prolog

3.9K 179 12

"Queen, pimpinan musuh ada di ruangan paling pojok, beserta 3 anak buah kepercayaannya " . Laporan dari seseorang melalui earphondnya.

"bagus,, terus awasi posisi mereka" jawab seseorang yang di panggil queen oleh anak buahnya.

"siap laksanakan queen!!"

Wanita itu berjalan mengendap-endap melalui pinggiran lorong dengan pistol di kedua tangannya, matanya tak luput mengawasi sekitarnya apabila ada yang mencurigakan.

Tepat di depan ruangan terakhir ia segera mendobrak pintu tersebut hingga terlepas dari engselnya.
Musuh musuh pun tak kalah terkejutnya mendapati malaikat mautnya didepan matanya. Namun hal tersebut mereka tutupi dengan seringai jahat mereka.

"Jangan macam macam ya kau bocah tengik .....!!!!" sahut pria bertubuh tinggi besar yang sepertinya pimpinan mereka.

"cepat bunuh gadis itu..!".
Serunya lagi.

Dan segera di angguki oleh anak buahnya.

"HYAAAAAA!!!"

Tiga orang dari mereka maju untuk menghajar yang bernama queen tersebut.

Bruk..

Bruk..

Brakk...

namun belum juga kepalan tangan mereka sampai di tubuh mereka,
justru mereka lah yang kini sudah terkapar tak berdaya di lantai akibat tendangan dan tonjokan dari queen yang sekarang tengah menyeringai kepada mereka ber empat..

"well well well jangan remehkan gadis sepertiku pak tua,,
Ada kata - kata terakhir?" tanyanya dengan muka sadisnyaa.

" tidak ada, karna justru kau lah yang akan mati bocah tengik!!!".
Bentaknya tandaa tak terima dan menahan amarahnya.

"baiklah, bye bye pak tua,"

DOR

DOR

DOR

BRUKK



"Misi selesai"


wanita itu segera melangkahkan kakinya keluar dari tempat tersebut,dan tak lupa menghubungi markas untuk membawa para penjahat penjahat tersebut untuk di ke markas utama.

OMG , She Is Nerd Or Agent Or CEO ?? Baca cerita ini secara GRATIS!