Episode 4 Part 1

2.9K 163 1

Pangeran So masuk ke dalam kamar Ratu Yoo, Ratu Yoo yang sedang tertidur nyenyak terbangun melihat bayangan seseorang masuk ke dalam kamarnya.

Pangeran So datang dengan pedang yang masih berlumuran darah.

Ratu Yoo langsung bangun "siapa itu?" tanya Ratu Yoo belum bisa melihat dengan jelas siapa yang datang dengan pedang berlumuran darah karena kondisi kamar yang gelap.

"Ini Aku, Ibu" kata Pangeran So.

"Beraninya kau datang ke sini?" ucap Ratu ketakutan bergerak mundur melihat Pangeran So mendekat.

Pangeran So menyeringai melihat ibunya dengan wajah masih penuh darah.

Ratu Yoo terjut melihat Pangeran So datang dengan wajah dan pedang berlumuran darah.

"Kenapa kau kesini?"

"Apa Ibu tahu yang sudah kulakukan untukmu? Aku sudah memastikan bahwa tidak ada seorangpun yang bisa membunuhmu. Aku menghapus semua jejak kejahatanmu." Ucap Pangeran So

"Apa yang kau katakan? Aku sama sekali tidak mengerti" tanya Ratu Yoo kaget.

"Aku sudah membakar semuanya. Jadi Tidak ada yang mengarah padamu, Ibu." Kata Pangeran So

"Kau tidak membunuh mereka semuanya 'kan?" ucap Ratu Yoo ketakutan

"Mereka semua hidup demi Ibu. Jadi mereka takkan memanfaatkanmu jika mereka mati demi Ibu." Ucap Pangeran So dengan senyumannya.

Ratu Yoo terkejut dan langsung memalingkan wajahnya.

"Apa Kau pikir aku akan bilang pekerjaanmu bagus? Apa kau ingin aku menanyakan padamu apa kau terluka? Kau itu seperti binatang. Pergi kau! Kau itu bau darah dan aku tidak bisa tidur. " ucap Ratu Yoo sinis, Senyuman Pangeran So langsung menghilang.

"Aku melakukannya untukmu, Ibu.." ucap Pangeran So

"ibu... ibu... ibu... mendengar kau memanggil ibu membuat tubuhku bergidik. Aku tidak ingin bertemu denganmu, jadi pergilah! pergilah sekarang!" Ratu Yoo makin marah mendengar Pangeran So yang memanggilnya ibu, Ratu Yoo kembali memalingkan wajahnya tak mau menatap anaknya, Pangeran So.

"Aku penasaran, mengapa ibu tidak merasa kasihan padaku? jika kau memang ibuku kau akan peduli jika aku terluka" kata PangeranSo menahan rasa sedihnya. "Jadi, kenapa ibuku tidak pernah sekalipun peduli padaku? Dari dulu aku sangat menantikan kepedulianmu itu. Sekalipun kau tidak ...." kata Pangeran So.

"Kau bukan putraku.... Kau putra dari Keluarga Kang di Shinju." tegas Ratu Yoo menyela perkataan Pangeran So.

Pangeran So sangat shock dan pelahan berjalan mundur. Ratu Yoo masih memalingkan wajahnya takmau melihat Pangeran So. Pangeran So berusaha menahan tangisnya.

"Apa karena wajahku? Kau mengirim ku untuk diadopsi kesana dan bukannya Hyungnim. Dan kau terus mengabaikanku. Apa semua ini karena wajahku!" teriak Pangeran So lalu memecahkan vas dengan pedangnya.

Ratu Yoo kaget dan Pangeran So langsung jatuh dengan menahan rasa sedihnya mendengar penolakan dari ibu kandungnya.

"Apa kau tahu bagaimana hidupku bersama Keluarga Kang? Aku Pernah sekali, mereka melemparkanku kekandang serigala terbesar di Shinju. Aku menghabiskan sepanjang malam melawan binatang itu dengan gigi tajam mereka. Lalu aku membakar seluruh gunung. Aku membakar dan membunuh mereka semua di sana, Dan aku bertahan hidup. Bau daging serigala yang terbakar itu masih tercium di tubuhku." Cerita Pangeran So dengan air mata yang mengalir di pipinya.

Ratu Yoo masih diam dan Pangeran So tertawa seperti orang gila, menertawakan nasibnya sendiri.

"Si Selir Kang yang gila itu... Dia tak mau aku lepas dari pandangannya, selalu mengira kalau aku anaknya yang sudah mati. Lalu ketika dia sadar kalau aku bukan anaknya, kemudian memukuliku, dan mengurungku. Dia terus memaksaku mengatakan di mana keberadaan anaknya. Bertanya kenapa ada monster buruk rupa... bisa sampai tiga, atau empat hari... aku tidak minum seteguk air pun, dan tak ada orang yang peduli padaku." Cerita Pangeran So yang diperlakukan tidak baik oleh keluarga Kang.

Moon Lovers : Scarlet Heart RyeoBaca cerita ini secara GRATIS!