Bab 18

1.3K 102 0

Nana berjalan lemah menuju ke kelas. Sebaik saja sampai ke tempat duduknya, Nana menekupkan muka di atas meja.

" Nana... " Cuit seseorang dari belakang.

" Nana... " Panggilnya lagi namun tiada sebarang reaksi daripada gadis itu.

" Weh asal ngan minah ni? Takkan dah mampus kot.. " Ujar Kris.

" Wuish, mulut cabul betullah! " Suho melepuk badan lelaki itu.

" Chen guna highnote kau! " Saran Chanyeol.

" Okay nope prob! Kim Nana ire.... "

" Oh mak aku mata panda! " Latah Tao sambil menekup mulutnya.

" Korang nak apa? " Tanya Nana lemah. Takde mood dia nak layan orang hari ni.

" Yah! Asal mata kau sembap? Tidur pukul berapa semalam? " Tanya Xiumin prihatin.

" 2 pagi.. "

"Gila babi lambat! Kau bertafakur ke apa semalam? " Ujar Luhan selamba.

" Aniya, aku study lebih semalam. Kan exam tak lama lagi.." Bohong Nana. Pada hal nangis macam mak kehilangan anak semalam.

" Oh keurae..." Jawab mereka semua serentak.

Tiba-tiba sepasang pasangan 'sejoli' masuk ke dalam kelas tersebut. Nana memandang Sehun namun lelaki itu hanya menjeling dingin saja manakala Hanabi tidak habis habis peluk lengan Sehun. Macam koala buruk.

" Yah, kah! Aku nak tidur. Eh Suho, Mr.Jae Suk masuk tak hari ni? " Tanya Nana.

" Tak kot rasanya sebab aku dengar Mr.Jae Suk jadi emcee hari ini dekat sebuah rancangan apa benda entah..."

" Oh keurae, dahlah aku nak tidur! Blah! " Halau Nana lagi lalu memejamkan mata, kepala diletakkan di atas meja.

■■■

" Sehun! " Panggil Nana sewaktu lelaki itu rehat bersendirian.

" Apa yang kau nak perempuan? Nak reka cerita lagi pasal Hanabi? " Perli Sehun sambil tersenyum sinis. Nana tersenyum pahit.

" Aniya, sorry pasal semalam mungkin saya tersalah tengok kot by the way ni iphone awak tertinggal dekat bangku semalam and this is for you please keep it.. " Pinta Nana sebelum dia berlalu dari situ saat melihat kehadiran Hanabi.

Sehun memandang langkah Nana dengan sorotan matanya. Iphone dan kotak itu segera diambil dia.

" Apa tu Sehun? "

" Ahh, Takde apa apa. Mokgo-yoo, aaa! " Sehun menyuapkan sesudu spicy rice cake ke dalam mulut Hanabi.

Dari jauh Nana memandang mereka berdua dengan sayu. Air mata yang mengalir segera disapu, dia berlalu dari situ dengan hati berkecai.

[C] Hello, Ice Prince! ▪Sehun Fanfic▪Read this story for FREE!