Kyuhyun : GEMINI

2.2K 131 21

Yeoja itu masuk kedalam rumah yang gelap, ia meraba dinding berusaha untuk meraih saklar dan menghidupkan lampu. Rumah itu sedikit berantakan, terdapat banyak staerofoam, lem, kertas karton dan masih banyak lagi. Helaan nafas keluar begitu saja, namun yeoja itu tidak berniat untuk membereskan barang-barang tersebut. Kembali dimatikannya lampu dan dengan hati-hati yeoja itu melangkah menuju kamar.

Yeoja itu menghidupkan lampu kamar dan mendapati seorang namja tertidur dengan nyenyak bahkan terdengar dengkuran halus. Berlahan ia melangkah menuju kamar mandi dan memutuskan untuk membersihkan diri sebelum akhirnya ia membaringkan tubuhnya di samping namja itu.

"Annyeong Haseyo Im Yoona imnida."

Namja itu tersenyum. "Cho Kyuhyun imnida."

Yoona tersenyum. "Senang berkenalan denganmu."

"Nee. Aku tidak menyangka ternyata mahasiswa yang dikirimkan Dosen Jung adalah yeoja."

"Nde?"

"Aniya. Aniya. Senang juga berkenalan denganmu." Balas namja itu.

"YOONA." Teriak seseorang. "IM YOONA."

Yeoja itu langsung membuka matanya saat mendengar seseorang memanggil namanya. Tanpa memikirkan keadaannya, yeoja itu bangkit dan keluar kamar. "Wae oppa?"

Namja itu terdiam dan menatap Yoona dari bawah sampai atas, begitu juga namja yang duduk disampingnya. Namja itu menghela nafas. "Apa kau tidak memeriksa keadaanmu?"

"Nde?" Yoona melihat kebawa dan benar saja. Saat ini dia hanya menggunakan baju kaos longgar dan hanya celana dalam. "Mian." Ujarnya kemudian kembali kedalam kamar.

"Aigoo sepertinya menyenangkan bisa tinggal bersama pacar."

Namja itu hanya mendengus.

Tidak berapa lama Yoona keluar dengan pakaian yang lebih sopan.

"Tolong buatkan sarapan untuk kami." Perintahnya.

"Nee." Jawab yeoja itu berjalan ke dapur.

Kyuhyun memeluk Yoona dari belakang dan berhasil membuat yeoja itu terkejut. "Kau sedang membuat sarapan untuk kita?"

"Hmm."

"Aigoo, tidak perlu repot-repot. Aku bisa makan diluar."

"Oppa setiap hari makan diluar, itu tidak baik untuk kesehatan."

Kyuhyun mengecup pipi kekasihnya itu. "Aah beruntungnya aku memiliki pacar sepertimu."

"Kau pulang terlambat?"

"Nde? Biasanya aku pulang jam segini."

Kyuhyun melirik kearah jam dinding. "Jam segini? Maksudmu jam 9 malam."

Yoona mengangguk. "Nee, oppa biasanya pulang 1 jam setelahku."

"Aah kau benar. Aku lupa kalau sekarang aku sudah tidak punya tim lagi."

Yeoja itu terdiam dan membuat namja itu menatap kekasihnya.

"Sepertinya kau lupa masalah itu. Keurae, gwencana. Aku mengerti. Kau memiliki pekerjaan sedangkan aku tidak punya pekerjaan."

"Oppa."

"Twaesseo Twaesseo. Aku mengerti, kau menikmati pekerjaanmu sampai kau lupa kalau pacarmu sendirian dirumah. Aku mengerti Im Yoona."

Like a dream we've drawn together, you and I
Will we be able to love?

"Putranya suka warna biru? Hmm bagaimana kalau membuat kamarnya terkesan seperti laut. Aku akan mencari ranjang berbentuk kapal, aniyo mungkin aku akan menyuruh tukang langgananku untuk membuatnya. Nee Nee. Aku akan mencatatnya. Gomawo Mina-ssi."

Yoona and The BoysBaca cerita ini secara GRATIS!