Epilog

6.2K 256 8

Prilly berjalan perlahan menyusuri lorong - lorong kecil ini dan menikmati indah nya kota Paris, Perancis ini.

Kota yang banyak kenangannya terhadap Prilly selama 3tahun belakang ini, dan selama itu pula dia sangat jarang pulang ke Indonesia, paling ada seseorang dari Indonesia yang datang ke sini itu pun setiap 6 bulan sekali saat libur semester tiba

Ya saat ini Prilly sudah kuliah sebenarnya dari 3 tahun yang lalu dan tahun ini tahunnya Prilly lulus, dia pun akhir - akhir ini selalu di sibukkan dengan menyusun skripsi nya yang sudah hampir selesai itu

Kini Prilly berjalan menyusuri lorong - lorong kecil yang akan membawa nya untuk menuju taxi untuk menjemput seseorang yang datang dari Indonesia

Saat ini dari Prilly benar - benar lagi bahagia, seseorang yang dia tunggu - tunggu untuk datang selama 6 bulan terakhir ini akhir nya datang kesini juga. Prilly pun tak berhentih tersenyum bahagia, sampai akhir nya dia berada di bandara di mana seseorang itu berada

"Udah lama ya nunggu nya?"tanya Prilly sambil menepuk pelan pundak orang tersebut

"Ya, lumayan sih."ucap orang itu sambil mengusap puncak kepala Prilly lalu tersenyum manis, senyum yang selalu menghangatkan jiwa dan hati Prilly selama ini

"Mau langsung pulang atau jalan - jalan dulu?"tawar Prilly karena setiap orang itu kesini pasti selalu memilih jalan - jalan dulu dari pada istirahat padahal Prilly tau bahwa orang itu sangat lelah

"Pulang aja, mau istrahat."ucap Orang itu lalu mengandeng tangan Prilly untuk keluar dari ruang tunggu bandara ini

"Tumben, biasa nya selalu jalan - jalan dulu."ucap Prilly sambil menatap orang tersebut

"Iya walau pun aku laki - laki kan aku juga perlu istirahat."jawab orang tersebut sambil tersenyum

"Iya lah."jawab Prilly masih sambil memperhatikan setiap gerak laki - laki yang di hadapannya itu, terlihat sangat jelas di wajah nya dia sangat lelah dan butuh istirahat

"Ya udah kita langsung pulang."ucap Prilly lalu membuka taxi langsung kemudian taxi yang mereka tumpangi tersebut pun sudah berlalu dari bandara ini

"Capek banget ya?"tanya Prilly sambil menyentuh wajah laki - laki tersebut

"Lumanyan lah."jawab nya lalu setelah itu memejamkan matanya sebentar, Prilly yang melihat nya hanya diam dan memperhatikan wajah yang semakin tampan di depannya

"Bangun, udah sampai ini."ucap Prilly sambil menepuk pelan pipi laki - laki tersebut dan tak lama laki - laki tersebut membuka mata lalu menatap Prilly tersenyum

"Udah sampai ya?"tanya dengan polos

"Menurut kamu? Udah lah."ucap Prilly sedikit kesal

"Iya iya udah sampai."ucap laki - laki tersebut sambil mengelus pipi Prilly lalu setelah itu mereka pun turun dari Taxi tersebut

"Kamu kelihatannya capek banget? Ngapain aja emang?"tanya Prilly saat sudah sampai di apartemen nya lalu membuka sepatu dan jaket nya dan begitu pun dengan laki - laki itu

"Enggak ngapa - ngapain sih, tapi emang semalem enggak bisa tidur aja terus juga nemenin mama kemarin pergi seharian untuk pembukaan cabang perusahaan yang baru di bangun itu."ucap laki - laki itu lalu berjalan kearah sofa dan langsung di duduki nya

"Terus kamu sudah jadi CEO di perusahaan mama?"tanya Prilly lalu berjalan kearah laki - laki tersebut sambil membawakan jus, buah - buahan, dan kue kering yang memang selalu Prilly sedia kan setiap hari nya

"Belum sih masih masa pelatihan dulu, mungkin tahun depan baru benar - benar menjadi CEO, sebenarnya niat aku sih mau jadi pilot tapi aku juga kasihan sama mama yang selalu banting tulang kerja tanpa berhentih dengan perusahaan."

I Love My Brother [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang