putus!!

2.7K 192 22
                                    

Baik ve maupun gre tak sadar bahwa kegiatannya tadi di perhatikan oleh 2 sosok yang mengintip di balik pintu kamar kostan vernada yang tak tertutup 1 sosok diantaranya itu kini sudah di banjiri dengan air mata... ya sosok itu adalah kinal...

Flashback...

"Lo gamau nyoba ke kostan Veranda nal?" Tanya shania

"..." masih tetap tanpa jawaban dari kinal...

"Nal... lo gamau nyari tau gimana hubungan lu sekarang sama ve? Lu gantung tau" seru shania...

"Gue takut nju... gue masih takut kalo harus putus sama Veranda..." keluh kinal...

"Tapi kondisi lo disini udah kaya gaada status nal sama ve... " seru shania...

"Seenganya lo temuin dulu ve nal... cari tau kelanjutan hubungan kalian kaya apa... nal... gue sedih liat lo kaya gini mana kinal yang gue kenal nal...mana kinal yang petakilan, ceria dan asik... ini bukan lo yang gue kenal nal...."

"Gue belom siap nju" keluh kinal...

"Kalo kaya gini kapan lo siap nya??" Tanya shania

"Ayo ikut gue sekarang " seru shania menarik tangan kinal keluar cafe dan menuntunnya menaiki mobil... shania membawa kinal ke kostan Veranda niat hati ingin menyelesaikan masalah sahabatnya itu malah membuat kinal semakin sakit... saat kinal dan shania sudah sampai di depan kamar Veranda samar samar mereka mendengar desahan-desahan orang bercinta... kinal dan shania saling memandang... ekspresi penuh tanya keluar dari wajah masing-masing... tak lama setelah itu Veranda dan gadis lain yang tidak di kenal oleh mereka berdua keluar dari kamar mandi... gadis itu kinal yakin pasti adik dari kekasihnya itu... tapi pemandangan di depan sana sontak membuat kinal syok sendiri... pasalnya gre keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhnya dan Veranda yang dengan keadaan basah dan berantakan... tanpa kinal sadari kini air matanya menetes membanjiri pipinya... sesakit inikah mencintai seorang Veranda... kinal masih terdiam menangisi dirinya sendiri... shania yang bingung harus berbuat apa hanya bisa diam mematung merasakan sakit yang sahabatnya sendiri rasakan...

flashback off

Veranda yang merasa dirinya dari tadi di perhatian Ia mulai tersadar bahwa ada 2 sosok di ambang pintu yang memperhatikannya... ia segera berjalan ke depan pintu dan membuka pintu

"Kinal" seru ve pelan...

Kinal yang sadari tertangkap basah oleh ve ia langsung melangkahkan kakinya turun ke arah tangga... tanpa pikir panjang Veranda mulai mengejar kinal... shania sendiri memilih untuk Diam di dalam mobil biarkan kinal dan Veranda menyelesaikan masalahnya...

Kinal terus berlari meninggalkan Veranda di belakangnya... kinal tak mengubris vernada yang terus memanggil namanya itu ia terus berlari ke sebuah taman yang mulai sepi karna kini waktu mulai menujukan tengah malam...

"Naal pliss tunggu" keluh ve saat ia berhasil mengenyam tangan kinal...

"Kenapa ve.. kenapa sesakit ini untuk mencintai kamu" keluh kinal...

"Nall maaf..." keluh ve muali tersadar bahwa kinal kini mulai mengetahui kisahnya dengan gre...

"Ternyata selama ini aku salah ve menilai kamu" keluh kinal...

"Kinal..." tutur Veranda memanggil nama kinal

"Ve, cukup aku gamau denger apa apa lagi" keluh kinal...

"Nall.. plis denger dulu penjelasan aku..." keluh Veranda...

"Aku dulu memang punya masa kelam dengan dia masa lalu yang harus aku tutupi dari siapapun... karna itu aib kinal... aku... aku..." seru Veranda terjeda sedikit...

"Aku nodain adik aku sendiri kinal... aku udah ngerusak dia... rasa sayang antara adik dan kaka itu berubah kinal menjadi rasa yang lebih saat itu aku bingung kinal... pasalnya aku dan gre memiliki rasa yang sama dan karna kehidupan kami saat itu bebas dan tidak terkontrol oleh orang tua kita kami menjadi semakin Cinta satu sama lain hingga kami harus terpisah karna opa mengetahui semuanya gre di bawa opa menjauh dari hidupku dengan rasa Cinta yang masih terus membekas di dalam hati ini kinal... hingga sekarang ia datang lagi di hidup aku membawa kisah lama yang belom selesai kita tuntaskan maaf kinal... aku ga cerita sama kamu karna aku takut takut kamu pergi..." keluh Veranda...

