ONE

14.7K 644 16

Hai semua

Happy reading 😍😍😍

tinggalkan vote, komentar dan sarannya ya

------------------------------------------------------

AUTHOR'S POV

Hari ini adalah hari pernikahan Kanza dengan Adam dan sebentar lagi acara ijab qabul akan dimulai.

Jantung Kanza berdegup kencang.
Kanza dari tadi hanya bisa bershalawat dalam hati untuk menenangkan hati dan pikirannya.

Kanza masih bingung dengan keputusannya apakah ia akan mencintai Adam atau tidak? Apakah rumah tangganya akan baik-baik saja? Bagaimana rasanya menikah dengan orang yang tidak ia cintai? Itulah berbagai pertanyaan yang berputar dalam otaknya.

Lagi pula Kanza tidak bisa membatalkan pernikahan ini dan jalan satu-satunya adalah menerima dan memulai semuanya dan semoga Allah selalu bersamanya.

Dilain tempat, Adam yang juga gugup terus berdoa agar pernikahannya dilancarkan.

"Adam, kenapa jasnya belum dipakai?" Tanya papanya.

"Sebentar lagi pa," sambil menetralkan detak jantungnya.

"Ucapkan basmalah, semoga Allah melancarkan semuanya." Sambil menepuk pelan bahu Adam.

Adam pun mengucapkan basmalah didalam hati dan berdoa akan pernikahannya berjalan dengan lancar.

"Ayo nak, semua orang sudah menunggu." Ucap mama Adam dari balik pintu.

Adam pun bersiap menuju tempat akad nikah berlangsung.

Setelah menunggu sekian lama, akhirnya Kanza bisa mendengar Adam mengucapkan ijab qabul dengan satu tarikan nafas. Dan itu langsung membuat Kanza serasa meleleh mendengarnya karena Allah telah melancarkan semuanya.

Setelah Adam mengucapkan ijab qabul, mama memanggil Kanza keluar untuk menemui Adam yang sekarang statusnya adalah suaminya.

"Kamu cantik sekali." Bisik Adam ditelinga Kanza saat Kanza baru saja menemuinya. Dan entah kenapa saat mendengar itu pipi Kanza merona, semoga Adam tidak melihatnya ucapnya dalam hati.

Adam meraih tangan Kanza untuk duduk di depan ayahnya untuk menandatangani surat nikah. Setelah itu Adam mulai memasangkan cincin ke jari manis Kanza begitupun sebaliknya. Kemudian dengan gugup Kanza mengambil tangan Adam dan mencium punggung tangannya dan Adam membalas dengan mencium kening Kanza dengan penuh cinta.

Setelah acara itu, Kanza dan Adam menyempatkan diri untuk bertemu para tamu.

Saat ini mereka sedang bersama dengan Gita, Max, David, Taylor, dan Bagas juga bergabung dengan mereka. Saat mereka sedang mengobrol, Jesser datang mendekati mereka dan itu membuat Kanza terkejut.

"Bukannya ia sudah pergi?" Tanya Kanza dalam hati.

"Hai..." Ucapnya sambil terus menatap Kanza dan Adam sedikit risih melihatnya.

"Hai..." Ucap mereka semua.

"Maaf bila mengejutkan, aku datang kesini hanya untuk mengucapkan selamat. Selamat untuk pernikahan kalian." Ucapnya sambil mengulurkan tangan pada Adam.

"Terima kasih." Ucap Adam sambil menjabat tangannya.

"Oke, aku harus pergi. Terima kasih telah menerima kedatanganku, Sampai jumpa." Ucapnya sambil menatap lurus kearah Kanza dan itu membuat Adam dan Kanza risih.

"Sampai jumpa." Kali ini Kanzalah yang menjawab karena ia merasa bahwa Jesser sudah mengikhlaskan semuanya. Dan jesser membalasnya dengan senyuman.

Cinta Karena Allah ( After Married )Baca cerita ini secara GRATIS!