EPILOG 2

65.1K 1.6K 44

atas permintaan

descasyaira aku buat epilog ke 2 ^^

selamat membaca~

****

“Queen coba yang ini sayang.” Mom Sara berkata

“ini sangat indah mom.” Kata Queen yang mengambil gaun pengantin itu dari Sara

Saat ini mereka berada di salah satu toko yang menjual gaun pengantin paling eksklusif di ibukota setelah dua minggu sebelumnya tepatnya saat malam pembalasan dendamnya yang sangat manis, setelah mereka bercinta

Mereka sedang bermalas-malasan dengan kepala Queen bersandar di dada Marcus memainkan jari-jarinya di dada pria itu sedangkan tangan Marcus memainkan rambutnya saat pria itu menangkup kepalanya hingga mata mereka bertatapan.

“ada apa?” Queen mengernyitkan dahi melihat tatapan serius pria itu

“Queen maukah kau menikah denganku dan memiliki anak-anak nakal yang akan membuatku pusing dengan tingkah mereka?”

“anak-anak? Lebih dari satu?” Queen menaikkan sebelah alisnya

“tentu saja. Aku tidak ingin anak kita kesepian dan kita bisa mencicilnya sekarang kalau kau mau.” Dan Marcus langsung mencuri ciuman dari wanita itu

“bagimana? Apa jawabanmu?” Tanya Marcus saat mereka selesai berciuman. Ada nada tidak yakin yang biasanya tidak ada di suara pria itu.

“tentu saja aku mau.” Ucap Queen tersenyum bahagia.

“ini sangat cocok dan pas denganmu!” terdengar seruan ibu Santi menyadarkan Queen dari lamunannya.

Melihat dress itu yang melekat dengan pas di tubuhnya Queen mau tidak mau setuju dengan ibunya dress itu membuatnya merasa cantik.

“aku tidak sabar sampai Marcus melihatmu nanti.” Mom Sara berkata dengan nada kagum

“benar” timpal Ibu Santi. Yah kedua wanita itu langsung akrab saat pertemuan pertama mereka.

“kalau begitu aku hmmmppp….” Kata-kata Queen terpotong saat rasa mual melandanya. Iapun berlari ke kamar mandi yang ada di toko itu kemudian memuntahkan semua sarapannya.

“kau tidak apa-apa sayang?” Tanya Ibu cemas dan mom Sara juga memasang raut wajah cemas.

Queen yang tidak nyaman menjadi pusat perhatian berusaha menenagkan mereka “aku tid…ummpppp…” menutup mulut tepat waktu ia kembali mengeluarkan semua isi perutnya.

“Queen apakah kau…”ucapan ibunya terpotong dengan seruan mom Sara

“Astaga kita akan jadi nenek!”

***

Sekitar 8 bulan kemudian

“DIMANA PRIA BRENGSEK ITU!” seru Queen di sela-sela kontraksinya

“kak Marcus sedang dalam perjalanan, kak” Zara menjawab dengan sabar

“suruh dia cepat… datang dan… masuk.” Queen terengah-engah dan melanjutkan “Kalau dia tidak mau akan kutendang bokongnya.” Ucapnya dalam satu hembusan napas.

“Queen, baby” panggil Marcus yang terlihat panik.

“ooh..baguslah kau sudah datang jadi aku tidak perlu menendang bokongmu.” Erang Queen

Marcus menatap Queen bingung lalu menatap adik ipasnya dengan pandangan bertanya yang dibalas Zara dengan pandangan geli tetapi tidak berkata apa-apa.

Dan beberapa jam kemudian setelah sumpah serapah Queen yang menyumpahi suaminya maupun dokter yang membantu persalinan lahirlah Aidan  Alvian Pratista, anak pertama mereka dengan memiliki hidung ayahnya dan bibir mungil ibunya bisa dipastikan anak itu akan tumbuh menjadi pria tampan dan banyak menawan hati para wanita.

The End

Because You're MineRead this story for FREE!