For every story tagged #WattPride this month, Wattpad will donate $1 to the ILGA
Pen Your Pride

Chapter 1

5.6K 227 24

untuk chap ini masih nc 17+, yang masih polos dan gasuka yaoi mature content silahkan keluar dari akun wattpad saya huehehe.


bahasa yang kurang jelas dan alur yang membingungkan!disarankan agar tidak minum sianida saat membaca ini/apasih/


happy reading guys

.

.

.

>>>

.

.

.

.

Jam sudah menunjukkan angka 12 lewat 30 menit, yang artinya rumah yang ditempati pemuda dengan tinggi 185 ini sudah sunyi.

Kim Mingyu, baru kemarin pindah ke perumahan yang tidak terlalu elit dikawasan kota Seoul, bisa dibilang beberapa rumah masih terlihat sederhana dengan desain nya yang tidak terlalu mencolok namun terlihat damai.

Rumah namja bergigi taring ini juga tidak terlalu mewah hanya terlihat minimalis dengan 2 lantai dengan tembok bercat hijau dan beberapa furniture kayu coklat yang membuat rumahnya tampak sederhana.



Brak Brak Brak



Suara ribut dari luar membuat pemuda berusia 17 tahun ini terganggu, kamarnya berada dilantai 2, jendela kamarnya menuju balkon yang berada tepat didepan rumahnya. Jadi kamarnya bisa dilihat tetangga sebelah jika ia tidak menutu pintu kaca transparannya serta gorden tebalnya.

"Ahh" Merenggengkan tubuhnya, mencari posisi yang nyaman untuk tidurnya lagi.



Brak Brak Brak



Suara itu masih terdengar jelas dan tentunya sangat mengganggu tidurnya, oh ayolah besok dia ada ulangan matematika pada jam pertama. Mingyu bangun melirik jam wecker nya yang menunjukan angka 1 serta jarum panjang di angka 12 yang artinya sekarang pukul 01:00.

"Arghh, siapa sih?" ia bangun dengan mengucek matanya dengan kesal.

Srak

Drap

Drap

Srak

Bunyi itu terdengar samar ditelinganya, dengan rasa parno yang sedikit merambat diperasaannya, ia mengintip kecil diluar sana melalu gorden yang dibukanya sedikit.

'tidak ada apa-apa,ah mungkin kucing'

Srak

Srak

Seperti rumput dipekarangan rumahnya yang belum sempat eomma nya menggunting nya itu diinjak-injak membuat rasa penasarannya membuncah. Dengan keberanian seorang lelaki, ia keluar menuju balkon kamarnya yang menghadapkannya pada rumah-rumah yang sepi dan gelap.

Mingyu bergidik ngeri dan melihat kebawah, siapa yang ribut dirumah barunya ini?

Matanya tidak salah tangkap, ia satu orang namja berlari terbirit-birit dari rumahnya. Matanya melotot, dipikirannya saat ini adalah seorang namja samar-samar berambut warna cokelat itu adalah maling yang membobol rumahnya dan mencuri barang-barang dirumahnya.

PERVERT STALKERBaca cerita ini secara GRATIS!