Karin's Love

59.7K 882 31

One

Karin berjalan tersenyum mengitari lorong sekolahnya, di jam istirahat kedua ini ia ingin menemui pacarnya yg bernama daniel.

Sesorang menyapanya "Hai karin"

"Hai" jawab karin sambil berjalan

"Hai Karin" seseorang menyapanya lagi

"Hai" Karin kini melambaikan tangannya.

Karin memang terkenal ramah di sekolahnya, sehingga ia banyak di sapa oleh semua orang.

"Hai karin, mau kemana?" Tanya seseorang yang bertanya lagi.

"Hai, aku mau ke lapangan" jawab Karin sambil tertawa.

"O baiklah" orang itu tersenyum dan berjalan kembali.

Ketika karin sampai di pintu keluar ia cepat2 berlari menuju lapang basket, karin tersenyum lebar ketika melihat orang yang di carinya sedang duduk sendiri di bangku didepan lapangan basket sambl menenggak botol minum. Karin terdiam sejenak menunggu Daniel selesai minum, setelah selesai ia menghampiri daniel dan menyapanya.

"Hai Daniel!! Karin duduk disebelah daniel yang menatapnya dengan ekspresi biasa saja.

"Hai" jawabnya datar. Karin hanya tersenyum menanggapi sikap daniel yang seperti itu.

"Kau sudah makan siang?" Tanya karin.

Daniel hanya menggeleng pelan sambil memandang lurus kedepan.

"Mau makan siang bersama? Aku bisa membawa bekal makanku kesini jika kamu mau?" Karin memandang daniel sambil tersenyum, tapi daniel tak memnadangnya ia masih saja memandang lurus kedepan.

"Tidak usah, aku akan makan bersama teman2 nanti"

"Baiklah" karin mendesah pelan, ia penasaran, sebenarnya apa yg Ia lihat di depan sana, karin melebarkan pandangan matanya ketika ia melihat siapa yang daniel lihat, ia menatap daniel kembali, dia memandang jess. Karin memandang sepatunya, dia tahu dan dia mengerti daniel itu masih mencintai jess, itulah sebabnya daniel bersikap seperti tiu padanya, tapi kalau memang dia tidak menyukai karin kenapa daniel menerima pernyataan cintanya, kalau memang tidak suka menolaknya pun tidak apa-apa jika seperti ini. Ia bingung harus berbuata apa, di sisi lain dia mencintai daniel dan ingin memilikinya tapi daniel masih mecintai jess.

" Kau tidak makan siang?" Suara daniel mengejutkan karin yang fikirannya melayng entah kemana.

"Belum" ia tersenyum memandang daniel "ayo kita makan siang bersama, aku bawa makanan banyak lho"

Daniel mengerutkan alisnya " aku kan sudah bilang, aku akan makan bersama teman-temanku"

Karin memandang kedepan, teman-teman daniel masih asik bermain basket, dan.. Jess sudah tidak ada di sana lagi, jangan- jangan daniel berbicara padanya karena jess sudah tidak ada disini.

"Ayolah lah daniel, makan siang dengan ku yuu teman-temanmu pasti masih lama." Karin berdiri dari tempat duduknya. Dia memegang siku kanan daniel dan menariknya pelan "ayo daniel" pintanya dengan nada merayu.

Daniel terdiam sejenak, teman-temannya memang masih bermain basket, dan sepertinya mereka masih lama bermain, apa salahnya jika ia makan siang bersama karin sekarang.

"Baiklah"

****

Daniel tertegun melihat memo kecil diatas kotak makan yang diberikan karin, memo kecil itu berwarna biru muda dan tertulis kata "bekal untuk daniel" yang ditulis dengan tinta biru juga.

Karin's LoveBaca cerita ini secara GRATIS!