Episode 5 Part 1

3.9K 146 2

Raja Taejo Wang Geon berdoa dan memberi penghormatan kepada para leluhur di kuil.

Kedua Ratu, Putra Mahkota dan Para Pangeran juga ikut menemani Raja.

Para Pangeran menundukkan kepalanya dan Pangeran So yang tidak mengerti acara ini pun segera menundukkan kepalanya mengikuti saudara-saudaranya. Ini pertama kalinya Pangeran So mengikuti acara seperti ini.

Sedangkan Pangeran Eun tidak dapat menahan kantuknya, ia terantuk-antuk hingga menyandar ke pundak Pangeran Won yang ada disebelahnya. Tidak nyaman disandari adiknya Pangeran Won mendorong kepala Pangeran Eun, tapi Pangeran Eun kembali bersandar ke pundak Pangeran Won, Pangeran Won ke Mbak mendorongnya hingga Pangeran Eun menyeruduk Pangeran Yo yang ada di depannya. Pangeran Eun pun kembali sadar dan langsung berdiri menegakkan tubuhnya.

Raja sudah selesai berdoa, ia keluar dari kuil dan saat hendak pergi ia melewati Para Pangeran. Raja berhenti sejenak di depan Pangeran So dan melirik Pangeran So yang sudah Rapi dengan pakaian pangeran berwarna hitam.

Ratu Yoo menatap dengan tatapan sinis ke arah Pangeran So. Ratu Yoo sungguh kesal karena Putranya yang dianggap pembawa sial itu tinggal di istana. Setelah itu Raja langsung berjalan pergi tanpa sepatah kata.


---


Pangeran So membawa barang-barangnya ke tempat Jimong.

"Kenapa kesini?" tanya Jimong melihat kedatangan Pangeran So.

Pangeran So melemparkan barangnya ke Jimong yang ada dibelakangnya.

"Tempat tinggal para Pangeran lebih mewah dan bersih. Kenapa kau memaksa untuk tinggal disini?" kata Jimong. Pangeran So membuka pintu kearah balkon dan pergi ke balkon tanpa memperdulikan Jimong yang terus protes.

"Disinilah aku menghabiskan waktuku. Ini adalah tempatku" protes Jimong kesal karena Pangeran So memilih tinggal di tempatnya.

Dengan santainya Pangeran So berbaring di balkon. ”Ini istana Raja. Kau bilang ini punyamu”. kata Pangeran So.

”Ahh, bukan itu maksudku." kata Jimong.

"Baguslah kalau begitu" kata Pangeran So.

"Memaksa masuk rumah orang iti salah. Apa boleh seorang pangeran melakukan itu?”. kata Jimong

”Aku tidak bisa melihat langit dari kamarku. Aku juga tidak bisa melihat bintang yang hanya bersinar di Goryeo”. kata Pangeran So dengan senyum bahagia sambil menatap langit malam yang penuh bintang.

"Bintang yang hanya bersinar di Goryeo? Memang ada yang seperti itu" kata Jimong heran. Jimong ikut melihat kearah langit.


---


Keesokan harinya di kediaman Pangeran Wook.

"Kacang hijau, murbei, umbi-umbian, buttercup, akar trikosanthes, minyak narwastu, galanga, sweetgrass, dupa. Wah lihat semua ini" kata Chaeryung melihat banyak sekali tanaman herbal.

Soo bahagia melihat banyaknya tanaman herbal di hadapannya.

"Pangeran kedelapan yang mengirim semua ini" kata Nyonya Hae.

"Pangeran?" kata Soo terkejut.

"Bukankah kau ingin mencari sesuatu yang Kau sukai. Dia bilang Kau suka dengan tanaman herbal." Kata Nyonya Hae.

Soo tersenyum mendengarnya.

"Tapi, apa yang ingin kau buat dengan semua ini?" tanya Nyonya Hae

"Sabun. Aku akan membuatkanmu sabun" kata Soo semangat.

Moon Lovers : Scarlet Heart RyeoBaca cerita ini secara GRATIS!