-BAEKHYUN POV-

Pagi ini aku pergi kerumah sakit seperti biasa untuk menjenguk chanyeol. Tapi, ada perasaan aneh di dadaku.

Seperti.. Takt kehilangan mungkin?

Aku merasa bahwa instingku mengatakan ini adalah hari terakhir aku bisa melihat chanyeol.

Aishh! Jangan berpikir yang tidak-tidak baekhyun-a!

"Pagi, yeollie~" ucapku.

"Pagi Baekkie!" ucapnya.

Seperti biasa setelah berbincang-bincang dan memakan bekal yang aku bawa. Aku dan Chanyeol pun pergi ke taman.

"Aku berharap kita bisa seperti ini terus.." ucap chanyeol dengan suara yang kecil tapi aku bisa mendengarnya.

"Maksudmu?" ucapku.

"Ahh, tidak. Maksudku aku berharap kita bisa menjadi sahabat seperti dulu lagi. hehe." ucapnya.

"Bukankah kita sudah begitu?" ucapku sambil tertawa.

"Oh iya.." ucapnya. Aku merasa sepertinya ada yang tidak beres dengan chanyeol. Dia menyembunyikan sesuatu dariku.

"Apa ada yang salah?" tanyaku.

"Tentu saja tidak.. hah.." ucapnya lalu menghembuskan nafas.

"Kau harus bercerita kepadaku yeol." ucapku.

"Kemari.." ucapnya.

Aku pun mengikutinya dan berjalan mendekat sampai akhirnya aku berada tepat di depannya.

Dia pun berdiri. "Kau ti-"ucapku, tapi terpotong "sekali saja.." ucapnya dengan senyumannya yang membuat jantungku berdegup kencang.

Di-dia.. Memelukku? "Aku ingin kita seperti ini terus baek, tap-akh.." ucapnya.

Aku pun langsung melepaskan pelukannya. "Ada apa?" tanyaku panik.

"Tidak apa-apa. Sini aku ingin memelukmu." ucapnya sambil menahan rasa sakit.

Dia pun memelukku kembali lalu aku juga memeluknya. Tubuh nya terasa lebih dingin.

-CHANYEOL POV-

"Aku ingin kita seperti ini terus baek, tap-akh.." ucapku sambil memeluk baekhyun. Sial kenapa sakit perut ini harus datang sekarang? Hidupku sudah tidak lama lagi baek.. Ingin sekali aku berkata seperti itu. Tapi aku urungkan niatku.

Dia pun langsung melepaskan pelukanku. "Ada apa?" tanyanya.

"Tidak apa-apa. Sini aku ingin memelukmu." ucapku sambil tersenyum selebar mungkin agar dia tidak tahu bahwa aku sedang kesakitan sekarang.

Maafkan aku..

Aku tidak bisa terus hidup dengan obat untuk menopang hidupku. Pada akhirnya aku juga akan mati. Maaf Baekhyun.

Aku pun memeluknya, rasa sakit ini terus menjalar dan menjalar. Aku sudah tidak tahan lagi. Tiba-tiba kepalaku pusing. Dan pelukanku dibadan Baekhyun terlepas. Aku rasa aku terjatuh.

Dan sebelum aku benar-benar terlelap, aku mendengar suara baekhyun memanggil namaku. "Chanyeol!" ucapnya dengan suara teriakan khasnya. Aku sempat tersenyum sebentar.

Lalu aku merasa kepalaku terbentur sesuatu yang keras. Sebelum akhirnya semuanya menjadi gelap. Mungkinkah ini hari terakhir aku bisa melihat Baekhyun ku? Ya, Baekkie ku.

____________________________________

Maaf ya updatenya lama T.T Tapi aku lagi berusaha mau nyelesain cerita ini secepatnya kok:3

SEASONS LOVE (BAEKYEOL)Baca cerita ini secara GRATIS!