12. Bulan Madu (3)

23K 767 24
                                    

Alex terbangun, dia berkedip beberapa kali untuk menyesuaikan pandangannya . Alex langsung pergi kekamar mandi . dia mengucek matanya lalu mencuci mukanya .

" Argh..."

Alex sedikit berteriak saat melihat dirinya di cermin . berantakan . rambutnya acak-acakan , lalu matanya bengkak , lingkaran hitam dimatanya terpatri jelas di cermin . apa yang terjadi ? seingatnyaa tadi malam ...

Ah Alex ingat dia menangis dan selanjutnya .. Oh tidak Alex ingat. Tadi malam saat Alex menangis setelah menceritakan kisah hidupnya Edward semakin mendekat padanya dan menariknya kepelukan Edward .

Alex menutup matanya , menggeleng-gelengkan kepalanya berusaha menghapus bayangan yang tiba-tiba di ingat nya itu .

Bayangan lain muncul , dia ingat dia menangis terlalu banyak sampai dia lelah dan tidur masih pada saat Edward memeluknya dan bayangan lainnya muncul saat Edward menggendongnya dan membawanya ke kamar .

" apa yang sudah aku lakukan ? kenapa aku menceritakan semuanya pada laki-laki itu ?" Alex benar-benar menyesal pada dirinya sendiri .

" sekarang bagaimana aku harus menghadapi Edward ? dia melihatku menangis , memelukku , menggendongku masuk kekamar 2 kali . bagaimana ?"

Alex kembali mematut dirinya yang berantakan di cermin .

" apa sebaiknya aku berpura-pura tidak ingat saja ?" tanya Alex pada bayangannya di cermin

" tidak tidak, mataku jelas menunjukkan dengan mudah aku bisa mengingatnya."

Alex berfikir lagi , akhirnya dia putuskan untuk sebisa mungkin tidak membahas kejadian tadi malam dengan Edward .

Alex membersihkan dirinya , memakai salah satu pakaian yang dia bawa dan dia keluar . sebenarnya perutnya sudah keroncongan minta makan .

Alex berjalan dengan sangat hati-hati bahkan sebenarnya dia sedang mengantisipasi keberadaan Edward . sebisa mungkin dia berharap tidak akan bertemu Edward .

Saat menuruni tangga Alex sudah merasa sangat aman, dia yakin Edward tidak ada di lantai 2. Alex memutuskan untuk mengintip dari jendela belakang villa itu , Alex sangat yakin dari sana dia akan melihat apakah Alex ada disana atau tidak .

Alex menyingkap sedikit kain gorden yang menutupi jendela , dan Alex melihat tenda yang di pasang Edward masih ada di sana tapi Alex tidak menemukan keberadaan Edward , apa dia masih tidur ?

Alex melihat jam dinding , sudah jam 10 pagi. Apa mungkin Edward masih tidur?

" apa yang sedang kau lakukan disitu nona ?"

Alex hampir melompat karena mendengar suara Edward yang tiba-tiba sudah berada dibelakangnya

" hah ? Aku ?"

Edward mengangguk . Dia tadi tidak sengaja melihat tingkah aneh Alex yang berjalan pelan lalu bahkan dia celingukan melihat keluar melalui jendela belakang .

" tidak , aku hanya sedang...." Alex mulai berfikir alasan yang baik untuk bisa digunakannya " ah itu , tadi ada sedikit kotoran disini , jadi aku membersihkannya .

Alex langsung merutuki jawaban yang baru saja dia katakan , siapa juga yang akan percaya alasan anehnya itu .

" baiklah , nona sudah sarapan ? aku sudah menyiapkan sarapan nona di meja makan ." kata Edward

" aku akan memakannya nanti." jawab Alex

" baiklah ." kata Edward kemudian dia pergi .

" kau mau kemana ?"

NIKAH KONTRAK !!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang