The Dream: The Gift

80 2 0

-Senin, 05:30
-Aku hanyalah seorang pelajar biasa di salah satu perguruan tinggi, tidak terlalu spesial apalagi populer. Hobiku adalah menonton film sci fi, action, adventure, tapi bukan horror, dan juga membaca, entah itu komik novel tapi aku lebih tertarik artikel di internet entah itu tentang alien, mistis, iluminati, fremason. Hal seperti itu yang kupikir bisa membuatku tetap hidup karena penasaran ahahaha-. Setelah menulis beberapa kalimat untuk diarinya hari itu pria itu keluar dari kamarnya, "secangkir kopi dulu untuk pagi ini" setelah membuat kopi pria itupun kembali menatap layar laptopnya, mencari tentang hal2 aneh di internet ya karena itu hobinya. "sounds interesting...boleh nih dicoba"

-Rumah 08:00
Akhirnya pria itu bergegas mandi dan bersiap untuk berangkat ke kampusnya, memakai baju berkerah, sweater, celana hitam kesayangannya serta sneaker favoritnya, tidak lupa memakai headset untuk menemaninya dijalan, dia berjalan menuju kampusnya yang kurang lebih 5km dari rumahnya

-Di Kampus 09:00
"ini dia kapten kita datang hahaha" sambut salah satu temannya yang ada didepan  kelas  mungkin adalah teman satu timnya di basket dan teman sebangkunya. "yo my brother whatsapp ahahaha" balasnya dengan bercanda. "aku dapet artikel bagus nih, namanya lucid dream" lanjutnya. "lucid dream?? Tentang mimpi ya?? Lu mah sukanya tidur mulu hahaha" kata temannya dengan sedikit mengejek. "yeee daripada lu makan mulu hahaha, udah ah ayok masuk kelas"

-Rumah 19:00
Tak terasa hari sudah berlalu, pria itu sudah selesai belajar di kuliahnya dan melanjutkan mencari di internet tentang "lucid dream" itu "hmm... Badan rileks, mata terpejam seakan tidur, usahakan jangan bergerak.... Oke aku coba malam ini". Tanpa membaca lebih lanjut pria itu segera membereskan rumahnya dilanjut dengan mandi dan makan malam

-Rumah 22:00
"hoaaammmm... Sepertinya aku mulai mengantuk.... Sekalian lah nyoba lucid dream hahaha bisa mimpi indah nih" pria itu lekas mematikan laptopnya dan menuju kasur. Pria itu lalu merebahkan dirinya di kasur "rileks.. Pejamin mata dan rileks santai" karena terlalu lelah akhirnya pria itu tidur dengan pulas.

-Rumah 00:00
Pria itu nampak gelisah, mengigau, tapi anehnya badannya terlihat kaku tidak seperti orang susah tidur biasanya. Seperti ada sesuatu yang mencoba berinteraksi dengan pria itu. Beberapa saat kemudian pria itu tersentak kaget, matanya menggambarkan apa yang telah terjadi, mata dengan pupil yang membesar, bergetar. Menunjukan ketakutan yang dalam, dia kebingungan seperti hendak melarikan diri. Apalagi yang membuatnya ketakutan kalau bukan sosok hitam besar dihadapannya. Mata merah dengan taring dan kukunya yang panjang itu jelas bahwa dia bukan manusia. Namun sosok itu nampak senang melihat pria itu ketakutan bergetar dihadapannya....

Pria: "kamuu... Siapa??"

Unknown: " enggak perlu tau aku siapa"

Pria: "mau apa kamu... Jangan ganggu aku!!"

Unknown: "bukannya kamu yang memanggilku??"

Pria: "maksudmu?? Aku nggak manggil kamu..."

Unknown: "menurutmu apa yang mau kamu coba?"

Pria: " apa yang aku coba..."

-pria itu ingat bahwa salah satu fase lucid dream adalah tindihan

Unknown: "kau cepat berkembang ya hahaha"

Pria: "jadi ini tindihan, cukup mengerikan"

Unknown: "jadi bagaimana?? Mau lanjut??"

Pria: "bawa aku ke mimpiku"
Unknown: "bagaimana kalau kau kubawa keduniaku?? Dengan resikomu sendiri akan kubuat kau bersenang-senang"

Pria: "jangan bodoh, aku tidak akan tertipu!"

Unknown: "tapi kau penasaran kan?? Ahahaha kau bisa memilih jalanmu sendiri, jalan para iblis kah? Atau malaikat kah? Atau jalanmu sendiri? Hahaha"

Pria: "resiko apa yang akan kutanggung??"

Unknown: "kau akan tau saat kau masuk anak muda, apa kau setuju?"

Pria: "baiklah... Beri aku yang terbaik"

Unknown: "ya kau akan dapat... Nikmatilah..."

Pandangan pria itu tiba-tiba buram. Pria itu mencoba rileks tapi rasa takutnya masih menghantuinya dari tatapan merah makhluk itu. Pria itu mencoba membuka matanya. Tersilaukan sang mentari yang bersinar dan akhirnya dia melihat bahwa dia ada di tengah kota. Dia mencoba berjalan dan berpikir apakah dia sudah di dalam mimpi?? Dia berjalan dan terus berjalan, sampai akhirnya dia menemukan taman.

Lucid dream: Lucid Dreaming, adalah suatu keadaan dimana kamu sadar kamu sedang bermimpi. Titik. Lucid dreaming bukanhal suatu hal yang hanya beberapa orang bisa lakukan atau apalagi berbau sihir.
Berbeda dengan mimpi biasa, di lucid dream, mimpi kamu akan menjadi lebih jernih! Itu karena otak kamu akan menjadi lebih aktif di dalam lucid dream. Apa itu berarti kamu enggak istirahat di malam hari? Enggak kok. cuma beberapa bagian kecil yang aktif. Karena itu, Lucid dream lebih jernih dan jelas, enggak kayak mimpi biasa yang buram. Source: lucid-dreaming-101.blogspot.com

The DreamBaca cerita ini secara GRATIS!