yang setuju dengan cara pandang Soo.

“Kau hanya akan diperlakukan dengan baik jika kau lahir dari keluarga yang baik dan penampilan yang menarik. Kau akan mendapat pengakuan jika kau menikah dengan orang yang tepat. Hal seperti ini rasanya sudah buruk untuk kita, padahal kita seorang pangeran. Bagaimana rasanya untuk orang biasa?” ucap Pangeran Baek Ah.

“Lalu Apa Kau ingin menggulingkan tahta? Apa kau akan mengubah negeri ini?” ucap Pangeran So

“Aku hanya ingin bebas. Kau juga ingin hal itu. Lalu Bagaimana dengan Hae Soo? Bagaimana bisa gadis yatim piatu sepertinya hidup di tempat seperti ini? Setelah hari ini... dia tidak akan pernah bisa bertemu raja. Dia akan tersiksa dan mati seperti ini.” tegas Pangeran Baek Ah.







Moon Lovers : Scarlet Heart RyeoBaca cerita ini secara GRATIS!