"Jadi kamu... masih Cinta sama gre ve? Kamu anggap aku apa?" Seru kinal...

"Maaf kinal..." seru ve...

"Mulai hari ini aku gamau ketemu kamu lagi Veranda... mulai hari ini kita putus... silahkan teruskan kisah itu... kita putus vernada" keluh kinal mengehmpas tanganya yang di pegang ve

"Kinal" keluh Veranda...

"Jangan gangu aku lagi Veranda... aku benci kamu...." keluh kinal... pergi dari hadapan Veranda...

Veranda bingung harus melakukan apa pasalnya kini hatinya benar-benar sakit.. kisah cintanya dengan kinal harus berakhir seperti ini...

"Maafkan aku kinal... maafkan akuu..." keluh Veranda terduduk menangis di Taman itu..

Veranda pov...

Aku berjalan gusar menuju kostanku... aku menangis, ya aku menangisi kisahku yang berakhir seperti ini... kisah cintaku yang begitu manis dengan kinal harus berakhir seperti ini... kinal... maafkan aku karna aku tak bisa menjaga hatimu... maafkan aku karna aku berani membagi cintaku dengan gre... kinal maafkan aku karna aku telah menyakitimu... kinal maafkan aku karna aku tak bisa bersama mu lagi... kinal... maaf atas segala kesalahanku ini... aku memang manusia bodoh aku tidak bisa menjaga hatimu aku hanya bisa memberikan kesakitan untukmu... kinal... maafkan aku kinal....

Ku buka pintu kamarku... masih dengan air mata yang terus membanjiri pipi ini... dengan menunduk aku memasuki kamar ku... tanpa ku sadari kini tubuh ku di peluk gre dengan hanggat aku menangis di pelukan gre menangis hingga air mata ini berhenti keluar di usapnya kepala belakangku membuat aku kembali terbuai dengan kenyamannya... dan aku kembali tenang akan tingkahnya...

"Ada apa kak ve? Ko keluar malem dan pulang pulang kak ve menangis?" Tanya gre...

"Kakak putus sama kinal" seruku

"Puu..Puu...tus ka??" Tanya Gre

"Maaf kak... itu semua pasti karna gre.." tutur gre...

"Nga gre ini salah kakak... kakak yang salah udah ngebagi Cinta ini... " jawabku...

"Maafin gre kaa, Gre Yang salah Gre hadir saat kisah cinta kalian lagi berkembang... maaf atas itu ka... " keluh gre...

Aku terus memeluk gre sehingga mata ini seakan berat untuk terbuka... gre yang menyadari itu karna tubuhku yang mulai melemah menutunku ke tempat tidur di rebahkannya tubuhku dan pergi menuju dapur mengambil sebuah mangkuk yang terisi air hanggat dan sebuah sapu tangan lembut di dalam mangkuk itu... gre duduk bersila di samping tempat tidur yang aku tiduri , di tarunya mangkuk itu di atas nakas dan kembali beranjak ke lemari pakaian ia kembali bersila dengan baju dan celana ku di tanganya di gantinya pakaian yang kotor dengan tanah ini dengan pakaian baru setelah aku siap dengan pakaian baru, ia kembali mengambil mangkuk di atas nakas itu di perasnya sapu tangan itu dan mengusapnya ke wajahku, dengan ulet ia membersihkan wajahku yang aku tau pasti berantakan sekali saat ini... setelah usai membersihkan wajahku ia beralih membersihkan tanganku aku tau pasti telapak tangaku penuh dengan tanah karna tadi aku tersadar duduk di taman dengan tumpuan tangan di tanah... setelah gre selesai membersihkan tubuh ini ia menarik selimbut untuk menutupi tubuhku di peluknya tubuhku dari dalam selimbut dan kami pun tidur bersama...

Skip...

Heyooo... update niih... pada minta update kan tadi hehe...

Ini langsung di bayar ko janjinya...

Oh ya... nanti kalo jadi buat cerita baru harus di baca ya hehe...

Jangan lupa votemen nya ya teman-temanku... big love 💕💕💕

My Bidadari Senior (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang